NEWBORN
13 Maret 2019

Mengenal Penyebab dan Cara Mencegah Bayi Kembar Siam

Bayi kembar siam berasal dari satu sel telur yang sama
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur
Disunting oleh Andra Nur

Pernahkah Moms mendengar cerita atau melihat langsung anak kembar siam? Pernahkan Moms penasaran bagaimana kembar siam bisa terjadi?

Dikutip dari Pamela Prindle Fierro, penulis dari buku Everything Twins, Triplets, and More, sederhananya, kembar siam adalah kondisi bayi kembar yang saling berdempetan satu sama lain. Kembar siam atau istilah lainnya kembar monozigot tidak terpisah seperti anak kembar lainnya.

Mereka terhubung satu sama lain.

Apa yang Jadi Penyebab Terjadinya Kembar Siam

mac39 110 2006 portrait01

foto: macleans.ca

Kembar siam terjadi karena adanya pembelahan yang tidak sempurna pada sel telur.

Pada sebagian besar kehamilan kembar, embrio yang berkembang terpisah.

Namun, pada kembar siam, embrio tidak terpisah secara sempurna sehingga embrio tumbuh berdempetan dan menjadi bayi kembar siam.

Kebanyakan bayi kembar siam mengalami dempet di bagian dada, perut, atau panggul.

Mereka kemungkinan harus berbagi organ dalam dengan kembarannya.

Dikutip dari Robert Bogdan dalam bukunya, Freak Show: Presenting Human Oddities for Amusement and Profit, kembar siam pertama lahir di Siam, Thailand. Karena itu juga, kembar jenis ini dikenal sebagai kembar siam atau dalam bahasa Inggris Siamese twins.

Baca Juga: 6 Selebriti Indonesia yang Punya Anak Kembar Menggemaskan

Bagaimana Proses Terjadinya Kembar Siam?

259627 arizona conjoined twins

Foto: randomexplorationbypriyanka.blogspot.com

Bayi kembar siam berasal dari satu sel telur yang telah dibuahi oleh satu sperma yang kemudian tumbuh menjadi dua bayi.

Pada hari ke 8-12 setelah pembuahan, lapisan embrio yang akan terpisah menjadi kembar monozigot mulai berkembang menjadi organ dan struktur spesifik.

Banyak ahli yang memperkirakan bahwa ketika embrio tersebut mengalami pembelahan setelahnya, sekitar 13-15 hari setelah pembuahan, pembelahan terhenti karena prosesnya sudah selesai.

Padahal, pembelahan tersebut belum sempurna. Ini yang kemudian tumbuh menjadi kembar siam.

Teori lain berpendapat bahwa kembar siam berasal dari dua embrio yang berbeda yang kemudian bersatu di awal-awal masa pembuahan dan kemudian berkembang menjadi bayi kembar siam.

Baca Juga: Jangan Terlalu Mirip atau Berbeda, Ini 7 Tips Memberi Nama untuk Anak Kembar

Bagaimana Cara Mencegah Bayi Kembar Siam?

10473452 3x2 700x467

foto: abc.net.au

Kehamilan bayi kembar siam tidak bisa dicegah.

Hal ini dikarenakan kehamilan kembar siam diawali dengan masalah dalam kandungan, yaitu kelainan pertumbuhan janin pada tahap awal proses kehamilan.

Karena kehamilan kembar siam merupakan salah satu masalah kandungan, ibu hamil memang disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dengan memperhatikan asupan gizi, tidak merokok atau minum alkohol.

Walau tidak berperan langsung, segala asupan pasti mempengaruhi kadar hormon atau protein yang dibutuhkan saat hamil. Hal inilah yang kemudian mempengaruhi proses pembelahan sel.

Selain menjaga asupan, ibu hamil juga harus rajin kontrol ke dokter kandungan.

Kehamilan kembar dapat dideteksi melalui pemeriksaan USG pada akhir trimester pertama. Kondisi bayi kembar akan makin jelas saat awal trimester kedua.

Baca Juga: 9 Cara Mendapatkan Anak Kembar yang Bisa Dicoba

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui terkait bayi kembar siam. Bagaimana menurut pendapat Moms? Share yuk!

(AND)

Artikel Terkait