KESEHATAN
26 Maret 2020

Mengenal Radang Usus, Penyebab dan Gejalanya

Bisa menjadi pertanda kanker juga!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Radang usus atau yang lebih dikenal dengan nama inflammatory bowel disease (IBD) merupakan suatu kondisi yang melibatkan peradangan kronis pada semua atau sebagian dari saluran pencernaan.

Dilansir dari livescience.com, lebih dari 3 juta orang memiliki radang usus.

Radang usus dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa serta meningkatkan risiko kanker usus besar. Walau begitu, radang usus dengan sindrom iritasi usus adalah dua hal berbeda.

Keduanya adalah kondisi kronis yang menyebabkan sakit perut dan kram. Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus merupakan kelainan saluran pencernaan, sedangkan radang usus adalah peradangan atau penghancuran dinding usus yang menyebabkan luka dan penyempitan usus.

Baca Juga: 4 Penyebab Nyeri Perut Sebelah Kanan Pada Trimester Kedua

Penyebab Radang Usus

Mengenal Radang Usus - penyebab radang usus.jpg

Foto: health.com

Dilansir dari Pharmaceutical Journal, penyebab pasti IBD tidak diketahui. Namun, genetika dan masalah yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh disinyalir menjadi penyebab radang usus.

Kita bisa lebih berpotensi terkena radang usus jika kita memiliki saudara kandung atau orang tua yang mempunyai IBD.

Selain faktor genetik, kerusakan sistem kekebalan tubuh juga bisa menyebabkan radang usus.

Ketika sistem kekebalan mencoba melawan virus atau bakteri yang menyerang, sistem kekebalan menyerang sel-sel tubuh sendiri dan ini bisa menyebabkan radang usus makin memburuk.

Baca Juga: Jangan sampai terlambat Ditangani, Yuk Kenali Radang Usus Buntu dan Penanganannya

Gejala Radang Usus

Mengenal Radang Usus - gejala radang usus.jpg

Foto: thehealthy.com

Penyakit ini, radang usus (besar dan kecil), ditandai kemerahan dan pembengkakan. Gejalanya pun bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan peradangan dan di mana itu terjadi.

Gejala dapat datang tiba-tiba dan sulit hilang, yakni bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Nyeri perut kronis, diare hingga berdarah, penurunan berat badan secara tiba-tiba, kurang nafsu makan, dan pendarahan dubur merupakan gejala radang usus.

Bahkan, gejala usus ini memiliki gejala yang tidak terkait dengan saluran pencernaan, termasuk nyeri sendi, ruam kulit, sakit mata, luka mulut, dan demam.

Segera periksakan diri ke dokter ketika gejala tersebut terjadi pada tubuh kita untuk mendapat perawatan yang tepat.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Crohn? Kenali Gejala Penyakit Radang Usus Kronis Ini

Artikel Terkait