KESEHATAN
24 Maret 2020

Sakit Pinggang Saat Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ketika datangnya menstruasi, identik dengan sakit pinggang yang bisa Moms alami
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Saat haid atau menstruasi datang, Moms bisa mengalami banyak perubahan fisik, seperti nyeri pada payudara, kram perut, hingga mengalami sakit pinggang.

Hal ini tentunya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat tidak nyaman.

Meskipun dapat hilang dengan sendirinya, namun ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi sakit pinggang saat haid.

Perlu dipahami, Moms dapat mengatasi sakit pinggang saat haid dengan pengobatan sederhana di rumah.

Terpenting, ketahui terlebih dulu penyebab terjadinya sakit pinggang saat haid agar menemukan penanganan yang tepat.

Baca Juga: 4 Gangguan Menstruasi yang Wajib Moms Ketahui

Penyebab Sakit Pinggang saat Haid

Mengurangi Sakit Pinggang Saat Haid-1.jpg

Foto: longevitylive.com

Penyebab utama dari sakit pinggang selama haid disebabkan oleh perubahan hormon.

Menurut studi dari Journal of Exercise Rehabilitation, sakit pinggang saat haid disebabkan oleh prostaglandin, yang terjadi ketika rahim berkontraksi terlalu kuat, kemudian memotong pasokan oksigen ke beberapa otot di sekitarnya.

Studi dari jurnal ini juga mengungkapkan, prostaglandin menyebabkan rasa sakit di rahim dan perut, serta mual, sakit kepala, dan diare.

Rasa sakit tersebut juga mungkin Moms rasakan di sekitar perut, payudara, panggul, dan bahu. Setelah menstruasi, peningkatan nyeri juga dapat dirasakan di perut dan panggul.

“Banyak wanita yang mengalami sakit pinggang selama haid. Rasa sakit ini berasal dari rahim yang berkontraksi hingga melepaskan lapisan yang telah menumpuk sejak siklus terakhir,” ujar Dr. Houman Danesh, ahli fisioterapi dari Mount Sinai Hospital, New York.

Baca Juga: Menstruasi Tidak Lancar? Bisa Jadi Akibat Stres

The American College of Obstetricians and Gynecologists mengungkapkan, sakit pinggang saat haid merupakan gangguan menstruasi yang paling sering terjadi, dan kemudian disebut sebagai dismenore.

Namun, tetap berhati-hati, ya, Moms. Sakit pinggang saat haid bisa merujuk pada kondisi lain yang lebih serius dan membutuhkan penanganan medis, seperti endometriosis, adenomyosis, infeksi pada panggul, atau fibroid rahim.

Tentunya gangguan kesehatan tersebut dapat ditentukan ketika sudah mendapatkan diagnosis yang tepat dari dokter.

Cara Mengurangi Sakit Pinggang saat Haid

Benarkah Yoga Meningkatkan Peluang Hamil? Ini Faktanya 3

Foto: flo.health

Cara untuk mengurangi sakit pinggang saat haid bisa dilakukan dengan pengobatan rumahan.

Nah, dilansir dari Mayo Clinic, Moms bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

  • Beristirahat dan jaga tubuh agar tetap rileks. Tidak lupa juga untuk minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  • Pertahankan pola makan yang sehat dan konsumsi suplemen gizi dengan vitamin B dan magnesium.
  • Mandi dengan air hangat bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri. Moms juga dapat menggunakan bantal pemanas atau handuk yang sudah direndam air hangat untuk meredakan sakit pinggang tersebut.
  • Berolahraga secara teratur. Wanita yang berolahraga secara teratur dapat mencegah sakit pinggang saat haid. Pilih olahraga yang membuat badan terasa lebih rileks, seperti yoga atau pilates.
  • Selama haid, sebaiknya hindari mengonsumsi kafein dan cokelat. Hindari juga mengonsumsi alkohol dan merokok.
  • Moms bisa menggunakan acetaminophen atau obat antiinflamasi, seperti ibuprofen dan naproxen beberapa hari sebelum menstruasi.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Menstruasi

Jika Moms sudah melakukan berbagai cara di atas, namun sakit pinggang masih terasa nyeri disertai gejala lain seperti kaki yang terasa lemah dan punggung terasa nyeri, lebih baik segera lakukan pemeriksaan medis.

Umumnya, sakit pinggang saat menstruasi akan pulih dengan sendirinya, namun apabila rasa nyeri terasa terus-menerus, maka Moms wajib waspada.

Artikel Terkait