COVID-19
23 September 2020

8 Tips Mengatur Ventilasi Udara di Rumah untuk Mencegah Corona

Peneliti dan tenaga medis menyebut bahwa keberadaan ventilasi di dalam rumah sangat penting untuk mencegah penularan virus Corona.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Dina Vionetta

Peneliti dan tenaga medis menyebut bahwa keberadaan ventilasi di dalam rumah sangat penting untuk mencegah penularan virus Corona.

Sebab, virus SARS-CoV-2 ini bisa menular lewat udara atau berubah menjadi airborne disease virus.

Sehingga penting untuk menjaga sirkulasi udara tetap baik selama berada di dalam rumah agar terhindar dari virus Corona.

Baca Juga: 4 Cara Melindungi Balita dari Bahaya Tirai Lipat Jendela

Tips Mengatur Ventilasi Udara di Rumah agar Terhindar dari COVID-19

Menurut Badan Organisasi Dunia (WHO) dijelaskan bahwa dalam ruangan yang tertutup, virus Corona bisa melayang-layang lebih lama dalam bentuk mikrodroplet yang lebih kecil dan lebih ringan dibandingkan droplet biasa.

Sementara itu, di dalam ruangan terbuka, sinar matahari lebih mudah masuk ke dalam ruangan dan menjadi desinfektan alami yang ampuh membunuh dan melawan COVID-19.

Nah, berikut ini tips mengatur ventilasi udara, pemanas, maupun pendingin udara (HVAC) yang baik dan benar menurut WHO.

1. Gunakan Ventilasi Alami

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Pertimbangkan untuk menggunakan ventilasi alami, buka jendela jika memungkinkan dan aman.

Lakukan hal ini setiap hari pada pagi, siang, hingga sore agar sirkulasi udara lancar, ruangan tidak pengap dan lembab, serta terhindar dari virus Corona.

2. Gunakan Mode Ekonomis pada AC

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Untuk ventilasi mekanis (misalnya AC) tingkatkan persentase udara luar menggunakan mode ekonomis dalam mengoperasikan HVAC hingga 100%.

Sebelum meningkatkan persentase udara luar, pastikan kesesuaian kemampuan sistem HVAC dengan pengaturan suhu dan kelembaban serta dengan pertimbangan kualitas udara luar dan dalam ruangan.

3. Tingkatkan Sirkulasi Udara Secara Menyeluruh

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Tingkatkan sirkulasi udara secara menyeluruh di semua ruangan dalam rumah.

Matikan pengaturan ventilasi yang dapat mengurangi pasokan udara berdasarkan suhu atau jumlah orang di dalam ruangan (misalnya pemanas).

4. Tingkatkan filetrasi udara sentral

Foto: Orami Photo Stocks

Foto: Orami Photo Stocks

Ada dua cara yang bisa Moms lakukan untuk meningkatkan filterasi udara di rumah agar terhindar dari virus Corona yakni:

- Tingkatkan filtrasi udara semaksimal mungkin tanpa banyak mengurangi aliran udara yang sudah dirancang.

- Periksa unit dan rak filterasi untuk memastikan filter pas dan periksa cara untuk meminimalisir kebocoran filter.

Baca Juga: 4 Cara Mengamankan Jendela Dari Jangkauan Balita

5. Nyalakan AC selama Maksimal 2 Jam

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Pertimbangkan untuk menjalankan sistem HVAC pada aliran udara luar maksimum selama 2 jam sebelum dan sesudah ruangan ditempati.

6. Evaluasi dan Sesuaikan Lagi Posisi, Letak, dan Sumber Aliran Ventilasi Udara

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Gerakkan udara dari area bersih ke area kurang bersih dengan cara mengevaluasi kembali posisi sumber aliran udara dan persebaran pembuangan udara dan/atau peredam dan menyesuaikan pasokan area dan laju aliran pembuangan untuk menciptakan perbedaan tekanan yang dapat diukur.

7. Nyalakan Kipas Penyedot Debu di Toilet

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Pastikan kipas angin penyedot untuk pembuangan udara di fasilitas toilet berfungsi dan beroperasi dengan kapasitas penuh saat gedung ditempati.

8. Upayakan Sirkulasi Udara yang Baik saat Menggunakan AC

tips mengatur ventilasi udara di rumah untuk mencegah corona

Foto: Orami Photo Stocks

Penggunaan AC yang mekanismenya tidak menggunakan/memasukkan udara luar (AC split wall, AC floor standing) harus diupayakan terjadi pertukaran dengan udara luar untuk mengurangi sirkulasi ulang udara di dalam ruangan, misalnya dengan membuka jendela.

Tak hanya di rumah, tips-tips tersebut juga berlaku untuk kantor, sekolah, dan sektor akomodasi lainnya dalam penggunaan ventilasi dan pendingin udara (AC) dalam ruangan.

Baca Juga: Tanpa Sadar, 6 Tindakan Ini Juga Termasuk Kekerasan dalam Rumah Tangga

Selain itu, WHO juga merekomendasikan bagi Anda yang menggunakan AC untuk lebih rajin membersihkan filter AC secara teratur. Terlebih di gedung-gedung perkantoran dan sekolah.

Artikel Terkait