PERNIKAHAN & SEKS
6 April 2020

Amankah Menggunakan Baby Oil Sebagai Pelumas?

Apakah Moms pernah menggunakan baby oil untuk pelumas?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms pernah menggunakan baby oil untuk pelumas di atas ranjang? Tapi, apakah Moms sudah mencari tahu apakah aman menggunakan baby oil untuk merangsang sensasi seks?

Baby oil pada dasarnya memang bisa membuat kulit kita lembut dan harum, tetapi meski kelihatannya baby oil bisa dijadikan pelumas, sebenarnya baby oil tidak dapat bekerja maksimal dalam usaha mencapai orgasme.

Pada dasarnya, baby oil adalah minyak mineral yang berasal dari bahan dasar petroleum. Minyak jenis ini dianggap sebagai produk sampingan dari proses memurnikan minyak mentah.

Baby oil disempurnakan lebih lanjut untuk digunakan dalam produk perawatan kulit dan aman bila digunakan secara eksternal pada kulit dan teruji efektif melindungi bayi dari ruam kulit.

Baby Oil untuk Pelumas

Namun, ketika berbicara tentang pelumas, baby oil tampaknya bukan pilihan terbaik. Lantas, amankah baby oil sebagai pelumas? Simak ulasan berikut ini ya, Moms.

1. Dapat Menyebabkan Infeksi Jamur

Amankah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas? 1.jpg

Foto: freepik.com

Baby oil memang produk yang ringan tapi licin. Namun, meskipun rasanya sangat nikmat saat diaplikasikan ke kulit, menggunakan baby oil sebagai pelumas bukan pilihan terbaik untuk bercinta.

Hal ini dibuktikan oleh studi yang diterbitkan dalam jurnal Obstetrics and Gynecology yang menemukan kolerasi antara penggunaan minyak bayi intravaginal dan pertumbuhan candida di vagina, yang dapat menyebabkan infeksi jamur.

Wanita yang menggunakan minyak yang memiliki bahan dasar petroleum juga disebutkan berisiko dua kali lipat mengalami infeksi bacterial vaginosis dibanding mereka yang tidak menggunakan minyak berbahan dasar petroleum sebagai pelumas dalam bulan yang sama.

Baca Juga: Cara Membersihkan Sex Toys dengan Benar Sesuai Bahannya

2. Sulit Dibersihkan

Amankah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas? 2.jpeg

Foto: unsplash.com

Karena berbahan dasar petroleum, baby oil pada dasarnya sulit untuk dilarutkan dalam air sehingga menciptakan efek penghalang pada kulit.

Hal ini yang membuat umumnya minyak masih tertinggal pada kulit meskipun sudah dilakukan pembersihan beberapa kali.

Setelah berhubungan seks, baby oil terbukti sulit untuk dicuci hanya dengan sabun dan air.

Mungkin diperlukan beberapa kali penggosokan, agar sisa minyak di kulit Moms benar-benar tidak berbekas.

3. Baby Oil Akan Memecah Kondom Berbahan Lateks

Amankah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas? 3.jpeg

Foto: unsplash.com

Pelumas berbasis minyak dapat menghancurkan pengaman seperti kondom berbahan lateks dengan sangat cepat.

Minyak bayi pada dasarnya tidak boleh digunakan dengan kondom, diafragma, atau tutup serviks yang terbuat dari lateks.

US National Library of Medicine National Institutes of Health telah menunjukkan bahwa kerusakan kondom dapat terjadi hanya dalam satu menit ketika menggunakan minyak berbahan dasar mineral.

Kondom yang rusak dapat membuat Moms berisiko tertular penyakit menular seksual (PMS) atau hamil.

Baby oil tidak larut dalam air dan tetap berada di kulit sampai dicuci dengan sabun dan air.

Jika Moms menggunakannya untuk masturbasi dan melanjutkan kegiatan seks dengan kondom sesudahnya tanpa mandi, hal ini masih akan menyebabkan kualitas bahan lateksnya menurun.

Baca Juga: Ketahui 3 Tipe Lubricant untuk Tingkatkan Kepuasan Seksual

4. Pelumas Seks Berbahan Minyak dapat Menodai Seprai dan Pakaian

Amankah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas? 4.jpg

Foto: pexels.com

Sama seperti jenis minyak lainnya yang tidak larut dalam air, pelumas berbahan dasar minyak bisa menyebabkan kotoran pada seprai tempat tidur.

Baby oil, khususnya, dapat menyebabkan noda pada seprai dan pakaian yang amat sulit dihilangkan sehingga sangat tidak disarankan untuk digunakan sebagai pelumas.

5. Baby Oil Dapat Menurunkan Kualitas Sex Toys

Amankah Menggunakan Baby Oil sebagai Pelumas? 5.jpeg

Foto: unsplash.com

Sama seperti baby oil yang dapat menurunkan kadar lateks pada kondom, baby oil pun tidak boleh digunakan bersama dengan sex toys yang terbuat dari bahan lateks, silikon, karet atau plastik.

Kandungan petroleum pada minyak bayi ini dapat menurunkan kualitas bahan pada sex toys dan kadang kala bisa menghancurkan sex toys itu sendiri.

Baca Juga: 4 Posisi Seks Mudah Tapi Bisa Berikan Sensasi Baru, Yuk Coba!

Jadi, apakah aman menggunakan baby oil untuk pelumas? Jawabannya, tidak, Moms. Akan lebih banyak kerugian dibanding keuntungan jika tetap menggunakan baby oil.

Maka, gunakanlah pelumas khusus untuk berhubungan seks agar Moms tetap bisa menikmati kegiatan bercinta dan tidak kesusahan setelahnya.

Artikel Terkait