COVID-19
2 Juli 2020

#DirumahAja Bikin Si Kecil Alami Stres? Begini Cara Mengatasinya

Ternyata balita juga bisa stres lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Winnie
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Angka positif Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat.Jadi, tak heran bila pemerintah dan pihak-pihak terkait terus menggaungkan yang namanya menjaga kesehatan, imunitas, penggunaan masker hingga mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak terlalu penting sebagai upaya menekan angka positif Covid-19.

Upaya-upaya pencegahan tersebut berlaku untuk siapapun termasuk para balita Moms. Di mana, balita juga masuk ke dalam salah satu kelompok yang lebih rentan terinfeksinya Covid-19 ini.

Tapi Moms, apakah pernah terpikirkan bila Si Kecil yang dibatasi aktivitasnya di luar rumah bahkan harus juga dibatasi bertemu dengan teman-temannya itu bisa membuat stres pada balita?

Balita Juga Bisa Mengalami Stres saat #DiRumahAja

Perlu diketahui bahwa stres bisa dialami oleh siapa saja, dimulai dari bayi sampai dengan lansia. Menurut Psikolog dari Personal Growth, Monica Sulistiawati, M.Psi, stres ini terjadi akibat adanya kesenjangan antara keinginan atau harapan yang berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi.

Artinya, anak-anak usia 2-5 tahun juga bisa mengalami stres. Apalagi, memang usia ini adalah usia eksplorasi dan usia bermain.

"Dengan kondisi saat ini yang tidak memungkinkan mereka untuk bermain keluar & harus jaga jarak, ada kebutuhan mereka yang tidak terpenuhi. Hal ini dapat menimbulkan stres," ujarnya saat dihubungi.

Monica juga mengatakan, potensi timbulnya stres pada balita juga akan semakin besar pada mereka yang sudah terbiasa bermain di luar rumah dan terbiasa bermain dengan teman-temannya.

Baca Juga:

Cara Menangani Stres Pada Balita Selama Pandemi Covid-19

Dikutip dalam situs Kids Health, diterangkan bahwa stres pada balita memang tidak mudah disadari oleh orang tua. Perhatikan jika anak sering mengalami perubahan mood, bereaksi berlebihan, mengalami gangguan tidur, hingga mengompol di malam hari, bisa jadi ini merupakan indikasi anak mengalami stres.

Moms, bisa melakukan dengan berusaha memenuhi apa yang menjadi harapan atau kebutuhan sang anak.

Berikut tips dari Psikolog Monica yang dapat moms coba agar stres pada anak dapat ditangani atau diminimalisir.

Baca Juga:

1 Aktif Bermain Walaupun di Dalam Rumah

Meskipun di rumah saja bukan berarti anak tidak bisa bermain. Bermainlah dengan benda-benda apa saja yang ada di sekitar, dan tidak melulu harus beli. Misalnya, dengan tepung terigu, macaroni kering, daun, dll.

Hal tersebut juga sebagai bentuk eksplorasi anak, usaha untuk meningkatkan kreativitas dan daya imajinasi. Jadi, jangan selalu diberikan gadget. Agar kebutuhan eksplorasi terpenuhi penggunaan gadget sangat harus dibatasi.

2. Orangtua Harus Kreatif

Anak usia 2-5 tahun juga umumnya mudah bosan dengan permainan yang itu-itu saja. Seringkali ini yang mendorong mereka untuk bermain diluar rumah.

Untuk itu, orangtua harus kreatif dalam memberikan berbagai alternatif jenis kegiatan untuk menghilangkan stres pada balita. Misal, jika biasa anak melakukan aktivitas gunting-tempel dengan menggunakan kertas mewarnai, kali ini biarkan mereka bermain gunting-tempel dengan sampah daun dan batang yang mereka temukan di halaman.

Besoknya, mereka bisa kembali melakukan gunting dan tempel dengan menggunakan plastik bekas kemasan.

3. Buat Anak Merasa Nyaman

Stres pada anak akan sangat mungkin ditangani jika anak menemukan atau mendapatkan rasa aman, nyaman, dan tenang di rumah.

Bagaimana melakukannya? Tentu bisa melalui pendampingan yang menyenangkan dan penuh cinta dari orangtua selama di rumah saja.

Ajak anak beraktivitas, bermain bersama. Upayakan berikan kontak fisik selama beraktivitas dengan anak seperti kontak mata, sentuhan, tepukan, pelukan, ayunan, dan lainnya. Lakukan aktivitas menyenangkan ini dengan penuh cinta.

Baca Juga:

4. Lakukan Komunikasi Virtual

Untuk memenuhi kerinduan anak-anak ini dengan teman sebaya atau dengan anggota keluarga lain yang tidak tinggal serumah, orang tua juga dapat mengajak anak-anak ini untuk bertatap muka secara virtual melalui aplikasi-aplikasi sosial yang ada, seperti WhatsApp videocall, Zoom, hingga Facetime.

Meski tampaknya mereka belum sepenuhnya paham penggunaan teknologi ini, percayalah, hanya dengan melihat wajah dan mendengar suara-suara orang yang dikenalnya, anak-anak ini akan merasa senang.

Nah itu dia Moms, sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres pada balita saat #DiRumahAja. Yuk terapkan!

Artikel Terkait