KESEHATAN
10 Oktober 2019

Mengenal Pruritus Ani: Ini Penyebab dan Pengobatannya

Tandanya, kita kurang bersih saat mencuci organ vital.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Pruritus merupakan sebutan untuk gatal. Sehingga, pruritus ani adalah gatal dubur.

Dilansir dari Harvard Health, pruritus ani merupakan sensasi gatal yang terjadi di sekitar anus. Anus yang gatal merupakan sebuah "gejala" dan bukannya sebuah penyakit.

Penyebab pruritus ani pun beragam. Sehingga, berbeda orang kemungkinan berbeda pula penyebabnya.

Dalam kebanyakan kasus, orang dengan pruritus ani tidak memiliki penyakit pada anusnya. Sebaliknya, sensasi gatal yang ditimbulkan bisa jadi tanda bahwa tubuh sedang "memberitahu" sesuatu kepada kita.

Baca Juga: Begini Kondisi Terkini Rafi Ramadhan Furqon, Anak yang Terlahir Tanpa Anus dan Usus Besar Sejak Lahir

Penyebab Pruritus Ani

Mengenal Pruritus Ani - gejala pruritus ani.jpg

Foto: menshealth.com.sg

Kadang-kadang penyebab gatal dubur tidak dapat diidentifikasi. Namun, ada beberapa penyebab yang bisa membuat anus menjadi gatal.

Tak cuma itu, penggunaan produk seperti sabun atau tisu basah dan mencuci "terlalu" bersih, ini juga bisa sebabkan pruritus ani.

Gejala Pruritus Ani

Mengenal Pruritus Ani - penyebab pruritus ani.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Gatal dubur memiliki gejala kemerahan, terbakar, dan pegal. Gatal dan iritasi mungkin bersifat sementara atau lebih persisten, tergantung pada penyebabnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Untuk Pegal, Ini 5 Manfaat Memijat Balita

Perawatan dan Pengobatan Pruritus Ani

Mengenal Pruritus Ani - perawatan pruritus ani.jpg

Foto: independent.co.uk

Untuk pencegahan pruritus ani, bisa membersihkan anus dengan baik dengan gunakan tisu toilet yang tanpa pewangi dan bebas pewarna atau gunakan lap basah.

Jangan menggosok dengan keras karena bisa sebabkan iritasi. Jangan pakai pakaian yang terlalu ketat yang juga bisa sebabkan iritasi.

Ketika sudah terjadi pruritus ani, tahan keinginan untuk menggaruknya walaupun itu sangat gatal. Lalu, terapkan obat atau salep yang telah diberikan dokter.

Jika gatal masih berlanjut bahkan disertai pendarahan dubur, segera kembali menemui dokter.

Baca Juga: Berbeda Satu Sama Lain, Kenali 5 Penyebab Gatal-Gatal pada Tubuh, Yuk

(SA)

Artikel Terkait