KESEHATAN
25 Februari 2020

Mengenal Chikungunya, Penyakit Karena Virus yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Kenali gejala dan cara untuk mencegahnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Silvya
Disunting oleh Dina Vionetta

Wanita hamil cenderung rentan terkena penyakit atau infeksi virus termasuk virus Chikungunya.

Virus ini adalah salah satu dari beberapa penyakit yang ditularkan nyamuk.

Jika dibiarkan, dapat menimbulkan masalah bagi wanita hamil dan bayi. Penyakit yang berasal dari virus ini disebut juga flu tulang.

Dikutip dari Reemergence of Chikungunya Virus karya Thomas E. Morrison yang diterbitkan di Journal of Virology, American Society for Microbiology, penyakit ini sering ditemukan di wilayah Afrika, Asia, Eropa, dan baru-baru ini, Karibia.

Nyamuk yang menularkannya biasanya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Oleh karena itu, sangat wajar jika seseorang dapat terinfeksi chikungunya dan demam berdarah dalam waktu yang bersamaan.

Agar Moms tidak kekurangan informasi, berikut ini hal-hal yang perlu Moms ketahui tentang chikungunya dilansir dari Baby Center dan sumber lainnya. Yuk, simak sama-sama!

Menular kepada Bayi

MENULAR KEPADA BAYI - sumber thebump.jpg

Foto: thebump.com

Menurut Aaron Deutsch, M.D., seorang dokter dari Amerika Serikat, chikungunya adalah masalah khusus bagi wanita hamil. Sebab, dalam kasus yang jarang terjadi, mereka menularkan virus ke bayi di sekitar waktu kelahiran. Bayi baru lahir yang terinfeksi chikungunya memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit parah.

Gejala Umum Chikungunya

Gejala Umum Chikungunya.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Gejala chikungunya yang paling umum adalah demam dan nyeri sendi yang hebat. Tetapi penderitanya mungkin juga mengalami sakit kepala, nyeri otot, sendi bengkak, atau ruam. Kebanyakan orang merasa lebih baik dalam seminggu. Lainnya mengalami nyeri sendi yang berlangsung berbulan-bulan. Jika sudah merasa tidak wajar, segera periksakan ke dokter ya, Moms!

Baca Juga: Selain Influenza, Ada Juga 4 Jenis Flu yang Berbahaya dan Wajib Diketahui

Perawatan Chikungunya

Perawatan Chikungunya.jpg

Foto: americanpregnancy.com

Sebetulnya, tidak ada obat untuk chikungunya. Namun, ada beberapa cara yang bisa meredakan penyakit dari virus ini. Di antaranya, bed rest, banyak minum air putih, dan kompres dingin untuk meredakan demam dan nyeri. Mengonsumsi jahe juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan demam.

Rendam bagian tubuh yang nyeri dengan larutan garam epsom untuk menghilangkan rasa sakit. Jangan mengonsumsi NSAID seperti ibuprofen atau aspirin, ya! Sebelum mengambil obat apapun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter ya.

Tindakan Pencegahan Chikungunya

Tindakan Pencegahan Chikungunya.jpg

Foto: QMZambia.com

Hingga kini belum ada vaksin untuk chikungunya. Namun, Moms bisa praktikkan beberapa hal berikut untuk menghindari gigitan dari nyamuk:

  • Gunakan obat nyamuk.
  • Kenakan pakaian katun longgar yang menutupi lengan dan kaki.
  • Pastikan sirkulasi udara di dalam rumah sudah baik.
  • Buang barang-barang bekas yang berpotensi jadi sarang nyamuk.
  • Jangan banyak menggantung pakaian.
  • Lakukan fogging secara rutin.

Meski berbahaya, virus ini tidak sampai mengancam nyawa. Walaupun bisa menular kepada bayi saat persalinan, Moms yang menderita Chikungunya tetap bisa menyusui kok! Namun, tetaplah waspada jika mengalami gejala yang disebutkan tadi, ya.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini Bahaya Gigitan Nyamuk Bagi Bayi

(CIL/DIN)

Artikel Terkait