ORAMI MAGAZINE
14 Juli 2020

5 Cara Mengatasi Kelainan Psikis Saat Hamil, Moms Harus Tahu!

Suasana hati ibu hamil biasanya fluktuatif. Terlebih jika Moms memiliki banyak permasalahan sebelumnya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Di samping menjadi momen yang membahagiakan, masa kehamilan menjadi salah satu periode yang penuh dengan kerentanan.

Dilansir dari National Health Service UK, adalah hal yang umum wanita akan merasa lebih rentan dan cemas, juga beberapa di antaranya mengalami depresi.

Kelainan psikis ini akan sangat rentan bahkan berisiko Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

OCD di masa kehamilan dapat hadir dalam bentuk obsesi dan kebiasaan berulang yang sulit untuk dikendalikan.

Menghindari Kelainan Psikis Saat Hamil

Kelainan psikis saat hamil biasanya akan terjadi pada saat awal kehamilan.

Moms perlu mengetahui cara menghindari kelainan psikis saat hamil.

1. Mencari Informasi

Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan.jpg

Foto: dnaindia.com

Dilansir dari The Royal Womens Hospital, ada sekitar 15 persen perempuan berpotensi mengalami depresi atau kecemasan selama masa kehamilan.

Moms perlu mengetahui lebih dalam mengenal kelainan psikis saat hamil.

Moms dapat mencari dari berbagai sumber yang tepat untuk memahami proses saat sedang hamil.

Hal tersebut akan meningkatkan keyakinan, mengurangi rasa cemas dan khawatir selama hamil.

Baca Juga: Agar Tetap Sehat, Hadapi Kecemasan Pada Ibu Hamil dengan 4 Cara Ini

2. Latihan Pernapasan

Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan 2.jpg

Foto: healthywomen.org

Kondisi perubahan pada fisik memang menjadi momok bagi beberapa ibu hamil.

Saat rahim terus berkembang, perut pun akan ikut menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Moms dapat melakukan latihan pernapasan yang teratur pada awal kehamilan agar mendapatkan suasana hati, dan emosional yang stabil.

Moms dapat melakukannya dengan cara sederhana. Duduk dan bernapas perlahan-lahan, lalu ambil napas dalam-dalam. Lalu keluarkan secara perlahan melalui hidung.

Latihan pernapasan ini akan menghilangkan rasa khawatir, cemas, dan stres selama kehamilan.

3. Pola Makan

Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan 3.jpg

Foto: momjunction.com

Kehamilan dan segala macam kerentanannya memang perlu diperhatikan lebih dan tidak dapat dianggap sepele.

Jika kelainan psikis saat hamil terjadi terus-menerus dan berdampak yang tidak baik bagi kesehatan janin, Moms perlu mencegahnya dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi.

Moms dapat mengonsumsi berbagai macam buah-buahan seperti alpukat, berry, serta juga yoghurt yang dapat membantu meningkatkan kandungan serotonin dalam otak yang dapat menurunkan stress dan ibu hamil akan merasa lebih tenang.

Baca Juga: 5 Ketidaknyamanan yang Umum Dirasakan saat Kehamilan, Patut untuk DIketahui!

4. Musik

Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan 4.jpg

Foto: momjunction.com

Kelainan psikis saat hamil dapat berdampak buruk hingga waktu melahirkan, dan dapat berakibat melahirkan bayi prematur.

Untuk menghindari gangguan mental, Moms dapat mendengarkan musik, salah satu cara yang dapat meminimalisir tingkat stress.

Ritme musik yang didengarkan akan melemaskan otot-otot untuk lebih rileks dan meningkatkan hormon bahagia.

5. Konsultasi

Ketahui Mengenai Kelainan Psikis Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan 5.jpg

Foto: irishexaminer.com

Jika cara-cara sebelumnya belum bisa mengurangi rasa cemas yang berlebih, Moms dapat berkonsultasi dengan psikiater untuk melakukan hipnoterapi.

Ini merupakan salah satu cara yang tepat dilakukan wanita hamil dengan kondisi yang berisiko tinggi terhadap perubahan psikologis.

Hipnoterapi ini dapat menghilangkan keletihan yang berlebih, dan dapat meminimalisir rasa cemas berlebih, atau depresi.

Nah, dengan mengetahui langkah-langkah mengurangi dan menghilangkan kelainan psikis saat hamil, Moms dapat berjaga-jaga dan mengenali tanda-tandanya.

Usahakan tetap tenang selama masa kehamilan tanpa beban berat.

Baca Juga: Benarkah Ibu Hamil Sedih, Bayi di Perut Ikut Sedih? Lihat Juga 4 Efek Buruk Lainnya

Artikel Terkait