BALITA DAN ANAK
24 Mei 2020

Mengenal Osteosarcoma, Kanker Tulang pada Anak

Apakah Si Kecil termasuk anak yang berisiko mengalami kanker tulang?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fitria Rahmadianti
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Osteosarcoma adalah kanker tulang yang sangat langka, tapi merupakan jenis yang paling umum terjadi pada anak-anak dan remaja. Seperti apa gejala osteosarcoma pada anak?

Pada osteosarcoma, sel-sel kanker menghasilkan sel-sel tulang (osteoid) yang belum matang. Kanker tulang pada anak ini biasanya muncul di ujung tulang yang panjang, seperti bagian bawah tulang paha (femur), bagian atas tulang kering yang besar (tibia), serta bagian atas tulang lengan atas (humerus).

Osteosarcoma pada anak di bawah umur tiga tahun sangat langka. Namun, menurut situs web Children with Cancer UK, jumlah kasusnya meningkat seiring usia, dengan 2/3 kasus pada anak-anak terjadi pada kelompok usia 10-14 tahun.

Penyebab pastinya belum diketahui, tapi kemungkinan disebabkan oleh perubahan DNA sel. Dalam kebanyakan kasus, perubahan DNA tersebut tidak diwariskan dari orang tua kepada anak-anak, melainkan terjadi secara kebetulan.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Orang Tua Ketika Anak Menderita Kanker

Faktor Risiko Osteosarcoma

Faktor Risiko Osteosarcoma pada Anak.jpg

Foto: ThisIsEngineering from Pexels

Menurut situs web Children’s Hospital St. Louis, faktor-faktor berikut meningkatkan risiko terkena osteosarcoma:

  • Anak dengan salah satu sindrom kanker genetik langka
  • Menjalani terapi radiasi atau kemoterapi untuk jenis kanker lain
  • Berusia 10-30 tahun
  • Bertubuh tinggi
  • Laki-laki (kasus pada laki-laki jauh lebih banyak dibanding perempuan pada usia 15-16 tahun)
  • Ras Afrika-Amerika
  • Menderita penyakit tulang tertentu

Baca Juga: Kenali 5 Jenis Kanker pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Gejala Osteosarcoma pada Anak

Gejala Osteosarcoma pada Anak.jpg

Foto: familydoctor.org

  • Sakit yang awalnya timbul-tenggelam tapi menjadi menetap di tempat berkembangnya tumor
  • Nyeri makin parah saat berkegiatan atau di malam hari
  • Bengkak atau terdapat benjolan di area tumor
  • Tulang patah atau retak tanpa penyebab atau karena cedera ringan
  • Area tumor sensitif
  • Area tumor berwarna kemerahan

Baca Juga: Seperti Apa Tahapan Perkembangan Tulang Anak?

Tipe-tipe Osteosarcoma

Tipe-tipe Osteosarcoma pada Anak.jpg

Foto: Ann & Robert H. Lurie Children's Hospital of Chicago

Berdasarkan kecepatan kanker berkembang, Osteosarcoma dibagi menjadi tingkat rendah, sedang, dan tinggi. Osteosarcoma pada anak kebanyakan tingkat tinggi (high-grade) atau kanker berkembang dengan cepat.

Tumor osteosarcoma juga dikelompokkan menjadi stadium 1A, 1B, 2A, 2B, atau 3, tergantung ukurannya dan apakah sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Sistem stadium ini menentukan perawatan apa yang dibutuhkan Si Kecil.

Angka kesembuhan untuk kanker tulang pada anak meningkat beberapa tahun terakhir menjadi 65%. Hal ini terjadi berkat inovasi terbaru dalam teknologi perawatan, salah satunya penggunaan kemoterapi multiagen.

Bagaimanapun, osteosarcoma pada anak merupakan salah satu penyakit yang memiliki angka penyembuhan terendah dibanding jenis kanker anak-anak lain. Salah satunya karena diagnosis yang terlambat.

Baca Juga: Ini Penyebab Kelainan Tulang pada Anak dan Dampaknya, Catat!

Jika tumor telah menyebar ke bagian tubuh lain saat didiagnosis, kemungkinan sembuh berkurang drastis. Perkiraan tingkat kesembuhan pasien dengan osteosarcoma di satu titik 75%, sedangkan pasien yang kanker tulangnya sudah menyebar tingkat kesembuhannya hanya 30%.

Artikel Terkait