NEWBORN
22 Juni 2020

Menyendawakan Bayi setelah Menyusu, Pentingkah?

Yuk kita cari tahu alasannya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menyusui bayi mungkin menjadi kegiatan menyenangkan dan favorit untuk beberapa ibu, terutama untuk mereka yang baru memiliki bayi. Namun menjadi ibu baru, mungkin ada hal-hal baru yang masih terlewatkan.

Tahukah Moms jika setelah bayi selesai menyusu, sebaiknya disendawakan? Pentingkah menyendawakan bayi setelah menyusu? Ternyata, hal ini penting lho dilakukan setelah anak menyusu.

Mungkin Moms bertanya-tanya mengapa menyendawakan bayi setelah menyusu itu penting. Apa sih manfaat sendawa setelah menyusu. Simak penjelasannya di bawah ini yuk.

Baca Juga: Jika Bayi Tidak Bersendawa, Lakukan 6 Hal Ini

Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu

bersendawa setelah menyusu

Foto: verywellfamily.com

Saat kita memberikan minum susu pada bayi, maka akan ada udara yang masuk dan terperangkap dalam lambung bayi.

“Udara tersebut dapat menyebabkan bayi merasa tidak nyaman akibat perut yang terasa penuh atau begah, sehingga bayi cenderung menjadi lebih rewel,” jelas dr. Cynthia Rindang K., Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah – Puri Indah.

Saat bayi disendawakan, maka gas tersebut diharapkan akan keluar sehingga bayi lebih nyaman dan bisa minum lebih lama atau lebih banyak. Menyendawakan bayi juga bermanfaat bagi beberapa bayi yang sering gumoh, kolik, maupun refluks.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk menyendawakan bayi secara teratur. Waktu yang direkomendasikan untuk menyendawakan bayi adalah saat bayi sedang berhenti sesaat dari kegiatan menyusu, saat mengganti sisi payudara pada bayi yang disusui langsung, atau saat bayi sudah benar-benar selesai menyusu.

Baca Juga: Perjuangan Menyusui Bayi BBLR, Dimulai dengan Dot hingga Akhirnya Bisa Direct Breastfeeding

Untuk bayi berusia di bawah 6 bulan yang diberi minum dengan botol, dianjurkan untuk menyendawakan bayi setiap bayi sudah minum sekitar 60 sampai 90 ml.

Posisi untuk Menyendawakan Bayi

bersendawa setelah menyusu

Foto: motherandbaby.co.uk

Terdapat dua posisi yang umum dilakukan untuk menyendawakan bayi, yaitu:

1. Menggendong

Menggendong bayi dalam posisi tegak menghadap ibu, dengan dagu bayi menempel pada pundak ibu bisa jadi pilihan. Pada posisi ini salah satu tangan ibu menyangga bagian bokong bayi, sementara tangan yang lain secara lembut mengusap atau menepuk-nepuk lembut punggung bayi serta memastikan kepala dan leher bayi tersangga dengan baik.

2. Duduk di Pangkuan Ibu

Dengan posisi ini, pastikan salah satu sisi lengan dan tangan menyangga badan dan kepala bayi, sementara tangan yang lain menepuk-nepuk lembut punggung bayi.

Baca Juga: 4 Posisi Menyusui yang Salah Ini Membuat Payudara Kendur dan Nyeri

Menurut dr. Cynthia Rindang K., tidak ada rekomendasi khusus posisi mana yang paling baik untuk dikerjakan. Setiap ibu harus mencoba sendiri mencari posisi ternyaman baik bagi ibu maupun bayi untuk bisa menyendawakan bayi dengan efektif.

Posisi apapun yang akhirnya ibu pilih, pastikan ibu selalu menyiapkan handuk atau kain kecil untuk menampung gumohan atau muntahan yang mungkin terjadi saat sedang menyendawakan bayi.

Nah, ternyata penting ya Moms untuk menyendawakan bayi setelah menyusu. Jadi, jangan lupa selalu bantu Si Kecil untuk bersendawa setelah menyusu ya.

Artikel Terkait