DI ATAS 5 TAHUN
3 Maret 2019

4 Cara Menjaga Keamanan Anak di Apartemen

Begini cara agar anak selalu aman di apartemen, Moms
Artikel ditulis oleh -
Disunting oleh -

Yuk, simak cara menjaga keamanan anak di apartemen ini.

Apartemen memang bisa menjadi tempat yang bagus untuk anak-anak, tetapi di saat yang bersamaan apartemen juga bisa berbahaya.

Jika Moms memiliki anak kecil di apartemen, maka pastikan untuk menjaga keamanannya dengan memastikan beberapa hal berikut:

1. Menghindarkan Anak Kabel dan Soket

sockets

Foto: cambridge-news.co.uk

Tidak seperti rumah, apartemen dikendalikan oleh manajemen yang lebih tinggi, dan bangunan tidak selalu mengikuti standar pribadi.

Jika Moms tinggal di gedung yang lebih tua, soket listrik mungkin lebih berbahaya.

Salah satu tips keselamatan anak yang paling penting untuk dilakukan adalah membuat pengamanan listrik apartemen.

Jauhkan semua kabel dari pandangan, sebaiknya diamankan ke dinding.

Simpan semua soket yang tidak terpakai. Pastikan anak-anak mengerti bahwa mereka tidak boleh menyentuh soket atau menarik kabel.

2. Memperhatikan Area Berbahaya

rainy day kid looks out window

Foto: PANO1544.com

Jendela dan pintu selalu mendatangkan masalah bagi anak-anak kecil yang baru belajar berjalan dan mereka yang tertarik untuk menjelajahi lingkungan.

Jika Moms tinggal di lantai yang tinggi, zona bahaya ini sangat penting.

Pastikan bahwa jendela memiliki kunci pengaman jika mereka tidak berada dalam jangkauan Moms.

Jika memiliki balkon, pastikan semuanya tertutup rapat dengan jaring, gerbang, atau kayu.

Berhati-hatilah dengan furnitur teras yang akan mudah bagi seorang anak untuk dipanjat.

Jauhkan furnitur sejauh mungkin dari tepi. Anak-anak tidak boleh ditinggalkan sendirian di balkon dalam keadaan apa pun.

Baca Juga: Naik Pesawat dengan Bayi atau Balita, Perhatikan 9 Hal Ini

3. Mengawasi Anak dari Tumbuhan, Bahan Kimia, dan Obat-Obatan

cr health inlinehero supplements tainted with rx drugs 1018

Foto: consumerreports.org

Mencicipi adalah cara naluriah untuk bereksperimen yang mungkin sekali dilakukan anak.

Di apartemen Moms sendiri, lebih mudah untuk menyimpan obat-obatan, tanaman dan bahan kimia berbahaya dari jangkauan anak-anak Anda.

Akan tetapi, ketika tinggal di sebuah bangunan bersama orang lain, keselamatan anak mungkin bukan perhatian utama semua orang.

Beberapa tanaman beracun jika dimakan, jadi jika Anda tidak yakin apakah tanaman di area luar ruangan beracun, tanyakan pemilik atau jauhkan anak dari tanaman tersebut.

Sama halnya, bahan kimia rumah tangga bisa sangat berbahaya, jadi waspadalah terhadap orang lain yang meninggalkan bahan kimia beracun yang ada di area penyimpanan, garasi, atau bahkan di dekat pintu masuk apartemen mereka.

Minta tetangga Anda untuk menghilangkan bahan kimia yang mungkin terlihat di area publik untuk meminimalkan risiko anak menelannya.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 4 Lokasi Rawan Kesetrum yang Harus Dihindari Anak di Rumah

4. Mewaspadai Orang Asing

kidnapping girl

Merupakan ide yang bagus untuk memperkenalkan diri dan anak Moms kepada semua tetangga.

Ini akan memastikan bahwa anak dapat lebih membedakan antara tetangga dan orang asing.

Hal tersebut juga membuat tetangga lebih mudah untuk membantu mengawasi Si Kecil.

Jika seseorang mengenal Moms dan Si Kecil, mereka pasti akan sadar jika mereka melihat anak Moms dengan orang lain.

Instruksikan anak untuk tidak memasuki apartemen penduduk lain tanpa izin.

Si Kecil mungkin ingin menyapa penduduk gedung yang sering dilihatnya, dan ini tidak masalah, tetapi peringatkan mereka agar berhati-hati dengan orang-orang yang tidak mereka kenal.

Bahkan jika memiliki sebuah halaman yang menurut Moms aman sekalipun, jangan biarkan anak-anak bermain di luar sana tanpa pengawasan.

Itu terlalu besar risiko terhadap keselamatan mereka.

Baca Juga: 5 Kekhawatiran Saat Menitipkan Anak di Daycare, Moms Juga Mengalaminya?

Memang tak mudah untuk tinggal di apartemen karena memiliki pengawasan dan risiko keselamatan yang berbeda dengan rumah.

Karenanya, mari jangan keamanan anak di apartemen, jangan sampai lengah dan tetap selalu waspada.

 

Artikel Terkait