2-3 TAHUN
19 September 2019

3 Cara Tepat Mengatasi Alergi Dingin pada Anak

Jika tak ditangani dengan baik, alergi dingin bisa menjadi kondisi yang berbahaya bagi Si Kecil
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Alergi bisa disebabkan oleh berbagai hal, dari makanan hingga debu. Bahkan, banyak Moms yang tak tahu bahwa alergi pada anak juga dapat diakibatkan oleh udara atau suhu yang dingin.

Gejala awal alergi dingin biasanya menyebabkan Si Kecil mengalami gatal-gatal dan ruam di kulit.

Tak hanya itu saja, bengkak di area mulut juga bisa terjadi jika sang buah hati makan atau minum sesuatu yang dingin.

Meski terlihat sepele, alergi dingin tak boleh disepelekan karena bisa menimbulkan risiko yang lebih serius jika tak ditangani dengan baik.

Namun, Moms juga jangan sampai terlampau panik ketika mengetahui sang buah hati mengalami gejala alergi dingin.

Daripada cemas tak karuan, sebaiknya ikuti beberapa cara cepat mengatasi alergi dingin pada anak berikut ini.

Baca Juga: 5 Daftar Obat Batuk Alami untuk Bayi yang Aman

1. Jauhkan dari Pemicu Alergi

anak kedinginan

Menurut Mayo Clinic, hal yang pertama mesti dilakukan Moms untuk mengatasi alergi dingin pada anak adalah menjauhkan pemicunya.

Perhatikan kapan gejala alergi tersebut muncul pada sang buah hati, apakah kulitnya memerah setelah minum air es atau kulit gatal akibat udara yang dingin.

Bila udara di sekitar dingin, segera pakaikan Si Kecil jaket atau selimut, sehingga tubuhnya akan terasa lebih hangat.

Hindari juga mandi dengan air dingin atau berenang saat cuaca sedang dingin. Hal ini dapat mencegah reaksi alergi pada anak di kemudian hari.

Hal ini juga tergantung dengan tingkat sensitivitas indera sang buah hati. Bila ia sangat sensitif, maka suhu udara menurun sedikit akan langsung menimbulkan gejala alergi dingin.

Baca Juga: Pilihan Obat untuk Mengatasi Gatal-gatal Akibat Alergi

2. Berikan Obat Antihistamin

Apakah Bayi Batuk Harus Diberikan Obat?

Salah satu pertolongan pertama yang bisa dilakukan Moms untuk mengatasi alergi dingin adalah memberikannya obat.

Obat antihistamin termasuk obat nonresep alias bebas, sehingga Moms bisa mendapatkannya di toko obat terdekat.

Dilansir dari Web MD, obat antihistamin ini cukup aman diminum oleh sang buah hati, asalkan diminum dalam rentang waktu 4-6 jam. Hal ini tergantung dengan gejala yang muncul.

Jika setelah diminum pertama kali kemudian reaksi alergi dingin sudah hilang, Moms tak perlu memberikannya lagi.

Sebelum menggunakannya, pastikan Moms baca aturan pakai dan menyesuaikan dengan anjuran dosis, ya.

Moms juga harus perhatikan efek samping dari obat yang akan diberikan, pasalnya beberapa obat akan menyebabkan mulut Si Kecil kering.

Baca Juga: 4 Obat Sariawan Bayi yang Ampuh dan Aman

3. Bawa Si Kecil ke Unit Gawat Darurat Jika Perlu

bawa anak ke igd

Kebanyakan kasus reaksi alergi dingin biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah diberikan obat antihistamin dan dijauhkan dari pemicunya. Namun, mungkin saja reaksi alergi yang dialami buah hati cukup parah.

Menurut DermzNet, kondisi ini bisa menimbulkan hal yang fatal jika Si Kecil mengalami anafilaksis.

Anafilaksis ditandai dengan gejala jantung berdebar, kesulitan bernapas, dan perut terasa nyeri parah.

Jika hal ini terjadi pada sang buah hati, segera bawa ke dokter. Umumnya, dokter akan memberikan obat antihistamin dengan dosis tinggi melalui suntikan.

Meski begitu Moms tak perlu khawatir, supaya mencegah hal ini terjadi sebaiknya hindari beragam pemicunya.

Berdasarkan informasi dari US Department of Health and Human Service, 50% dari kasus alergi dingin akan hilang sendirinya dalam beberapa tahun mendatang.

(IA/ERW)

Artikel Terkait