NEWBORN
20 Juli 2018

Menyusui Tapi Merokok, Apa Dampaknya pada Kualitas ASI dan Kesehatan Bayi?

Rokok punya efek yang sangat buruk untuk bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh ade.ryani
Disunting oleh ade.ryani

Banyak Moms yang merokok percaya bahwa Si Kecil akan lebih aman minum formula ketimbang ASI. Padahal, hal itu salah besar.

Bayi dari Moms yang merokok akan lebih mudah terkena efek rokok jika mengonsumsi formula. Sebaliknya, jika bayi mengonsumsi ASI, efek rokok bisa lebih berkurang.

ASI punya kandungan yang penting untuk bisa meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil.

Jadi, salah besar ya Moms jika Moms yang merokok merasa ASI-nya akan berdampak buruk pada Si Kecil. Jadi, tetaplah memberi ASI.

Baca Juga : 7 Bahaya Asap Rokok Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Namun, tentu akan lebih baik jika Moms berhenti merokok. Tahu tidak Moms, rokok punya efek yang sangat buruk untuk bayi.

Bayi yang orang tuanya merokok berpotensi lebih besar terkena pneumonia, asma, infeksi telinga, bronchitis, sinusitis, iritasi mata, dan batuk-batuk.

Bayi-bayi ini juga jadi lebih sering mengalami kolik, muntah, mual, dan diare. Mereka juga tujuh kali lebih berisiko mengalami kematian mendadak, dua kali lebih rentan terkena kanker paru-paru, dan berpotensi besar untuk menjadi perokok saat dewasa nanti.

Bukan hanya untuk bayi, merokok juga berdampak langsung pada Moms. Moms akan lebih cepat menyapih karena produksi ASI turun dan let down reflect terhambat.

Kandungan ASI yang Moms hasilkan juga jadi kurang berkualitas. Kandungan ASI Moms yang merokok minim yodium yang sangat dibutuhkan oleh bayi.

Baca Juga : 5 Kebutuhan Anak Ini Ternyata Setara dengan Harga Beli Rokok dalam Setahun

Berikut ada beberapa cara untuk mengurangi dampak buruk rokok pada Si Kecil. Apa saja ya? Disimak ya Moms.

  1. Berhenti merokok

Idealnya, Moms memang berhenti total dari merokok. Namun, itu tentu bukan hal mudah. Terlebih untuk Moms yang memang sudah kecanduan.

  1. Mengurangi rokok

Jika belum bisa berhenti total dari merokok, Moms sebaiknya mengururangi rokok. Semakin sedikit rokok yang Moms hisap semakin kecil juga risiko gangguan kesehatan pada Si Kecil.

Sebaiknya, jika mom merokok lebih dari 20 batang sehari, risiko Si Kecil terkena gangguan kesehatan jadi semakin besar.

Baca Juga : Merokok Di Dekat Bayi, Apa Dampak Bagi Kesehatannya?

  1. Jangan merokok sesaat sebelum menyusui atau ketika menyusui

Jangan sekali-sekali merokok sessat sebelum menyusui atau saat menyusui. Itu akan menghambat let down reflect Moms saat menyusui. Dan tentunya akan membahayakan Si Kecil.

  1. Merokok langsung setelah menyusui

Merokok lah langsung setelah menyusui. Buat jarak yang cukup jauh antara merokok dan menyusui kembali. Butuh setidaknya 95 menit untuk menghilangkan setengah kadar nikotin dalam tubuh Moms.

  1. Jangan merokok di ruangan yang sama dengan Si Kecil

Ingat ya Moms, jangan merokok di ruangan yang sama dengan Si Kecil. Dan jangan juga mengizinkan orang lain untuk merokok di ruangan yang sama dengan Si Kecil. Asap dari rokok tersebut akan sangat berbahaya untuk Si Kecil.

Baca Juga : Tidak Merokok, Ibu Hamil Malah Pilih Vape. Bolehkah?

Sudah paham kan Moms mengapa ibu menyusui sebaiknya tidak merokok?

(AND)

Sumber: breastfeeding.asn.au, kellymom.com

Artikel Terkait