PARENTING
27 Agustus 2019

Mengenal Minimalist Parenting dan Manfaatnya untuk Keluarga

Dukung perkembangan anak dengan pola asuh minim stres
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Untuk Moms yang ingin membesarkan anak dengan ketenangan dan minim stres, wajib tahu nih tentang manfaat minimalist parenting atau pola asuh minimalis.

Dalam buku berjudul Minimalist Parenting: Enjoy Modern Family by Doing Less, para penulis Christine Koh dan Asha Dornfest menjelaskan kalau prinsip pola asuh minimalis adalah menyingkirkan yang tidak penting dan fokus pada prioritas.

Selain akan membantu Moms dan Dads lebih fokus menjalankan aktivitas serta pola asuh yang sesuai dengan nilai hidup dan pola pikir yang ingin ditanamkan pada anak, Si Kecil juga jadi tidak stres dan lebih berkembang potensi dirinya.

Menarik ya, Moms? Yuk, lihat dulu beberapa contoh dan manfaat minimalist parenting berikut ini.

Baca Juga: Apa Itu Hypnoparenting?

Moms Tidak Perlu Banyak Multitasking

Mengenal Minimalist Parenting Dan Manfaatnya Bagi Keluarga 1.jpg

Foto: naptimenatter.com

Sebagai seorang Ibu, Moms pasti tahu betul betapa tidak mudahnya mengurus banyak hal sekaligus. Mulai dari mengurus rumah, mengatur keuangan rumah tangga, memastikan Si Kecil mendapatkan cukup gizi dan pendidikan, serta sederet tugas lainnya.

Menurut Zoe Kim, penulis buku Minimalism for Families, mengadopsi pola asuh minimalis bukan berarti Moms jadi lepas tangan dari segala urusan.

Namun Moms bisa membuat hidup lebih praktis dan sederhana dengan menyingkirkan 50% barang fisik dan 40% aktivitas dalam jadwal, dengan cara memilah mana yang benar-benar penting dan mana yang bisa ditinggalkan.

Baca Juga: Pola Asuh Helicopter Parenting dan 5 Dampak Buruknya Bagi Anak

Kualitas Kesehatan Mental Anak dan Orang Tua Lebih Baik

Mengenal Minimalist Parenting Dan Manfaatnya Bagi Keluarga 2.jpg

Foto: photos.com

Karena ingin buah hati unggul dalam bidang akademis dan persaingan kerja kelak, tidak sedikit orang tua yang secara tidak sadar bersikap otoriter dan memadati jadwal anak dengan segudang aktivitas.

Menurut Su Yeong Kim, profesor ilmu keluarga di University of Texas, pola asuh seperti ini bukan hanya bikin anak rentan terkena masalah kesehatan mental tapi juga menurunkan motivasi belajar dan menghambat perkembangan sosial emosionalnya.

Supaya hubungan keluarga lebih hangat dan kesehatan mental semua anggota keluarga tetap sehat, coba deh ikuti prinsip pola asuh minimalis yang memprioritaskan komunikasi dan contoh nyata untuk menanamkan pola pikir dan nilai hidup pada anak.

Benarkah anak harus ikut les balet, kursus coding, ekstrakurikuler bela diri, dan segudang aktivitas lain supaya bisa tumbuh menjadi pribadi yang berempati, cinta lingkungan, atau berjiwa pemimpin?

Nilai hidup justru bisa tertanam lebih dalam kalau Si Kecil punya lebih banyak waktu luang untuk berdiskusi dan melihat langsung contoh nyata saat beraktivitas bersama Moms dan Dads.

Baca Juga: Tren Belajar Parenting Melalui Instagram dan Instamom, Sejauh Mana Bisa Diikuti?

Potensi Diri Anak Berkembang Lebih Optimal

Mengenal Minimalist Parenting Dan Manfaatnya Bagi Keluarga 3.jpg

Foto: cbc.ca

Dalam pola asuh minimalis, orang tua didorong untuk tidak memadati jadwal anak dengan aktivitas yang tidak sesuai dengan minatnya serta membatasi jumlah mainan yang ada di rumah, untuk mendukung perkembangan anak.

Nah, itulah yang akan memberikan manfaat minimalist parenting yang terpenting, yaitu memberikan Si Kecil lebih banyak kesempatan untuk menjelajahi lingkungan, menemukan hal baru yang menarik minatnya, mengasah kreativitas, serta mengenal dirinya.

Moms dan Dads tinggal memberikan dukungan dan kepercayaan yang dibutuhkan Si Kecil supaya potensi dirinya bisa berkembang optimal.

Lagipula, sekarang ini kecerdasan akademis bukan jadi ukuran mutlak kesuksesan anak di masa depan. Bila didukung dan dikembangkan, anak yang memiliki potensi dalam bidang seni, olahraga, atau public speaking juga bisa sukses dengan caranya sendiri.

Dalam minimalist parenting, kebahagiaan tidak datang dari kesempurnaan dalam segala hal melainkan dari kualitas hidup serta hubungan orang tua dan anak.

Nah, bagaimana pendapat Moms tentang minimalist parenting atau pola asuh minimalis?

Artikel Terkait