PERNIKAHAN & SEKS
17 Juli 2019

Mengenal "5 Love Languages" Agar Lebih Mengerti Pasangan

Apa bahasa cinta Moms dan Dads?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Pernahkah Moms mendengar istilah “Love Languages”?

Buku yang menjelaskan cara baru dalam memikirkan cinta, The Five Love Languages yang ditulis Dr. Gary Chapman pada 1995 itu menjadi naik daun kembali akhir-akhir ini. Sebenarnya apa sih love languages dan apa maksudnya?

Menurut Dr. Tina B. Tessina, seorang psikoterapis dan pengarang buku Dr. Romance’s Guide to Finding Love Today, memahami cara kita dalam mengekspresikan cinta terhadap pasangan akan membuat kita lebih mengerti pasangan dengan lebih baik lagi.

Kita bisa lebih memahami kenapa ada hal-hal yang tak bisa dimengerti dan diterima pasangan.

Kita bisa lebih peka untuk memahami ketika pasangan sedang menggunakan bahasa cinta mereka meskipun itu bukan yang sering kita gunakan.

Dr. Chapman membagi Love Languages menjadi lima: Word of Affirmation, Acts of Service, Receiving Gifts, Quality Time, dan Physical Touch. Mari kita bedah satu per satu.

1. Words of Affirmation

Mengenal 5 Love Languages Agar Lebih Mengerti Pasangan 1.jpg

Foto: shutterstock.com

Jika bahasa cinta pasangan adalah Words of Affirmation, penting untuk selalu mengatakan pada mereka bahwa kita peduli dan menyayangi mereka.

Pendekatan seperti “Dia harusnya tahu kalau aku sayang sama dia jadi aku tidak perlu membicarakan hal ini” tidak akan berguna dan bermanfaat.

Pasangan tipe ini membutuhkan pernyataan cinta langsung dari Moms secara langsung dan rutin. Salah satu aspek yang penting dari Words of Affirmation, bagaimanapun, harus tetap jujur dengan kalimat-kalimat yang kita ucapkan untuk mereka.

Dads tak perlu jadi Romeo yang suka mengumbar kata-kata rayuan gombal.

Tetaplah jadi diri sendiri. Ucapkan kalimat penuh apresiasi terhadap hal-hal yang pasangan lakukan meskipun itu sangat sederhana, seperti “Aku seneng banget kita bisa dipertemukan oleh Tuhan dan menjalani hidup bersama.”

Baca Juga: Mengapa Harus Bilang 'I Love You' Setiap Hari pada Anak?

2. Acts of Service

Mengenal 5 Love Languages Agar Lebih Mengerti Pasangan 2.jpg

Foto: dailylife.com

Orang dengan tipe Acts of Service akan merasa tersanjung oleh hal-hal yang kita lakukan untuk mereka.

Tindakan yang kita lakukan untuk kebutuhan mereka akan membuat mereka merasakan cinta kita pada mereka.

Hal-hal sederhana seperti memotong rumput di halaman, mencuci piring, atau bangun tengah malam untuk mengurus si kecil yang terjaga, bisa membuat pasangan merasa dihargai.

Tindakan-tindakan sederhana ini akan semakin bermakna jika tanpa diminta pasangan kita sudah peka dan sadar untuk melakukannya.

Jika pasangan adalah orang dengan tipe Acts of Service, maka penting bagi Moms untuk secara nyata menunjukkan cinta dan perhatian dalam bentuk tindakan konkret agar pasangan sadar bahwa kebaikan Moms memang benar adanya.

Baca Juga: 3 Hal Sederhana yang Lebih Bermakna Ketimbang ‘I Love You’

3. Receiving Gifts

Mengenal 5 Love Languages Agar Lebih Mengerti Pasangan 3.jpg

Foto: japantimes.co.jp

Jika pasangan adalah orang dengan tipe ini, artinya mereka merasa dicintai dan dihargai melalui hadiah-hadiah atau pemberian dari kita.

Mungkin beberapa orang menganggap hal ini sebagai bentuk materialistis, namun tak semuanya benar.

Hadiah-hadiah kecil yang memiliki nilai sentimentil bisa mengingatkan pasangan bahwa kita selalu memikirkan mereka dan peduli terhadap kebahagiaan mereka.

Tak perlu emas dan berlian ataupun mobil mewah, hadiah kecil seperti makanan dikirim ke kantor saat jam kerja, pulsa, atau tiket nonton film berdua sudah mampu membuat pasangan bahagia dan merasa berharga.

Ingat, tipe Receiving Gifts tak melulu harus dihujani dengan hadiah, namun lebih kepada menunjukkan pada pasangan bahwa kita selalu memikirkan dan peduli dengan kebahagiaan mereka.

4. Quality Time

Mengenal 5 Love Languages Agar Lebih Mengerti Pasangan 4.jpg

Foto: inspiringtips.com

Quality Time mungkin adalah bahasa yang paling mudah dimengerti, namun juga paling mudah untuk disalah artikan.

Jika karakter pasangan adalah Quality Time, artinya mereka merasa dicintai dan dihargai saat kita menghabiskan waktu bersama mereka.

Cukup jelas, bukan? Tapi tunggu dulu, hanya menghabiskan waktu bersama mereka tak akan cukup.

Karena quality time lebih dari sekadar waktu yang dihabiskan bersama, namun soal perhatian yang tercurah untuk satu sama lain.

Jadi, bahasa cinta yang satu ini lebih tepat disebut “Quality Attention” daripada “Quality Time”.

Baca Juga: Posisi Bercinta Favorit Bisa Menggambarkan Kepribadian Anda

5. Physical Touch

Mengenal 5 Love Languages Agar Lebih Mengerti Pasangan 5.jpg

Foto: craftedwithlove.com

Physical Touch tak melulu soal seks, namun lebih kepada keintiman. Bisa jadi bergandengan tangan, merebahkan kepala di bahu pasangan, atau pelukan sederhana.

Sebagai makhluk sosial, kita terkadang memang membutuhkan sentuhan fisik dalam membangun keintiman dengan pasangan.

Namun untuk mereka yang berkarakter Physical Touch, sentuhan fisik akan menjadi hal yang utama bagi mereka.

Biasanya karena pasangan kita mungkin tak akan mengerti dengan baik jika kita menggunakan rentetan kalimat yang membingungkan alih-alih menjelaskannya dengan sentuhan.

Orang dengan tipe ini akan lebih memilih satu hari bersama pasangan dan bermalas-malasan bersama daripada pergi ke luar untuk nonton film atau makan malam berdua.

Jadi, apa tipe Love Language Moms & Dads?

(SN)

Artikel Terkait