SELEBRITI
17 Juni 2019

Mengenal Glioblastoma, Jenis Tumor Otak Ganas yang Diderita Agung Hercules

Glioblastoma bisa jadi tumor agresif yang menyerang jaringan otak di sekitarnya
placeholder

Sumber: instagram.com/agunghercules88

placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Andra Nur

Lama tak muncul di hadapan publik, komedian Agung Hercules memberikan kabar yang mengejutkan. Pasalnya, ia didiagnosa mengidap glioblastoma, salah satu jenis tumor ganas yang menyerang otak.

Pada akun Instagram-nya, @agunghercules88, tampak dirinya yang sedang berada di tempat tidur rumah sakit, ditemani kedua temannya, Bedu dan Surya.

Penampilan Agung Hercules juga tampak sangat berbeda. Jika ia sebelumnya kerap muncul di hadapan publik dengan rambut gondrongnya, kini terlihat berbeda dengan kepala plontosnya.

Tubuh Agung yang kekar pun seolah hilang tak berbekas. Tubuhnya terlihat lebih kurus. Wajahnya pun pucat.

Yuk ketahui lebih dalam tentang penyakit glioblastoma, kanker otak yang sedang diidap oleh Agung Hercules. Berikut ulasannya.

Baca Juga: 5 Makanan Terbaik Pencegah Kanker Serviks

Apa Itu Glioblastoma?

kanker otak glioblastoma

Mengutip ABTA.org, glioblastoma atau GBM adalah tumor ganas kelas IV, di mana sebagian besar sel tumor bereproduksi dan membelah pada waktu tertentu.

Glioblastoma bersifat infiltratif (penyebaran ke jaringan sekitarnya dan terjadi secara perlahan- lahan) dan menyerang daerah otak terdekat.

GBM ini juga kadang-kadang dapat menyebar ke sisi yang berlawanan dari otak melalui serat yang disebut corpus callosum. Sangat jarang terjadi kasus di mana glioblastoma menyebar di luar otak.

Secara umum, tumor ini cenderung tumbuh lebih lambat pada awalnya, tetapi bisa semakin menjadi agresif. GBM cenderung memengaruhi pasien yang lebih tua.

Karena sifatnya yang bisa cenderung agresif, pengobatan dan perawatan terhadap GBM cenderung bisa menantang karena karakteristik berikut:

  • Lokasi tumor di otak
  • Terbatasnya kapasitas otak untuk memperbaiki dirinya sendiri
  • Sel-sel ganas yang bisa berpindah ke jaringan otak yang berdekatan
  • Suplai darah tumor yang bervariasi bisa menghambat aliran pemberian obat yang efektif
  • Respons terbatas terhadap terapi

Baca Juga: Ustad Arifin Ilham Dirawat di Penang, Ini 3 Rekomendasi Rumah Sakit Kanker di Penang

Gejala Mengalami Glioblastoma

kanker otak-gbm-2.jpg

Pasien dengan glioblastoma bisa mengalami gejala lebih cepat karena efek massa dari tumor itu sendiri atau dari cairan yang mengelilingi tumor (edema), yang selanjutnya menyebabkan pembengkakan otak.

Gejalanya seseorang mengidap GBM bervariasi, tergantung pada lokasi tumor otak, tetapi dapat mencakup salah satu dari yang berikut:

  • Sakit kepala yang persisten
  • Penglihatan ganda atau kabur
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian
  • Perubahan kemampuan berpikir dan belajar
  • Kejang-kejang
  • Kesulitan bicara yang terjadi bertahap

Baca Juga: Istri Ustaz Maulana Meninggal Akibat Kanker Usus, Kenali 7 Gejalanya!

Pengobatan dan Perawatan Glioblastoma

kanker otak-gbm-3.jpg

Pengobatan penyakit GBM dilakukan dengan operasi, diikuti oleh radiasi dan kemoterapi. Tujuan utama dilakukan pembedahan yaitu untuk mengangkat tumor sebanyak mungkin tanpa melukai jaringan otak normal di sekitarnya.

Hal ini diperlukan untuk fungsi neurologis normal, seperti keterampilan motorik, kemampuan berbicara dan berjalan, dan sebagainya.

Namun, karena sel-sel tumor GBM menyerang jaringan di sekitarnya, tidak mungkin untuk menghilangkan tumor secara sepenuhnya.

Dengan dilakukan pengangkatan tumor, bisa meningkatkan kemampuan untuk memperpanjang hidup, dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan GBM.

Glioblastoma bisa sulit untuk diobati, karena beberapa sel mungkin merespon dengan baik terhadap terapi tertentu, sementara yang lain mungkin tidak terpengaruh sama sekali.

Radiasi dan kemoterapi digunakan untuk memperlambat pertumbuhan tumor sisa setelah operasi dan untuk tumor yang tidak dapat dihilangkan dengan operasi.

Itu dia informasi dan detail terkait tumor otak glioblastoma yang diidap oleh Agung Hercules. Semoga lekas sembuh!

Artikel Terkait