2-3 TAHUN
26 Maret 2020

Balita Obesitas? Coba 4 Menu Sehat Ini

Perangi obesitas pada anak dengan makanan yang tepat
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Intan Aprilia

Semua ibu pasti senang melihat anak yang gemuk dan suka makan. Tidak jarang karena ingin memiliki anak yang padat berisi, anak diberikan kebebasan untuk makan dalam jumlah yang banyak.

Namun hati-hati Moms, jangan sampai pola makan yang tidak sehat dapat membuat anak menjadi kelebihan berat badan atau obesitas!

World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa obesitas pada anak merupakan salah satu penyakit serius yang terjadi di berbagai belahan dunia dan jumlah penderitanya pun semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016, tercatat lebih dari 40 juta anak di bawah lima tahun mengalami obesitas.

Obesitas pada anak di bawah lima tahun dapat memunculkan faktor penyakit baru yang lebih serius saat dewasa, seperti jantung, stroke, kanker, dan lainnya,” jelas Dr. Anne Welch, MD, dokter anak di Banner Health Center di Maricop.

Baca Juga: 6 Penyebab Obesitas pada Anak, Jangan Dianggap Enteng ya!

Menu Sehat untuk Anak Obesitas

Mulailah diet pada anak dengan mengganti pola makan menjadi lebih sehat. Berikut adalah beberapa menu sehat untuk anak obesitas.

1. Sarapan

anak obesitas (4).jpg

Foto: shutterstock.com

Ganti kebiasaan mengonsumsi nasi atau sarapan dalam porsi yang besar dan berat, karena dapat memicu obesitas pada anak.

Gantilah sarapan berat dengan makanan yang kaya serat namun tetap mengenyangkan.

Jika anak terbiasa minum susu di pagi hari, ganti susu yang dikonsumi menjadi susu dengan kadar lemak yang rendah.

Bisa juga Moms membuat smoothies buah-buahan dengan menggunakan yoghurt bebas lemak.

Opsi lainnya adalah roti gandum dan satu butir telur rebus untuk memulai hari. Hindari menggunakan selai dengan kandungan coklat dan gula berlebih pada roti.

2. Makan Siang

anak obesitas (3).jpg

Foto: shutterstock.com

Menu sehat untuk anak obesitas selanjutnya adalah mengganti asupan nasi putih menjadi nasi merah atau nasi kaya serat.

Hindari lauk yang digoreng dengan minyak untuk mengurangi asupan minyak pada tubuh anak.

Moms bisa coba menu nasi merah dengan sup ikan kakap atau ikan bakar, dan dilengkapi protein nabati seperti tahu dan tempe kukus.

Jangan lupa sertakan sayur sebagai menu sehat untuk balita obesitas pada setiap menu makan siang anak. Perbanyak konsumsi sayur-sayuran sangat dianjurkan bagi penderita obesitas.

Baca Juga: Moms, Obesitas Anak Ternyata Picu Bulimia saat Dewasa Lho

3. Snack

anak obesitas (1).jpg

Foto: shutterstock.com

Menghilangkan kebiasaan ngemil pada anak memang sulit dilakukan. Namun Moms jangan khawatir.

Anak tetap boleh diberikan selingan makanan asal dalam porsi yang tidak berlebihan, supaya tidak memicu terjadinya obesitas.

Moms bisa buatkan pancake pisang dengan menggunakan tepung oat dan kurangi jumlah keju pada adonan. Anak akan tetap mendapatkan rasa manis dari pisang yang sudah matang.

Hindari makanan instan yang manis dan berkalori lebih yang dapat memicu menumpuknya lemak dalam tubuh Si Kecil.

4. Makan Malam

anak obesitas (2).jpg

Foto: shutterstock.com

Moms dapat mengganti nasi dengan kentang tumbuk atau pasta sebagai menu makan malam.

Sandingkan kentang tumbuk atau pasta dengan dada ayam rebus dan salad sebagai pelengkapnya.

Menu ini dapat Moms modifikasi sesuai selera Si Kecil asal dengan mempertimbangkan asupan kalori dan gula dari bahan makanan yang digunakan.

Baca Juga: Si Kecil Kelebihan Berat Badan? Ini 6 Aturan Diet untuk Anak Obesitas

Itulah berbagai menu sehat untuk anak obesitas yang dapat Moms aplikasikan di rumah. Selain diet, ajak buah hati agar lebih aktif dan banyak bergerak untuk membakar lemak dalam tubuhnya.

Artikel Terkait