KESEHATAN
8 Juni 2020

Stres Akibat Bosan, Begini Cara Mengatasinya

Rasa bosan ternyata bisa berdampak pada kesehatan mental kita, lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Rasa bosan bisa dialami siapa saja dan kapan saja, karena hal ini sangat wajar terjadi.

Berbagai rutinitas yang dilakukan itu-itu saja setiap hari, tidak ada waktu untuk liburan atau justru sedang tidak punya kesibukan, bisa membuat Moms menjadi bosan.

Namun, hati-hati dengan rasa bosan yang terlalu sering terjadi.

Bosan bisa menjadi salah satu penyebab stres, yang akhirnya nanti dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental.

Menurut jurnal dari Experimental Brain Research, efek dari kebosanan itu bisa sama dengan terlalu sibuk atau banyak bekerja.

Rasa bosan biasanya datang karena seseorang gagal untuk terlibat dalam lingkungannya. Hal ini mengarah pada rasa cemas hingga ketegangan mental.

Penyebab Stres karena Bosan

mengatasi stres karena bosan-1.jpg

Foto: today.com

Pada dasarnya, ada berbagai banyak hal yang menjadi pemicu munculnya rasa bosan.

Namun, rasa bosan menjadi stres yang berdampak pada kehidupan kita, Moms.

Semua bisa berawal pada perasaan tidak nyaman dengan hidup kita.

“Kebosanan itu perasaan tidak nyaman dan merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan hidup kita. Seperti kebutuhan yang tidak terpenuhi dan merasa terjebak," ungkap Dr. Jay Shurley, profesor emeritus psikiatri dan ilmu perilaku dari University of Oklahoma.

"Rasa bosan bisa sangat menegangkan dan bisa menyebabkan masalah mental seperti depresi dan penyakit psikosomatis atau sesuatu sederhana seperti tidur terlalu lama untuk menghindari rasa bosan,” lanjutnya.

Baca Juga: Mengenal Eustress, Stres Positif yang Diperlukan oleh Tubuh

Mengatasi Rasa Bosan

Menurut Dr. Shurley, pikiran manusia itu akan selalu haus dengan perubahan, tantangan, pembelajaran, dan pengalaman baru.

Hal tersebut yang jadi bumbu kehidupan. Maka dari itu, coba lakukan beberapa cara ini untuk mengatasi rasa bosan, yaitu:

1. Menyadari Rasa Bosan Tersebut

mengatasi stres karena bosan-2.jpg

Foto: mamamia.com.au

Menurut Psychology Today, cara efektif untuk mengatasi rasa bosan adalah menyadari terlebih dulu kalau Moms memilikinya.

Seringnya, orang tidak mau mengakui dan menjadikan rutinitas sebagai pelariannya dari masalah, ketakutan tertentu, pikiran yang mengganggu atau kesulitan yang tengah dihadapi.

Jadi, sebaiknya Moms harus memahami rasa bosan tersebut.

Jika sudah, maka nantinya akan ada keinginan untuk mengusir rasa bosan dan memiliki motivasi untuk melakukan hal-hal lainnya yang dapat menimbulkan minat.

2. Baca Buku dan Menulis Jurnal

mengatasi stres karena bosan-3.jpg

Foto: goalcast.com

Moms sering merasa bosan selama bekerja? Daripada menghabiskan waktu istirahat di depan laptop, coba mulai membiasakan diri membaca buku.

Pilih jenis buku yang Moms sukai, maka hal ini efektif untuk mengatasi rasa bosan dan meningkatkan daya ingat.

Selain itu, menulis jurnal juga bisa dipilih untuk mengatasi rasa bosan.

Menulis juga membuat mengasah keterampilan dan membuat Moms mencoba hal yang baru.

Alternatifnya, Moms juga bisa menulis di blog dengan membuat tulisan seputar hal-hal yang disukai.

Tidak perlu topik yang terlalu berat, topik seputar skincare, makeup, film, dan makanan bisa menjadi pilihan.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Anak Stres saat Belajar di Rumah Menurut Psikolog

3. Quality Time dengan Pasangan

mengatasi stres karena bosan-4.jpeg

Foto: sheknows.com

Luangkan waktu untuk bisa memiliki waktu berdua dengan pasangan dan tanpa anak-anak.

Hal ini tidak hanya dapat mengatasi rasa bosan, tapi juga meningkatkan kualitas hubungan suami dan istri.

Moms bisa menitipkan Si Kecil pada kakek neneknya dan menghabiskan waktu berdua di rumah.

Bisa dengan menonton serial favorit, berolahraga, atau memasak bersama. Simpel tapi bermanfaat!

Baca Juga: Stres Bikin Rambut Rontok, Apa Sih Penyebabnya?

Itulah beberapa hal untuk mengatasi rasa bosan. Selain itu, tidak ada salahnya untuk sharing ke orang lain jika Moms mengalami kebosanan yang membuat penat.

Ketika ada orang yang mendengarkan, maka hal tersebut dapat membuat lega, lho!

Artikel Terkait