KEHAMILAN
10 Mei 2019

Melahirkan Nyaman dengan Gentle Birth

Melahirkan jadi lebih nyaman dan tenang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setiap ibu hamil tentu ingin melahirkan dengan nyaman. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas gentle birth.

Metode ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun kebanyakan orang lebih memilih melahirkan di rumah sakit karena dianggap lebih nyaman.

Padahal gentle birth juga akan memberikan keamanan dalam proses melahirkan ibu. Bahkan melahirkan dengan metode ini, ibu tidak hanya mendapatkan rasa aman, tapi juga tenang, lembut, dan tentunya minim trauma.

Agar lebih jelas, yuk kita mengenal Gentle Birth lebih dekat Moms.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Atasi Cedera Saat Olahraga Setelah Melahirkan

Gentle Birth untuk Ibu

gentle.jpg

Gentle birth adalah sebuah paham tentang proses persalinan yang tenang, penuh kelembutan dan memanfaatkan semua unsur alami dalam tubuh ibu saat melahirkan. Suami atau keluarga sebagai pendamping harus membantu dengan tenang, sehingga pada saat bayi lahir, suasana di sekelilingnya tenang, hening, dan damai.

Gentle birth adalah proses melahirkan yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Jadi kita harus tenang, percaya diri, dan mendengarkan intuisi tubuh sepanjang kehamilan dan persalinan,” kata Tia Pratignyo, founder Nujuh Bulan.

Untuk melahirkan secara sadar, Moms harus memenuhi lima elemen kesadaran dalam kehamilan. Elemen yang dimaksud adalah:

1. Mengenal Diri Sendiri

belly-blonde-body-1145997.jpg

Karena kita yang mengalami langsung kehamilan, maka kita perlu tahu seperti apa kehamilan yang kita inginkan, apa yang menjadi priotitas ibu saat melahirkan, hingga hal yang sepele seperti siapa saja yang kita inginkan kehadirannya ketika melahirkan nanti.

Hal-hal ini penting untuk dipertimbangkan agar ibu dapat menjalankan gentle birth dengan aman nantinya.

2. Mengenali Pilihan

baby-cot-cradle-64263.jpg

Untuk melakukan gentle birth, kita perlu mengetahui apa yang paling penting selama masa kehamilan kita dan apa yang kita sebagai ibu inginkan. Jika sudah tahu apa yang kira cari, maka memilih pun akan jadi lebih gampang.

Baca Juga: Water Birth, Metode Melahirkan dalam Air

3. Perlakukan Calon Bayi seakan Bayi Tersebut adalah Kita

belly-button-birth-family-57529.jpg

Agar Moms dapat memperlakukan calon bayi dengan baik, kita harus menganggap bahwa bayi yang ada di dalam perut adalah kita sendiri. Ajak bayi berkomunikasi sesering mungkin.

Moms juga bisa coba membayangkan jika kita yang berada dalam rahim ibu, proses kelahiran seperti apa yang kita sebagai bayi inginkan. Dengan begitu Moms tidak akan bingung lagi.

4. Be Kind and Gentle with Yourself

abdomen-active-activity-396133.jpg

Penting bagi Moms untuk mencintai diri sendiri. Kita juga perlu memiliki rasa percaya pada diri sendiri. Percaya bahwa kita dapat melahirkan anak dengan baik, percaya bahwa kita sudah memberikan yang terbaik untuk calon bayi, dan percaya bahwa semuanya akan berjalan lancar hingga hari H persalinan nantinya.

Jika Moms ragu pada diri sendiri, maka kita mungkin tidak akan melewati proses persalinan dengan lancar.

Baca Juga: Berapa Usia yang Tepat untuk Hamil dan Melahirkan?

5. Kelahiran adalah Pengalaman Unik

abdomen-adult-anticipation-1464822.jpg

Moms tidak boleh membandingkan proses persalinan kita dengan orang lain. Setiap kelahiran adalah pengalaman unik yang pastinya berbeda-beda satu dengan yang lain.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di hari H kelahiran nantinya. Bisa jadi semua berjalan lancar sesuai rencana, bisa juga apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

Jadi Moms, penting bagi Moms untuk percaya pada diri sendiri bahwa kita dapat melewati proses kelahiran dengan lancar. Abaikan apa yang orang katakan mengenai kelahiran, karena setiap proses persalinan berbeda-beda.

Artikel Terkait