PARENTING
27 Mei 2020

Cara Mengatasi Stres Saat Membesarkan Anak Autis

Karena orang tua yang merawat anak berkebutuhan khusus itu luar biasa!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus, Moms membutuhkan fokus dan perhatian lebih kepada Si Kecil. Termasuk ketika membesarkan anak autis. Anak autis biasanya punya permasalahan dari segi sosial, emosional dan perilaku.

Karena permasalahan ini, wajar jika pada satu titik orang tua merasa stres ketika mengasuh anak autis. Hal ini yang dinamakan parenting stress.

Parenting stress merupakan salah satu dampak yang mungkin terjadi pada orang tua akibat merawat dan membesarkan anak autis.

Angka kejadian stres pada orang tua dengan anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD) bervariasi antara 26-85 persen.

Menurut sebuah studi, tingkat stres pada ibu yang memiliki anak autis lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang anaknya tidak autis.

Hal ini mungkin disebabkan oleh kesulitan orang tua dalam menghadapi masalah pada anak dengan ASD, yang meliputi perilaku yang diulang-ulang (ritual), kesulitan berkomunikasi, perilaku yang tidak biasa, dan kesulitan bersosialisasi.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Anak Autisme yang Tidak Boleh Diabaikan!

Beberapa beban yang bisa menyebabkan stres pada orang tua dengan anak ASD, antara lain:

  • Masalah perilaku anak
  • Masalah biaya dan pilihan karier orang tua
  • Kesulitan mencari pendidikan yang baik
  • Keterbatasan interaksi sosial
  • Banyaknya waktu untuk terapi

Kesulitan ini dapat memperburuk hubungan anak dengan orang tua, menyebabkan gaya parenting yang maladaptif, dan pada akhirnya berdampak pada kegagalan terapi bagi anak yang banyak membutuhkan keterlibatan orang tua.

Bagai lingkaran setan, parenting stress dapat menambah masalah perilaku anak dan tentunya semakin menambah stres bagi orang tua. Karena itu, baca lebih lanjut untuk mengetahui tips membesarkan anak autis.

Baca Juga: Mencegah Autisme Sejak Kehamilan, Apa Bisa?

Mengatasi Stres dalam Membesarkan Anak Autis

membesarkan anak autis-1.jpg

Foto: rd.com

Membesarkan anak autis bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi membesarkan anak yang spesial.

Hari-hari Moms mungkin habis dengan kesibukan untuk memastikan anak mendapatkan terapi dan pendidikan yang terbaik, memastikan kesehatannya, atau mengkhawatirkan masa depannya.

Sebagai orang tua, penting untuk menjaga diri sendiri dan mengatasi stres dengan efektif.

Beberapa tips berikut mungkn bisa dicoba untuk mengatasi parenting stress.

1. Banyak Membaca dan Memperdalam Pengetahuan

Tak kenal maka tak sayang. Dengan semakin memahami gangguan spektrum autisme, Moms dapat semakin mengenal dan memahami anak saat membesarkan anak autis.

Baca dan pelajari sebanyak mungkin mengenai autisme, pastikan Moms mengikuti perkembangan ilmu mengenai autisme dari sumber-sumber yang terpercaya.

Hindari mengambil sumber yang berasal dari opini atau testimoni orang lain.

2. Bangun Support System

Bergabunglah dengan komunitas orang tua atau keluarga yang memiliki anak dengan autisme.

Platform ini dapat digunakan untuk saling mendukung dan berbagi pengalaman sehari-hari dalam membesarkan anak autis.

3. Ciptakan Waktu untuk Diri Sendiri dan Pasangan

Sangat mudah untuk larut dalam kesibukan membesarkan anak autis dan melupakan kesehatan diri sendiri, baik fisik maupun mental.

Luangkan waktu secara rutin bagi diri sendiri, pasangan, dan kawan. Lakukan aktivitas yang menjadi kesenangan Moms.

4. Mencari Pertolongan

Jika Moms atau pasangan selalu merasa lelah, kewalahan, atau depresi, carilah pertolongan tenaga profesional untuk mengatasinya.

Ada baiknya meminta pertolongan ke anggota keluarga lainnya untuk membantu merawat anak, agar Moms dan pasangan bisa beristirahat sejenak.

Baca Juga: Pola Asuh Helicopter Parenting dan 5 Dampak Buruknya Bagi Anak

Tips Menghadapi Anak dengan Autisme

membesarkan anak autis-2.jpg

Foto: spectrumnews.org

Berikut adalah tips yang dapat membantu Moms menghadapi anak dengan autisme:

  • Tetap positif. Puji perilaku anak yang baik karena akan membuat anak merasa bahagia. Sayangi anak apa adanya dan berikan pujian yang sesuai.
  • Konsisten dengan jadwal. Anak dengan autisme senang rutinitas.
  • Quality time. Cari waktu untuk bermain dengan anak, agar anak lebih terbuka terhadap Moms.
  • Beri waktu. Mungkin Moms harus mencoba 1000 cara yang efektif. Bersabarlah dan tidak berkecil hati jika salah satu cara ternyata tidak efektif.
  • Libatkan anak. Ajak anak dalam kegiatan sehari-hari, agar anak lebih terbiasa dengan lingkungan di sekitarnya.

Membesarkan anak berkebutuhan khusus memang berpotensi menyebabkan stres. Itulah sebabnya mengapa Moms sebagai orang tua membutuhkan pertolongan dan dukungan.


Ditinjau oleh dr. Adelina Haryono

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Artikel Terkait