KESEHATAN
19 Oktober 2019

Mengenal Sindrom Nefrotik, Ini Penyebab dan Gejalanya

Apa itu sindrom nefrotik?
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Sindrom nefrotik adalah gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh mengeluarkan terlalu banyak protein dalam urin.

Sindrom nefrotik biasanya disebabkan oleh kerusakan pada kluster pembuluh darah kecil di ginjal kita yang menyaring limbah dan kelebihan air dari darah kita.

Sindrom nefrotik menyebabkan pembengkakan (edema), terutama di kaki dan pergelangan kaki, dan meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya.

Penyebab Sindrom Nefrotik

Mengenal sindrom nefrotik - penyebab sindrom nefrotik.jpg

Foto: dailyhunt.in

Sindrom nefrotik biasanya disebabkan oleh kerusakan pada kluster pembuluh darah kecil (glomeruli) ginjal kita.

Glomeruli menyaring darah saat melewati ginjal, memisahkan hal-hal yang dibutuhkan tubuh dari yang tidak.

Glomeruli yang sehat menjaga protein darah (terutama albumin) - yang dibutuhkan untuk mempertahankan jumlah cairan yang tepat dalam tubuh agar tidak bercampur ke dalam urin.

Ketika rusak, glomeruli memungkinkan terlalu banyak protein dalam darah.

Banyak penyakit dan kondisi dapat menyebabkan kerusakan glomerulus dan menyebabkan sindrom nefrotik.

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan ginjal (nefropati diabetik) yang mempengaruhi glomeruli.

Ada pula dari hasil penebalan selaput dalam glomeruli.

Penyebab penebalan tidak diketahui pasti, tetapi kadang dikaitkan dengan kondisi medis lainnya, seperti hepatitis B, malaria, lupus dan kanker.

Orang yang Berisiko Terkena Sindrom Nefrotik

Mengenal sindrom nefrotik - orang yang rentan terkena sindrom nefrotik.jpg

Foto: parade.com

Siapa pun dapat mengalami sindrom nefrotik tetapi sedikit lebih umum pada pria daripada pada wanita.

Pada anak-anak, itu paling sering terjadi antara usia 2 dan 6.

Gejala Sindrom Nefrotik

Mengenal sindrom nefrotik - gejala sindrom nefrotik.png

Foto: choosingwiselycanada.org

Kita sulit mengetahui apakah kita memiliki sindrom nefrotik sampai kita memiliki hasil tes darah dan tes urin.

Hasil tes kita dapat menunjukkan bahwa kita memiliki terlalu banyak protein dalam urin atau tidak.

Namun, ada beberapa tanda dari sindrom nefrotik, yakni pembengkakan kaki, bahkan pembengkakan wajah dan tangan, berat badan bertambah, sering merasa lelah, urin berbusa atau berbuih, dan tidak merasa lapar.

Jika sudah seperti itu, segera periksa ke dokter untuk mengetahui lebih pasti apakah tubuh kita mempunyai penyakit sindrom nefrotik atau tidak.

(SA/DIN)

Artikel Terkait