KEHAMILAN
27 Januari 2020

3 Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil, Tidak Perlu Pakai Obat!

Anemia selama kehamilan adalah umum, bahkan untuk ibu yang paling sadar kesehatan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ibu hamil berisiko lebih tinggi terkena anemia karena kelebihan jumlah darah yang diproduksi tubuh untuk membantu memberikan nutrisi bagi janin.

Sehingga, anemia selama kehamilan terutama menjadi perhatian karena dikaitkan dengan berat lahir rendah, kelahiran prematur, dan kematian ibu.

Dilansir dari American Pregnancy Association, anemia adalah kondisi medis di mana tidak ada cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke jaringan di dalam tubuh.

Ketika jaringan tidak menerima oksigen dalam jumlah yang memadai, banyak organ dan fungsi yang terpengaruh.

Baca Juga:Anemia pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Cara Mencegah

Ada lebih dari 400 jenis anemia, tetapi sebagian besar anemia selama kehamilan disebabkan oleh zat besi yang rendah, dengan defisiensi folat menempati urutan kedua.

Walaupun begitu, anemia selama kehamilan bisa menjadi kondisi ringan dan mudah diobati jika ketahuan sejak dini loh, Moms.

Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

Kemudian, ketika Moms mengetahui anemia adakah cara alami untuk mengatasinya? Berikut ini merupakan cara alami untuk mengatasi anemia pada ibu hamil.

1. Daging Merah

daging merah - foodmanufacture.co.uk.jpg

Cara mengatasi anemia pada ibu hamil yang pertama adalah perbanyak konsumsi daging merah. Banyak orang tidak ingin mendengar ini, tetapi daging merah adalah salah satu sumber zat besi tertinggi dan paling tersedia.

Berdasarkan Nutriotiondata, Hati sapi mengandung 1,4 mg per ons dan daging sapi giling mengandung 0,6 mg per ons. Meskipun bayam mentah mengandung 0,8 mg zat besi per ons, bayam jenis nonheme, jadi lebih sedikit yang diserap.

Baca Juga:Yuk Kenalan, Apa Itu Anemia Sel Sabit?

2. Vitamin C

Vitamin C Alami

Cara mengatasi anemia pada ibu hamil yang selanjutnya adalah konsumsi vitamin C. Berdasarkan National Institutes of Health, Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber tanaman nonheme, jadi masukkan beberapa paprika hijau atau jeruk ke dalam makanan Anda.

Namun, tidak banyak berpengaruh pada sumber zat besi dari protein hewani. Zat besi heme diserap sekitar 6-10 persen lebih baik daripada zat besi non-heme, bahkan jika bentuk nabati diambil dengan vitamin C.

3. Klorofil

Bayam

Cara mengatasi anemia pada ibu hamil yang selanjutnya adalah konsumsi sayuran yang mengandung banyak klorofil. Klorofil adalah pigmen hijau yang membantu tanaman menyerap nutrisi, tetapi juga bermanfaat bagi manusia.

Karena secara kimia mirip dengan hemoglobin, penelitian menunjukkan klorofil meningkatkan kadar oksigen dalam darah. Klorofil ditemukan di banyak tanaman hijau dan sayuran, di antaranya:

  • Bayam
  • Wheatgrass
  • Alfalfa
  • Kubis hijau
  • Brokoli
  • Asparagus
  • Sejenis sawi
  • Matcha green tea

Suplemen klorofil, seperti ini, juga merupakan pilihan. Produk-produk ini umumnya mengandung klorofilin, campuran semi-sintetik dari garam tembaga natrium yang larut dalam air yang berasal dari klorofil yang mungkin lebih mudah diserap oleh tubuh.

Akan tetapi, meskipun suplemen ini umumnya dianggap aman untuk ibu hamil, penting untuk berbicara dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Baca Juga:6 Makanan Pencegah Anemia untuk Ibu Hamil, Tengok di Sini

Anemia pada ibu hamil bisa tampak luar biasa, tetapi untungnya ada banyak solusi alami yang dapat membantu membalikkan kondisi atau setidaknya membuat Moms merasa jauh lebih baik.

Tak lupa, bicaralah dengan bidan atau dokter kandungan tentang apa yang terbaik untuk Anda dan Si Kecil dalam kandungan.

Artikel Terkait