3 Cara Mengatasi Jerawat di Leher

Jerawat yang muncul di area leher cenderung susah hilang dan menimbulkan bekas noda
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, pernah mengalami munculnya jerawat di area leher? Jerawat ini biasanya juga menyebar ke area dagu dan rahang, yang membuat penampilan menjadi tidak menarik.

Penyebabnya beragam, bisa dipengaruhi karena hormon, pola makan yang tidak sehat, kurang memerhatikan kebersihan di area leher, dan pengaruh produk perawatan kulit atau makeup tertentu.

Ada beberapa cara untuk mengatasi jerawat di leher, namun sebaiknya ketahui jenis jerawat yang dapat muncul di area leher.

Cara ini dilakukan agar penanganan dapat dengan tepat untuk dilakukan. Ini ulasannya.

Jerawat di Leher Bersifat Kistik

Jerawat di Leherr-1.jpg

Foto: tiege.com

American Academy of Family Physicians mengungkapkan, penyebab munculnya jerawat adalah bakteri Propionibacterium acnes yang terjadi akibat penumpukan sebum di kulit wajah atau bagian tubuh lainnya, seperti punggung.

Umumnya, jerawat di leher ini bersifat kistik. Menurut Dr. Renee Rouleau, ahli kulit dari Texas, jerawat kistik artinya dapat meninggalkan noda yang lebih dalam di bawah kulit.

Seringnya, jerawat kistik dapat meninggalkan benjolan hingga noda yang besar dan cukup parah.

Kondisi ini dapat bertahan selama 1-2 minggu dan meninggalkan bekas luka merah, gelap, dan bisa bertahan lama.

Untuk itu, sebaiknya ketahui cara mengatasi jerawat di area leher dengan tepat agar kesehatan kulit lebih baik.

Baca Juga: 3 Cara Ampuh Mengatasi Jerawat di Kelopak Mata

Penanganan Jerawat di Leher

Saat mengalami jerawat di area leher, jangan berhenti untuk tetap membersihkannya secara teratur. Adapun beberapa penanganan yang dilakukan, yaitu:

1. Gunakan Pembersih Wajah yang Tepat

Jerawat di Leherr-2.jpg

Foto: healthline.com

Jangan tunda mencuci area wajah hingga leher setelah beraktivitas seharian. Keringat yang berlebihan bisa menjadi pemicu jerawat di leher bertambah parah.

Nah, Moms bisa menggunakan pembersih wajah yang mengandung asam salisilat agar menjaga kulit tetap lembap. Sesuaikan juga pembersih wajah Moms dengan jenis kulit.

2. Menggunakan Perawatan Topikal

Jerawat di Leher3r-3.jpg

Foto: hudabeauty.com

Salah satu obat jerawat yang ampuh dan banyak dijual di pasaran adalah benzoil peroksida, retinoid, atau sulfur.

Namun, tentunya hal ini membutuhkan waktu, maka Moms harus menunggu 6 hingga 8 minggu sampai jerawat benar-benar bersih.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Jerawat di Kelopak Mata

3. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Jerawat di Leherr-4.jpg

Foto: self.com

Tahukah Moms bahwa alat kontrasepsi oral bisa membantu untuk membersihkan jerawat?

Hal ini efektif apabila penyebab jerawat di leher disebabkan pengaruh hormonal.

“Kontrasepsi oral terdiri dari etinil estradiol plus progestin norgestimate, norethindrone acetate, atau drospirenone, yang bekerja bersama untuk mengubah kadar dan aktivitas hormon yang memicu jerawat,” ujar Dr. Marina Peredo, dokter spesialis kulit dan kosmetik dari Mount Sinai Hospital.

Namun, apabila Moms tidak memakai alat kontrasepsi, sebaiknya bertanya langsung pada dokter tentang penggunaan alat ini untuk menstabilkan hormon dan mengobati jerawat hormonal.

Jerawat di Leher Membekas, Harus Bagaimana?

Jerawat di Leherr-5.jpg

Foto: bustle.com

Segala cara dicoba untuk mengatasi jerawat di leher, namun bagaimana jika jerawat tetap menimbulkan bekas? Nah, ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan, seperti:

  • Melakukan eksfoliasi atau pengelupasan kulit agar sel-sel kulit mati dapat terangkat. Namun, hindari melakukan tindakan ini ketika masih ada jerawat yang meradang, ya.
  • Melakukan terapi laser, chemical peeling atau facial, yang tentunya dilakukan oleh tenaga yang sudah ahli dan profesional. Tindakan dipilih sesuai dengan keparahan bekas jerawat yang Moms alami.

Baca Juga: Beda Jenis Jerawat, Beda Cara Mengatasinya! Ketahui 5 Jenisnya di Sini

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat di leher.

Untuk itu, cegah jerawat di leher dengan menjaga kebersihan dengan baik dan juga menjaga pola makan yang dikonsumsi sehari-hari, ya!

Artikel Terkait