KESEHATAN
18 September 2019

Mengulik 7 Penyebab Sering Kesemutan

Kesemutan tanda penyakit serius apa bukan, ya?
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Hampir semua orang pasti pernah merasakan kesemutan. Sensasi ini memang umum terjadi pada kaki atau tangan dan biasanya tidak menandakan penyakit serius. Kesemutan juga akan hilang dengan sendirinya tanpa diobati.

Akan tetapi, bagaimana jika Moms sering kesemutan, misalnya terjadi beberapa kali dalam seminggu atau bahkan sehari?

Hati-hati, Moms. Terlalu sering kesemutan bisa menandakan masalah kesehatan tertentu. Kira-kira apa saja penyebab sering kesemutan? Simak penjelasannya di bawah ini ya, Moms.

Kenapa Kesemutan Bisa Terjadi?

Dalam dunia medis, kesemutan dikenal dengan istilah parestesia. Menurut para pakar dari University of Rochester Medical Center di Amerika Serikat, sensasi kesemutan muncul saat saraf mengalami gangguan dan mengirimkan sinyal-sinyal berlebihan dalam bentuk impuls listrik.

Sinyal ekstra inilah yang diterjemahkan oleh otak sebagai sensasi kesemutan, di mana saraf jadi sangat aktif dan peka terhadap rangsangan.

Baca Juga: 7 Hal yang Tanpa Sadar jadi Penyebab Rambut Rontok

Penyebab Sering Kesemutan

Ada banyak kemungkinan penyebab Moms sering kesemutan. Mulai dari penyebab umum seperti saraf kejepit hingga yang serius seperti penyakit. Begini penjelasan lengkapnya.

1. Saraf Kejepit

penyebab sering kesemutan - saraf kejepit.jpg

Dilansir dari Medical News Today, kesemutan di kaki dan tangan bisa disebabkan oleh masalah saraf kejepit di area tulang belakang. Saraf kejepit sendiri bisa terjadi akibat cedera (misalnya karena jatuh atau kecelakaan kendaraan bermotor) atau karena pembengkakan.

Selain sering kesemutan, Moms juga mungkin merasakan gejala saraf kejepit lain seperti saraf nyeri, kaku, dan sulit digerakkan.

2. Kehamilan

TBC Saat Hamil, Bagaimana Dampaknya pada Janin 02.jpg

Moms yang sedang hamil mungkin kerap mengalami kesemutan. Menurut situs kesehatan keluarga Verywell Family, kesemutan biasanya dirasakan mulai dari pertengahan hingga akhir kehamilan.

Kesemutan saat hamil umumnya terjadi ketika Moms bangun tidur, di tengah malam, atau saat Moms melakukan gerakan tertentu.

Kehamilan memang memengaruhi keseimbangan hormon yang bertugas untuk memelihara kesehatan saraf. Di samping itu, beban yang bertambah ketika Moms hamil juga membuat saraf harus bekerja lebih keras.

Akibatnya, saraf jadi lebih sensitif pada masa kehamilan.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi Saat Hamil

3. Kekurangan Vitamin

asam lambung sayuran hijau.jpg

Seperti yang dijelaskan dalam Medical News Today, kekurangan jenis vitamin tertentu ternyata bisa jadi penyebab sering kesemutan. Vitamin E, B1, B6, dan B12 adalah vitamin yang berfungsi untuk memelihara kesehatan saraf. Maka, kekurangan keempat jenis vitamin ini berisiko membuat Moms mudah kesemutan.

Tenang saja, Moms, kekurangan vitamin saraf tersebut bisa diatasi dengan makan lebih banyak buah-buahan, sayuran hiijau seperti bayam dan brokoli, atau minum suplemen yang dianjurkan dokter.

4. Diabetes

penyebab sering kesemutan - diabetes

Penyakit diabetes bisa menyebabkan komplikasi yang dikenal dengan istilah neuropati perifer alias kerusakan saraf tepi. Melansir dari WebMD, neuropati perifer bisa ditandai dengan kesemutan yang berawal dari kaki. Lama-lama kesemutan di kaki akan terus menjalar hingga tangan dan lengan.

Bila tidak segera diperiksa dan ditangani oleh dokter, kesemutan karena diabetes bisa jadi semakin parah hingga menyebabkan kerusakan saraf serius.

5. Infeksi

penyebab sering kesemutan - infeksi.jpeg

Beberapa jenis penyakit infeksi bisa menimbulkan gejala kesemutan. Menurut Medical News Today dan WebMD, jenis infeksi penyebab sering kesemutan di antaranya yaitu herpes simpleks, HIV, hepatitis B dan C, kusta, cacar, dan penyakit Lyme.

Infeksi-infeksi tersebut dapat menyebabkan peradangan pada saraf. Akibatnya, saraf pun mengirimkan sinyal ke otak yang Moms rasakan sebagai kesemutan.

Baca Juga: Apa Bahaya Hepatitis C Bagi Ibu Hamil?

6. Efek Samping Obat

minum obat maag sebelum makan.jpg

Apakah Moms sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu dari dokter? Bila ya, kemungkinan efek samping obat tersebutlah yang memicu tangan dan kaki kesemutan.

Dilansir dari Medical News Today, obat-obatan yang memengaruhi kerja saraf dan bisa menimbulkan kesemutan meliputi obat kanker, obat antikejang, obat untuk penyakit jantung, dan obat untuk tekanan darah tinggi.

Konsultasikan ke dokter bila Moms mencurigai efek samping obat sebagai penyebab sering kesemutan, ya.

7. Penyakit Sistemik

penyebab sering kesemutan - penyakit sistemik.jpg

Dicatut dari kamus kesehatan Kementerian Kesehatan Inggris, MedlinePlus, penyakit sistemik adalah penyakit yang menyerang berbagai organ tubuh sekaligus. Maka, gangguannya pun akan dirasakan di seluruh tubuh, bukan hanya di satu bagian tertentu.

Nah, penyakit sistemik seperti penyakit hati (liver), gagal ginjal, kanker, dan tumor otak juga bisa menyerang saraf sehingga menimbulkan kesemutan. Jadi kalau Moms memiliki keluhan kesehatan lainnya di samping sering kesemutan, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

(IA/ERN)

Artikel Terkait