2-3 TAHUN
21 September 2017

Mengenal Batuk Disertai Sesak Napas (Croup) pada Anak

Pernah mendengar suara batuk anak mirip suara gonggongan anjing? Bisa jadi itu croup, Ma
Artikel ditulis oleh -
Disunting oleh -

Batuk disertai sesak napas (croup) adalah infeksi yang terjadi dalam pita suara (laring) dan batang tenggorokan (trakea). Penyakit ini sering diasosiasikan dengan gejala infeksi pernapasan seperti pilek dan batuk. Seorang anak yang terindikasi menderita croup biasanya akan mengalami batuk yang mirip dengan suara gonggongan anjing. Selain itu, anak juga akan mengalami kesulitan bernapas karena jaringan yang berada di sekitar laring meradang sehingga membuat batang tenggorokan menyempit dan saluran bronkial terhalang lendir. Biasanya batuk disertai sesak disebabkan oleh virus bernama parainfluenza, adenovirus, atau respiratory syncytial virus (RSV).

Selain itu, penyakit ini umumnya diderita oleh anak berusia 6 bulan sampai 3 tahun. Tapi, tidak menutup kemungkinan dapat juga menyerang anak yang lebih tua. Yang perlu Mama tahu, croup adalah penyakit menular. Biasanya, gangguan kesehatan ini tersebar melalui udara ketika si penderita batuk. Saat seorang anak yang sehat menghirup udara yang telah terkontaminasi tersebut, maka gejala terjangkitnya penyakit ini akan mulai muncul dua atau tiga hari berikutnya. Pada umumnya, kasus kesehatan anak yang melibatkan croup bukan merupakan ancaman serius.

Cara paling ampuh untuk meredakan gangguan ini adalah dengan menggunakan humidifier, alat pelembap udara, atau dengan membuat air panas untuk menciptakan uap yang nantinya harus dihirup anak. Dengan melakukan hal itu, batuk anak akan sedikit berkurang. Karena batuk disertai sesak biasanya memburuk di malam hari, berbagi kamar tidur dengan anak mungkin dapat dijadikan pertimbangan. Hal ini akan memudahkan Mama untuk mengontrol kondisi kesehatan anak. Selain itu, anak akan mudah memanggil Mama apabila dia membutuhkan bantuan di tengah malam.

Jika harus menggunakan obat-obatan, Mama dapat memilih menggunakan acetaminophen atau ibuprofen sebagai pilihan obat. Kedua obat tersebut akan membantu menurunkan demam anak dan melegakan pernapasan akibat croup.

Baca juga: Cara Sukses Meminumkan Obat pada Bayi

Pada dasarnya, dokter akan merekomendasikan pengobatan di rumah untuk gangguan ini. Akan tetapi, apabila gangguan tersebut semakin parah, sebaiknya Mamamembawa buah hati ke dokter. Di sana, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan hirup seperti epinephrine. Jika sakit tak kunjung membaik, mungkin dokter akan melakukan X-ray untuk melihat apa yang sesungguhnya terjadi.

Demikian beberapa hal yang perlu Mama ketahui tentang batuk disertai sesak napas alias croup. Dengan mengetahuinya, Mama dapat menjadi lebih bijak dalam menghadapi masalah kesehatan anak serta dapat memberikan penanganan yang tepat.

Artikel Terkait