TREN
26 April 2020

Anti Mainstream, Ini 6 Menu Buka Puasa Tradisional Indonesia yang Perlu Dicoba!

Unik dan wajib dicoba!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Bulan Ramadan sebentar lagi akan dirayakan oleh seluruh umat Muslim di dunia.

Selain akan menjalankan puasa selama 30 hari, apa yang membuat Ramadan semakin khas adalah menu berbuka puasa.

Menu Buka Puasa Tradisional

Moms mungkin sudah mengetahui makanan berbuka puasa umumnya seperti kolak pisang, biji salak, es buah, es cendol, dan lain sebagainya.

Namun, ada beberapa kuliner daerah lain di Indonesia yang juga khas disajikan sebagai menu buka puasa. Berikut daftarnya!

1. Bongko Kopyor, Gresik

bongko1

Foto: disparbud.gresikkab.go.id

Bongko Kopyor merupakan kuliner tradisional dari Gresik, yang biasanya muncul saat bulan Ramadan.

Nama Bongko Kopyor itu merupakan kepanjangan dari bubur nangka dan kelapa kopyor.

Makanan ini terbuat dari potongan roti tawar, serutan kelapa muda, pisang, nangka, bubur mutiara dan siraman santan yang dikukus, membuat kuliner ini sepintas mirip bubur sumsum.

Baca Juga: 4 Tips Persiapan Puasa Ramadan di Tengah Pandemi COVID-19

2. Jojongkong, Lampung

jjong1

Foto: dapurmbakanis.blogspot.com

Jojongkong adalah makanan khas Lampung yang muncul di saat bulan Ramadan. Banyak yang menyajikannya untuk berbuka puasa.

Jojongkong terbuat dari tepung kanji, yang dicampur tepung beras dan santan, ditaburi oleh kelapa muda, dan disajikan dengan kuah yang terbuat dari gula merah.

3. Ketan Bintul, Serang

ketbin1

Foto: beniarisandi.blogspot.co.id

Ketan Bintul merupakan kuliner asal Serang, Banten yang menjadi makanan favorit sultan.

Ketan Bintul terbuat dari bahan dasar ketan, yang disiram dengan kuah semur daging. Masakan ini muncul saat bulan Ramadan.

Ketan bintul biasanya ditaburi dengan serundeng yang sebelumnya telah disangrai selama 3 jam.

Untuk menambah kelezatan, ketan bintul biasa dipadukan dengan kuah rendang daging sapi atau kerbau.

Baca Juga: Ketahui Aturan Ibadah Ramadan Selama COVID-19 dari Kementerian Agama

4. Sate Susu, Bali

satsu1

Foto: kooliner.com

Sate ini menjadi kuliner khas untuk berbuka puasa, sate susu berasal dari Bali.

Namun, bukan dengan bahan susu, sate ini ternyata berasal dari puting susu sapi yang dibumbui agak pedas, dipotong kotak-kotak.

Sate susu disajikan dengan bumbu gurih pedas yang mirip dengan bumbu sate padang. Namun, bumbu pada sate padang lebih kuat rasa rempahnya.

5. Kicak, Yogyakarta

kicak1

Foto: youtube.com

Kuliner yang satu ini sangat khas, karena hanya ada ketika di bulan Ramadan.

Kicak merupakan menu buka puasa yang berasal dari Yogyakarta.

Kicak terbuat dari ketan, kelapa muda dan nangka muda, ditambah daun pandan dan vanili, dan semua bahan ini dikukus.

Hal ini menjadikan kicak kue khas Ramadan dengan rasa yang manis dan beraroma khas.

Baca Juga: Resep Es Goyang Ketan Hitam, Lezat!

6. Bubur Kampiun, Minangkabau

bubkam1

Foto: travellingyuk.com

Bubur kampiun termasuk salah satu jenis kuliner khas wilayah Minangkabau Daratan (Darek), tepatnya dari daerah Bukittinggi, Sumatera Barat. Bubur kampiun terbuat dari campuran beberapa bahan yang menghasilkan cita rasa manis dan lembut.

Bahan-bahan yang dicampur dalam bubur kampiun umumnya terdiri dari: ketan putih dikukus, bubur putih atau bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang atau ubi, bubur kacang hijau atau kacang padi, dan bubur conde atau candil.

Bagaimana Moms, cukup unik bukan menu buka puasa tradisional ini. Tertarik mencobanya?

Nah, selain makanan, ada banyak keperluan yang Moms perlu siapkan selama bulan puasa. Tapi jangan khawatir, karena Orami memiliki promo Ramadhan menarik agar Moms bisa lebih mudah berbelanja kebutuhan di bulan puasa. Yuk serbu!

Artikel Terkait