KESEHATAN
25 September 2019

Merasa Hancur Berkepanjangan? Berikut Ini 6 Cara Mengatasi Depresi Tanpa Obat

Sebenarnya, depresi bisa diatasi tanpa obat dan hasilnya bisa lebih menyehatkan.
Artikel ditulis oleh Heni
Disunting oleh Heni

Banyak orang tidak sadar tengah mengalami depresi. Apalagi saat gejalanya tidak mencolok. Saat depresi meningkat, barulah orang-orang menemui dokter dan biasanya mereka akan mendapatkan antidepresan dalam resep mereka.

Sebenarnya, depresi bisa diatasi tanpa obat. Bagaimana caranya?

1. Olahraga

Begini Cara Mengatasi Depresi Tanpa Obat 02 freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Olahraga dapat mengatasi depresi. Olahraga memengaruhi produksi bahan kimia otak yang mengatur suasana hati, yaitu norepinefrin dan serotonin. Olahraga juga melepaskan endorfin yang menyebabkan perasaan “melayang”.

“Lakukan olahraga 3-5 kali seminggu selama 20-30 menit. Latihan aerobik seperti jalan cepat adalah yang terbaik,” kata P Murali Doraiswamy MD, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Duke University School of Medicine, Durnham, AS.

Baca juga: Pola Makan yang Memicu Hormon Kebahagiaan dan Mencegah Penuaan

2. Terapi Cahaya

Begini Cara Mengatasi Depresi Tanpa Obat 03 terapi cahaya freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Menyambut sinar matahari pagi dan beraktivitas di bawah matahari terbukti mampu mengangkat suasana hati. Perasaan tidak semangat dan berat akan terobati.

Di negara empat musim, kala langit cenderung gelap di musim dingin membuat sebagian orang rentan mengalami depresi ringan yang disebut gangguan afektif musiman atau seasonal affective disorder (SAD). Untuk mengatasinya, jika matahari sedang tidak bersinar, bisa dilakukan terapi cahaya untuk mengatasi depresi SAD. Penderita diminta duduk dekat sebuah kotak dengan cahaya terang benderang seperti cahaya di luar.

Terapi ini biasanya dilakukan selama sekitar 15 menit dan meningkat hingga dua jam setiap hari. Efeknya bukan untuk menyembuhkan depresi, tetapi meringankan gejalanya setelah beberapa hari.

Baca juga: Mengenal Hidroterapi, Terapi Air untuk Orang yang Sedang Alami Depresi

3. Menulis Diari

Begini Cara Mengatasi Depresi Tanpa Obat 04 menulis freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Penelitian menunjukkan, berekspresi dapat mengatasi depresi. Menulis buku harian bisa jadi solusinya. Menulis juga mendorong kita untuk berpikir positif. "Menulis adalah alat yang bisa digunakan untuk melatih seseorang melacak hal-hal positif yang terjadi dalam hidupnya. Saat menulis, seseorang tidak membiarkan kejadian negatif menyebabkannya jatuh," kata Dr. Doraiswamy.

Tentu saja, buku harian juga memuat suasana hati dan pikiran negatif penulisnya, tetapi tetap dalam perspektif yang wajar. Buku harian berfungsi sebagai pengingat bahwa hari-hari yang baik bisa terjadi.

4. Akupunktur

Begini Cara Mengatasi Depresi Tanpa Obat 06 akupunktur getty com.jpg

Foto: gettyimages.com

Sebenarnya tidak ada data medis bahwa akupunktur mampu mengatasi depresi. Namun, beberapa penelitian menunjukkan hal itu mungkin terjadi.

Salah satu peneltiian kecil yang dilakukan Universitas Arizona terhadap 33 orang wanita depresi menemukan, 64% dari pasien depresi mengalami perbaikan gejala setelah menjalani akupunktur, dibandingkan dengan hanya 27% pada kelompok yang tidak mendapat pengobatan serupa.

5. Minyak Ikan

Fakta Seputar Minyak Ikan untuk Anak yang Harus Moms Tahu 3.jpg

Foto: pixabay.com

Asam lemak omega-3 ditemukan pada ikan, termasuk ikan salmon dan tuna. Kajian mengenai minyak ikan dan depresi memang belum disimpulkan, tetapi beberapa temuan menyebutkan kekurangan asam lemak pada waktu tertentu dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan depresi. Lokasi yang penduduknya mengonsumsi makanan tinggi omega-3 cenderung memiliki tingkat depresi yang rendah.

6. Meditasi

Begini Cara Mengatasi Depresi Tanpa Obat 05 meditasi freepik com.jpg

Foto: freepik.com

Meditasi berperan dalam mengatasi depresi kambuhan. Dalam dua penelitian yang berbeda, sekelompok pasien depresi dirawat dengan antidepresan hingga gejalanya mereda. Kemudian, kelompok itu dibagi menjadi dua. Satu kelompok diminta terus meminum obat sedangkan kelompok lain melanjutkan pengobatan dengan terapi meditasi.

Tingkat kekambuhan kelompok yang menggunakan meditasi sama dengan yang meminum antidepresan (sekitar 30%). Angka ini lebih rendah daripada angka kekambuhan kelompok yang hanya meminum plasebo (sekitar 70%).

Baca juga: 8 Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Otak, Moms Harus Coba!

Artikel Terkait