DI ATAS 5 TAHUN
17 Agustus 2016

Mengenalkan Arti Persahabatan pada Anak

Best friend forever!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh fitria.rahmadianti
Disunting oleh fitria.rahmadianti

Apakah anak Anda sudah siap untuk menjalin sebuah persahabatan? Saat si kecil pulang dari sekolah, dia datang bersama seorang temannya. Mereka banyak melakukan aktivitas, bermain, belajar, berdiskusi, dan makan bersama. Ketika temannya pulang, anak Anda akan bercerita banyak tentang temannya yang diakuinya sebagai seorang sahabat. Namun, apakah dia sudah mengerti arti persahabatan? Berikut adalah cara memperkenalkan arti persahabatan kepada si kecil.

Bukan Sekedar Label, Sahabat Membentuk Sebuah Kebiasaan

Mungkin Anda juga pernah mengalaminya ketika masih masa anak-anak. Memiliki seorang teman dekat atau sahabat bukan berarti harus selalu bersama-sama bermain dengannya dan menutup diri untuk berteman dengan orang lain. sebaiknya, ajarkan itu pada anak Anda. Dan, memiliki sahabat bukan berarti kita tidak pernah bertengkar satu sama lain. namun, harus saling mengalah dan memafaakan apabila terjadi pertengkaran dengannya.

Berikan Kesempatan untuk Bereksperimen

Kemampuan anak Anda yang terbangun sekarang akan membantunya mengarah pada sebuah hubungan dalam kehidupan kedepannya. Persahabatan yang erat adalah emosi yang menakjubkan untuk anak-anak karena merena mempersiapkan rasa keamanan, belajar empati, dan menawarkan kesempatan untuk belajar penyelesaian masalah. Untuk mendukung kehidupan sosial anak Anda, berikan dia kebebasan untuk mengendalikan bagaimana mengatasi suka dan duka dalam persahabatannya sendiri. Ingat, persahabatan yang saat ini dimiliki anak Anda akan berubah. Entah karena perpindahan kelas atau pindah ke lain kota.

Bersiap untuk Menghadapi Perpisahan

Jika anak-anak merasa ‘dibuang’ oleh temannya, ijinkan dia untuk bersedih. Jika dia ingin dibimbing, bantu dia dengan memberikan pendapat atau gagasan yang menunjukkan jalan yang harus diambilnya dalam situasi yang demikian. Buang jauh kemarahannya, anak Anda mungkin akan mengatakan, “Aku ingin mengatakan kepadanya bahwa aku membencinya!”. Jangan terburu-buru memutuskan persahabatan dengan ide yang buruk seperti itu. Sebaiknya ajarkan anak untuk mengetahui apa yang ingin dia lakukan dan bagaimana hasil yang dia mau. Selain itu, tawarkan dia hal yang dapat memberikannya kebahagiaan, seperti mengundang teman-teman lain untuk bermain bersama. Dia akan belajar bagaimana untuk membuat persahabatan yang baru.

Arti sebuah persahabatan lebih dari sekedar urutan dan prioritas kita dalan menempatkan orang lain di dalam kehidupan. Lebih dari itu, sahabat yang baik akan mengajarkan kita banyak hal dalm kehidupan, melewati suka dan duka bersama, dan saling menerima satu sama lain. Lantas, sudah siapkah anak Anda memiliki seorang sahabat?

--DA

Artikel Terkait