BALITA DAN ANAK
26 Maret 2020

Mengenal Anak Cerebral Palsy dan Orang Hebat yang Mengalaminya

Tak selamanya Cerebral Palsy pada anak menjadi hambatan. Mereka bisa jadi buktinya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ninta
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms, apakah Moms mengenal Cerebral Palsy? Cerebral Palsy merupakan kondisi yang bisa terjadi pada bayi baru lahir dan juga anak-anak. Cerebral Palsy pada anak menyebabkan Si Kecil mengalami gangguan otak untuk mengontrol gerakan motorik dengan skala ringan hingga yang berat.

“Ini adalah cedera non-progresif tetapi konsekuensinya muncul saat anak tumbuh. Ini bermanifestasi dengan kelainan pergerakan tergantung pada cedera primer otak yang terpengaruh," ungkap dokter Jean Paul Rukabyarwema, dokter anak bagian Developmental Behavioural Paediatrics (DBP), Muhima Hospital.

Kondisi dari penyakit ini akan berlangsung seumur hidup, tetapi tidak akan menjadi sesuatu yang lebih buruk jika dapat diidentifikasi lebih cepat dan ditangani dengan cara yang tepat.

“Cerebral Palsy adalah kondisi yang mengubah hidup keluarga, tetapi semakin cepat kita mengetahuinya semakin efektif pula penanganannya," jelas Professor Mark Baker, Director of the Centre for Guidelines at National Institute for Health and Care Excellence (NICE), London.

Baca Juga: Berisiko Tinggi, Begini Gejala Dini Cerebral Palsy pada Bayi Prematur

Mengenal Cerebral Palsy

Tanda-tanda Cerebral Palsy

Dikutip dari Healthy Children, mengenal Cerebral palsy bisa dilihat dari tanda-tanda berikut ini sejak anak masih berusia di bawah 6 bulan. Ini dia tanda yang perlu diperhatikan sejak dini:

1. Bayi Usia di Bawah 6 Bulan

cerebral palsy anak, cerebral palsy

Foto: cerebralpalsyguidance.com

  • Tidak mengangkat kepala ketika Moms dan Dads menarik tangannya
  • Tubuhnya terkulai lemas
  • Saat dipeluk, tubuhnya menjauh
  • Saat tubuhnya diangkat, kaki menjadi kaku dan bentuk kakinya bersilang

2. Bayi di Atas 6 Bulan

cerebral palsy anak, cerebral palsy

Foto: cerebralpalsyguidance.com

  • Mengulurkan satu tangan sambil mengepal
  • Sulit mengunyah makanan

Baca Juga: 7 Tips Membesarkan Anak dengan Penyakit Cerebral Palsy

3. Bayi Usia di Atas 10 Bulan

cerebral palsy anak, cerebral palsy

Foto: cerebralpalsysymptoms.com

  • Si Kecil merangkak dengan posisi miring, mendorong menggunakan satu tangan dan menyeret kakinya
  • Menggerakkan bokong dengan kondisi terduduk tanpa merangkak
  • Kondisi abnormal pada pergerakan lengan dan kaki. Selain itu, Si Kecil mengalami kesulitan saat makan, memiliki bentuk otot yang buruk pada awal kehidupannya, perkembangan berjalan dan berbicara yang lambat, postur tubuh abnormal, kejang otot, tubuh kaku, koordinasi yang buruk, dan mata yang terlihat marah.

Anak-anak Cerebral Palsy yang Berprestasi

Mengenal cerebral palsy, berarti mengenal pula orang hebat yang mengalaminya. Ada banyak tokoh yang berhasil dan memiliki prestasi walau pun mengalami Cerebral Palsy sejak masa kecilnya.

1. Abbey Nicole Curran

cerebral palsy anak, cerebral palsy

Foto: dailymail.co.uk

Abbey didiagnosis Cerebral Palsy sejak ia berusia dua tahun. Namun, Abbey justru membuat sejarah dalam hidupnya ketika ia menjadi kontestan Miss USA pertama yang memiliki disabilitas.

Ia mewakili Iowa pada tahun 2008 dan menjadi founder dari Miss You Can Do It Pageant untuk remaja putri dengan kebutuhan khusus. Kontes ini ditampilkan dalam seri dokumenter musim panas HBO pada 2013.

2. RJ Mitte

cerebral palsy anak, cerebral palsy

Foto: ITEBooking.com

Roy Frank "RJ" Mitte adalah aktor yang terkenal karena perannya sebagai Walter "Flynn" White Jr., karakter dengan cerebral palsy, di serial televisi AMC Breaking Bad.

Ia mengenal Cerebral Palsy pada usia 3 tahun dan ia harus menggunakan penyangga kaki dan kruk semasa kecilnya.

Namun, karena prestasinya ia pun menjadi juru bicara untuk aktor penyandang cacat pada Screen Actors Guild dan menjadi duta besar untuk United Cerebral Palsy.

Baca Juga: 4 Cara Ampuh Mengobati Bell's Palsy pada Anak

3. Ding

cerebral palsy anak, cerebral palsy

Foto: scmp.com

Walau sempat hampir tak tertolong karena kondisinya, ibu Ding dan Si Kecil Ding tidak menyerah karena penyakit ini. Ibunya dengan tekun merawat dan mengajarkan banyak hal pada Ding.

Alhasil, Ding lulus dari Peking University’s Environmental Science and Engineering School di tahun 2011 lalu. Bahkan, Ding mengambil gelar masternya di bidang hukum di Harvard.

Cerebral Palsy pada anak bukan berarti jadi hambatan bagi Si Kecil untuk tumbuh normal. Dengan mengenal cerebral palsy dan mengetahui penanganan yang tepat, tentu akan menghasilkan hasil yang baik pula.

Artikel Terkait