BALITA DAN ANAK
15 Januari 2020

Mengenal Rhinitis Alergi pada Anak

Bisa disebabkan alergi serbuk sari maupun alergi debu
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Rhinitis alergi banyak terjadi pada anak balita. Sebuah studi di jurnal Asia Pacific Allergy yang mengulas literatur terkait rhinitis alergi pada anak di bawah enam tahun menyebutkan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang relatif umum di kelompok usia ini.

Rhinitis adalah reaksi yang terjadi di hidung ketika alergen di udara memicu pelepasan histamin. Histamin menyebabkan gatal, inflamasi, serta produksi cairan atau lendir di lapisan saluran hidung, sinus, dan kelopak mata.

Ciri peradangan di saluran pernapasan atas ini adalah hidung berair dan/atau tersumbat serta bersin-bersin selama dua hari berturut-turut atau lebih.

Biasanya kondisi tersebut berlangsung selama lebih dari satu jam dalam sehari. Penyakit ini juga sering disertai gejala mata gatal (konjungtivitis).

Jenis Rhinitis Alergi pada Anak dan Kaitannya dengan Asma

rhinitis alergi pada anak

Foto: raisingchildren.net.au

Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma (ARIA) mengelompokkan rhinitis menjadi rhinitis alergi dan rhinitis non alergi berdasarkan ada atau tidaknya sensitivitas terhadap alergi.

Rhinitis alergi sendiri dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni:

  • Musiman, terjadi pada musim penyerbukan atau biasa disebut hay fever (alergi serbuk sari)
  • Tahunan atau non musiman. Terjadi sepanjang tahun dan banyak terjadi pada balita

Rhinitis dulu pernah diremehkan dan kurang dipelajari oleh para dokter karena tidak menyebabkan kematian. Namun, sekarang rhinitis dianggap sebagai beban medis global dengan angka ekonomi yang cukup signifikan. Apalagi karena rhinitis alergi memiliki kaitan dengan asma.

Diduga, rhinitis membuat Si Kecil sulit bernapas melalui hidung, sehingga mengganggu fungsi normal hidung. Bernapas melalui mulut tidak menghangatkan, menyaring, maupun melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru, sehingga bisa membuat asma memburuk.

Baca Juga: Ini 5 Cara Mengatasi Alergi Debu Pada Anak

Penyebab Rhinitis Alergi pada Anak

rhinitis alergi pada anak

Foto: terminix.com

Biasanya penderita rhinitis alergi memiliki riwayat penyakit ini di keluarganya. Selain itu, ada beberapa penyebab paling umum rhinitis alergi, yakni:

  • Serbuk sari (dari pohon atau rerumputan)
  • Tungau debu
  • Jamur
  • Kotoran kecoak
  • Serpihan kulit di bulu hewan
  • Asap tembakau

Baca Juga: Waspadai 5 Gejala Anak Alergi Makanan Berikut Ini

Gejala Rhinitis Alergi pada Anak

rhinitis alergi pada anak

Foto: upload.wikimedia.org

Gejala rhinitis alergi pada anak bisa ditandai sebagai berikut:

  • Bersin
  • Hidung tersumbat
  • Ingus cair atau bening
  • Hidung, tenggorokan, mata, dan telinga gatal
  • Mimisan
  • Infeksi telinga berulang
  • Mendengkur
  • Bernapas melalui mulut
  • Performa buruk di sekolah
  • Allergic salute: anak menaikkan ujung hidungnya menggunakan telapak tangan saat berdengus. Akibatnya bisa muncul garis melintang di batang hidung.

Baca Juga: Jangan Khawatir Jika Anak Alergi Kacang, Perawatan Ini Mungkin Membantu

Mencegah Rhinitis Alergi pada Anak

rhinitis alergi pada anak

Foto: gonewmommy.com

Supaya rhinintis alergi pada anak tidak terjadi, Moms sebaiknya lakukan pencegahan sebagai berikut:

  • Mengontrol lingkungan, misalnya AC, selama musim serbuk sari
  • Menghindari area yang berdebu tebal atau banyak tungau dan jamur
  • Menghindari hewan peliharaan

Baca Juga: Bibir Anak Zaskia Mecca Bengkak Akibat Alergi Kucing, Bagaimana Cara Menanganinya?

Efek Rhinitis Alergi pada Anak dan Cara Mengatasinya

rhinitis alergi pada anak

Foto: ytimg.com

Survei terakhir terhadap anak usia 4-17 tahun di Amerika Serikat menunjukkan bahwa rhinitis memengaruhi kualitas hidup (belajar/bekerja dan tidur) dari penderita dan orang yang merawatnya.

Selain biaya langsung dari pengobatan rhinitis, ada juga biaya tidak langsung dari penyakit yang menyertainya seperti asma. Menurut artikel yang dimuat di Yonsei Medical Journal, rhinitis pada anak meningkatkan jumlah pasien rawat jalan dan kunjungan ke rumah sakit dari penderita asma.

Memberikan larutan garam ke hidung anak bisa menjadi cara efektif untuk meredakan gejala rhinitis alergi pada anak dan mengurangi kebutuhan perawatan dengan obat-obatan.

EMA

Artikel Terkait