2-3 TAHUN
21 Februari 2020

5 Cara Mengatasi Bibir Kering pada Anak

Rahasia merawat bibir Si Kecil agar tetap halus dan lembap.
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Tak cuma orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami masalah bibir kering.

Yang bikin sulit, anak-anak kadang tidak menyadari bibirnya kering sehingga mungkin Moms melihat bibirnya sudah telanjur pecah-pecah atau terluka.

Karena itu, Moms harus tahu dulu apa saja penyebab bibir kering pada anak dan bagaimana cara mengatasi bibir kering yang aman dan ampuh buat buah hati Moms. Yuk, simak penjelasan mengatasi bibir kering pada anak!

Baca Juga: 5 Mitos seputar Sakit Gigi yang perlu Diketahui Kebenarannya

Penyebab Bibir Kering pada Anak

bibir kering dan pecah pecah hero

Menurut dokter spesialis kulit asal Australia sekaligus anggota Australasian College of Dermatologists, dr. Antoinette Ciconte, ada banyak faktor yang bisa membuat bibir kering pada anak. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah:

  • Udara kering, misalnya saat cuaca panas terik atau karena anak terlalu lama berada di ruangan kering yang ber-AC
  • Paparan sinar matahari atau angin
  • Dehidrasi karena anak jarang minum air
  • Pola makan anak yang tinggi garam, sehingga menyebabkan kulit dan bibir kering
  • Kebiasaan menjilat bibir
  • Kondisi kulit tertentu, misalnya anak punya eksim atau psoriasis
  • Alergi kontak seperti alergi terhadap pasta gigi atau bahan kimia tertentu dari makanan
  • Kekurangan vitamin, terutama vitamin B2, B3, dan B6
  • Kekurangan zat besi dan zinc
  • Kelebihan vitamin A
  • Efek samping obat-obatan yang mungkin sedang dikonsumsi anak

Baca Juga: 6 Bahan Alami untuk Meredakan Sakit Gigi Anak

Cara Mengatasi Bibir Kering pada Anak

Jangan khawatir Moms, ada berbagai cara mengatasi bibir kering yang aman bagi Si Kecil. Yuk, coba cara-cara berikut ini:

1. Pastikan Anak Tidak Kekurangan Air

action-air-bubbles-blur-1389097.jpg

Agar bibirnya tidak kering, Moms harus memastikan anak cukup mendapatkan asupan air.

Dorong anak supaya banyak minum, terutama ketika anak beraktivitas di luar ruangan dengan cuaca kering dan terpapar sinar matahari.

Moms juga bisa menyajikan buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka dan jeruk sebagai camilan yang menyegarkan.

Di samping itu, dr. Antoinette Ciconte menyarankan agar Moms memberikan air putih pada Si Kecil sebelum ia tidur.

Baca Juga: 8 Penyakit yang Jadi Penyebab Bau Mulut, Apa Saja?

2. Usahakan Agar Udara di Rumah Cukup Lembap

3 Gunakan Humidifier.jpg

Terlalu lama berada di ruangan ber-AC yang kering juga bisa membuat bibir kering pada anak.

Karena itu, Moms bisa memasang humidifier alias pelembap udara untuk menjaga kualitas udara yang baik bagi Si Kecil.

3. Jaga Pola Makan Sehat dengan Asupan Gizi Seimbang

makanan bergizi.jpg

Seperti yang telah disebutkan oleh dr. Antoinette Ciconte, kekurangan atau kelebihan zat gizi tertentu bisa memicu bibir kering pada anak.

Maka, kunci merawat bibir anak agar senantiasa halus dan lembap adalah dengan menjaga pola makan bergizi seimbang.

Cukupi asupan vitamin B, zat besi, dan zinc dari daging, telur, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli.

Baca Juga: Obat Alami untuk Sakit Gigi pada Ibu Hamil

4. Ajari Anak untuk Tidak Menjilat Bibirnya

jangan biasakan anak menjilat bibir hero banner magz (1510x849)

Dilansir dari American Academy of Dermatology Association, menjilat, mengigit, dan mengelupas bibir yang kering akan memperparah kondisi bibir kering. Sebab, ketika ludah menguap, bibir malah bakal jadi lebih kering.

Setiap anak mau menjilat bibirnya, ingatkan lagi dan lagi. Moms juga bisa memberikan penjelasan mengapa kebiasaan menjilat bibir itu tak baik.

5. Berikan Pelembap Bibir Alami

3-minyakkelapa.jpg

Hindari pelembap bibir dewasa yang biasanya mengandung banyak bahan kimia tambahan seperti alkohol, perasa, dan pewangi. Moms bisa memilih pelembap bibir alami seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau madu.

Bila belum yakin atau Moms masih punya pertanyaan soal kondisi bibir kering pada anak, segera konsultasikan ke dokter.

(IA/ERW)

Artikel Terkait