PROGRAM HAMIL
5 Februari 2020

Meningkatkan Peluang Kehamilan Dengan Orgasme

Bukan hanya pria, orgasme pada wanita dapat meningkatkan peluang kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sangat jelas bahwa pria perlu orgasme agar mengeluarkan sperma yang berguna untuk kehamilan. Sedangkan pada dasarnya, wanita tidak memerlukan orgasme jika ingin hamil.

Namun beberapa peneliti menyebutkan bahwa orgasme pada wanita dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Salah satu gagasan ini muncul di tahun 1900-an bernama teori upsuck, yang menyebutkan bahwa kontraksi rahim yang terjadi saat wanita orgasme dapat mendorong air mani ke dalam saluran vagina lebih maksimal.

Namun dalam beberapa penelitian terbaru, teori ini terpatahkan dengan beberapa bukti. Berikut penjelasannya.

Mematahkan Teori Upsuck dalam Meningkatkan Peluang Kehamilan

1 Mematahkan Teori Upsuck.jpg

Foto: jcomp - www.freepik.com

Pelopor pendidikan seks asal Amerika bernama William Masters dan Virginia Johnson melakukan percobaan pada tahun 1950-an menggunakan air mani buatan yang dicelupkan ke dalam bagian leher rahim dan dimasukkan ke dalam vagina subyek peneliti.

Cara ini bermaksud untuk melihat apakah wanita dapat lebih mempertahankan air mani saat mengalami orgasme. Saat subjek penelitian mengalami klimaks, kedua peneliti menggunakan X-Ray dan melihat bahwa tidak ada bukti dorongan yang dimaksud.

“Sperma berenang secepat ia seharusnya memang berenang. Ia mengetahui pekerjaannya dan itu cepat,” ungkap Dokter Kebidanan di Calgary, Katrina Sawatsky, seperti dikutip dari todaysparent.com. Bukti ini pun menjadi salah satu penelitian yang mematahkan teori upsuck bahwa orgasme pada wanita dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Baca Juga: Susah Orgasme Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Orgasme Wanita Mempertahankan Sperma

2 Orgasme Wanita Mempertahankan Sperma.jpg

Foto: Becca Tapert – Unsplash.com

Namun studi lainnya yang melihat efek orgasme pada wanita, melihat adanya kemungkin orgasme dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Dikutip dari mother.ly, studi di tahun 2002 yang masuk dalam National Center for Biotechnology Information menemukan bahwa wanita yang mengalami orgasme semenit atau kurang, sebelum pria mengalami ejakulasi dapat lebih mempertahankan sperma.

Lebih lagi, para peneliti juga menemukan jika wanita mengalami orgasme hingga 45 menit setelah pria mengalami ejakulasi, wanita tetap memiliki peluang mempertahankan sperma lebih tinggi dibandingkan wanita yang tidak mengalami orgasme.

Hal ini tentu memberi manfaat bagi Moms yang ingin meningkatkan peluang kehamilan.

Baca Juga: 5 Posisi Seks yang Menjamin Orgasme Cepat

Orgasme = Kenikmatan

3 Orgasme = Kenikmatan.png

Foto: iradio.ie

Meski para peneliti memiliki bukti masing-masing yang berbeda mengenai pengaruh orgasme pada wanita dengan kemungkinannya meningkatkan peluang kehamilan, namun satu hal yang pasti adalah bahwa orgasme pada wanita juga memberi kenikmatan tersendiri.

Hal ini dapat memengaruhi pelepasan hormon oxytoksin yang berhubungan dengan hormon kebahagiaan saat wanita orgasme.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh William dan Virginia juga ditemukan bahwa orgasme wanita dapat meningkatkan keintiman dan menurunkan stres, dimana secara fisiologis terbukti dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Baca Juga: Kenapa Susah Orgasme dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

“Efek relaksasi yang ditimbulkan saat orgasme dapat membantu proses mewujudkan kehamilan,” ungkap Pendiri Walk IN GYN Care di Queens, New York, Adeeti Gupta, MD, FACOG, seperti dikutip dari health.com.

Untuk itu, tidak ada salahnya mewujudkan orgasme untuk Moms saat melakukan hubungan seksual selanjutnya, karena tidak hanya saling memuaskan dan lebih intim, tapi juga dapat meningkatkan peluang kehamilan dengan cara tertentu.

Artikel Terkait