2-3 TAHUN
30 Januari 2020

5 Persiapan untuk Mengobati Anak yang Terkena Flu Singapura

Beberapa hal yang perlu Moms dan Dads ketahui tentang pengobatan flu singapura di rumah
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Orami

Hanya menyebutkan flu singapura atau biasa juga dikenal dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut (Hand-Foot-and-Mouth Disease), sudah cukup membuat merinding.

Penyakit masa anak-anak ini sangat menular serta mudah menyerang di ruang bermain, pusat penitipan anak, dan ruang ruang kelas prasekolah.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, flu singapura bisa menyebar melalui udara, kontak fisik dengan penderita, dan menyentuh barang yang telah terkena virus.

Asisten professor klinis pediatric di Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, Sarah Kohl, MD menyebut istilah penyakit tangan, kaki, dan mulut ini berasal dari tanda ruam yang umumnya muncul di bagian sesuai dengan namanya.

Biasanya, setelah terkena penyakit ini, para penderita akan demam tinggi kemudian baru timbul ruam tersebut

Baca Juga: Menular Pada Anak di Bawah 10 Tahun, Ini 4 Gejala Flu Singapura

Penyakit ini disebabkan oleh virus Coxsackie, coxsackievirus A16 yang hidup dalam cairan hidung, tenggorokan, air ludah, tinja, dan cairan pada ruam kulit.

Penyakit ini pun paling sering terlihat pada bayi, dan anak-anak di bawah lima tahun. Karena, mereka belum pernah terpapar virus serta kekebalan tubuhnya belum tumbuh sempurna.

Meskipun tidak ada obat atau perawatan medis untuk flu singapura ini, dokter anak dapat membantu Moms dan Dads untuk membuat Si Kecil lebih nyaman saat penyembuhan.

Mengobati Flu Singapura di Rumah

Menurut dokter anak di CHOC Children Hospital di California, Jonathan Auth, MD, ada beberapa hal yang perlu diketahui saat melakukan pengobatan flu singapura di rumah, yaitu:

1. Persiapkan Penghilang Rasa Sakit

Contoh Obat-obatan

Untuk pengobatan flu singapura di rumah, Moms dan Dads bisa menanyakan kepada dokter anak tentang obat penghilang rasa sakit yang tepat seperti ibuprofen atau asetaminofen, dan ikuti prosedur dosis sesuai usia anak.

Professor pediatric di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore, Adam Spanier, MD, mengatakan bahwa meminum penghilang rasa sakit ini sebelum waktu makan maka akan membuat anak nyaman untuk mengunyah serta menelan baik makan maupun minum.

Tak lupa, beritahu juga dokter anak Moms dan Dads bila suhu tubuh anak tetap tinggi setelah mengonsumsi obat penghilang rasa sakit tersebut.

2. Jangan Biarkan Anak Mengalami Dehidrasi

Air Putih

Dr. Jonathan mengungkapkan agar Si Kecil tetap terhidrasi, baik dengan ASI atau susu formula, atau jika Ia lebih tua maka dengan air.

“Pantau terus produksi urine anak. Jika anak memiliki kurang dari tiga popok basah dalam satu hari, atau jika sedang dilatih toilet, pergi ke toiler kurang tiga kali, maka hubungi dokter anak," tegasnya.

Cara lain untuk memastikan Si kecil terhidrasi adalah produksi air mata basah. Jika Ia menangis tanpa air mata itu pertanda dia mungkin mengalami dehidrasi dan perlu segera menemui dokternya.

Baca Juga: Kenali Gejala Hepatitis B Pada Anak dan Penanganannya

3. Pasok Makanan Dingin atau Lunak

Bayi memakan es krim

Dalam pengobatan flu singapura di rumah, tentunya orang tua perlu memerhatikan asupan makanan anak.

Namun, Moms dan Dads tak perlu khawatir memberikan es krim atau apapun yang dingin selama flu singapura memapar Si Kecil.

Karena, makanan yang dingin serta mudah dimakan akan membantu redakan sakit tenggorokan dan mulut yang menyakitkan. Tak ada salahnya membuat es susu, puding, saus apel, sup dingin, atau smoothie.

4. Lindungi Bagian Kulit yang Melepuh

Flu SIngapura.jpg

Beberapa orang tua mempersiapkan salep seperti zinc oxide atau petroleum jelly, untuk melindungi serta menyembuhkan lepuh yang mengganggu aktivitas buah hati selama pengobatan flu singapura berlangsung.

Tapi, tanyakan terlebih dahulu dokter anak Moms dan Dads untuk pengaplikasian terbaiknya.

Baca Juga: Jangan sampai Terkecoh, Yuk Kenali 6 Gejala Penyakit DBD pada Anak

5. Biarkan Anak Beristirahat

Anak sedang istirahat

Penyakit flu singapura ini cenderung membuat Si Kecil merasa uring-uringan, terutama saat suhu tubuhnya sedang naik, jadi Moms dan Dads siapkan diri untuk memeluknya agar dirinya bisa istirahat dengan tenang dan nyaman.

Dalam kebanyakan kasus, flu singapura ini akan hilang dalam tujuh hingga 10 hari. Setelahnya, Moms dan Dads bisa melakukan pencegahan, berupa :

  • Cuci tangan secara teratur terutama setelah mengganti popok atau menggunakan kamar mandi
  • Lakukan sterilisasi pada mainan anak, dot bayi, arena makanan, dan lainnya. Cuci juga pakaian serta tempat tidur Si kecil.
  • Cegah anak memasukkan jari ke mulut serta ajarkan untuk mencuci tangan
  • Jaga Si Kecil di rumah dari tempat penitipan anak atau sekolah. Biasanya, anak tidak lagi menularkan flu singapura ketika demam sudah hilang dan luka terbuka sudah sembuh sepenuhnya
Artikel Terkait