KESEHATAN
15 Oktober 2020

9+ Makanan untuk Penderita Anemia yang Baik Dikonsumsi

Katanya, makanan bagi si penderita anemia itu enak-enak! Benarkah demikian?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Jika Moms merasa lelah, kulit terlihat lebih pucat, detak jantung yang cepat, sesak napas, dan bahkan sakit di bagian dada, mungkin Moms terkena anemia.

Sebagai cara mengatasi kondisi ini, penting agar mengonsumsi makanan untuk anemia.

Anemia terjadi ketika ada penurunan jumlah sel darah merah yang bersirkulasi dalam tubuh. Ini adalah kelainan darah yang paling umum terjadi.

Bahkan, seperti yang dilansir dari Medical News Today, anemia memengaruhi sekitar 24,8 persen populasi dunia dan lebih dari 400 jenis anemia telah diidentifikasi.

Anemia dapat disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya adalah kurangnya zat besi, kekurangan folat atau vitamin B, menstruasi berat, bahkan pendarahan di lambung dan usus juga bisa sebabkan anemia.

Jika sudah begini, yang dibutuhkan adalah makanan untuk penderita anemia.

Lisa Moskovitz, RD, CDN dari New York Nutrition Group mengatakan bahwa hanya dengan meningkatkan konsumsi zat besi dalam makanan kita, itu dapat membantu alirkan oksigen ke seluruh tubuh.

Banyak yang mengatakan jika makanan bagi si penderita anemia itu enak-enak, lho! Wah, apa saja ya?

Baca Juga: 5 Jenis Anemia yang Umum Terjadi

Makanan untuk Anemia yang Lezat

Brian Thompson, dalam paper Food and Agriculture Organization (FAO), menyebutkan bahwa kekurangan zat besi dan anemia punya dampak signifikan pada kesejahteraan manusia.

Kekurangan zat besi punya beberapa efek negatif pada fungsi-fungsi penting tubuh, seperti pertumbuhan terlambat, menghambat perkembangan fisik dan mental, dan melemahkan imunitas tubuh.

Berikut ini rekomendasi makanan untuk anemia yang lezat, Moms bisa mengolahnya menjadi hidangan favorit penuh nutrisi.

1. Sayuran Hijau

1 - makanan untuk penderita anemia.jpg

Foto: rd.com

Sayuran hijau adalah makanan untuk anemia dan salah satu sumber zat besi terbaik, yakni seperti bayam, kubis, dan sawi.

Menurut ahli gizi selebritas Isabel Smith, MS, RD, CDN, sayuran hijau termasuk ke dalam zat besi non-heme, yakni zat besi yang bersumber dari tanaman.

"70% zat besi heme (ditemukan dalam sumber hewan) dapat diserap oleh tubuh sementara hanya sekitar 30% dari bentuk besi non-heme (ditemukan dalam sumber tanaman) dapat diserap oleh tubuh," katanya.

Karena itu, kita mungkin perlu meningkatkan ukuran sajian agar dapat terserap banyak oleh tubuh.

2. Daging Merah

2 - makanan untuk penderita anemia.jpg

Foto: william-reed.com

Daging merah termasuk ke dalam zat besi heme, yakni zat besi yang bersumber dari hewani. Konsumsi ini sebagai makanan untuk anemia.

Ini bisa mem-booster zat besi dalam tubuh kita, namun Lisa Moskovitz menyarankan agar daging merah "berpasangan" dengan makanan yang kaya akan vitamin C seperti tomat, brokoli, jeruk, atau paprika merah.

Hal tersebut dilakukan agar semakin memperkaya nutrisi dan dapat meningkatkan sel darah merah dalam tubuh.

Baca Juga: Anemia Bikin Susah Hamil, Mitos atau Fakta, Ya?

3. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

3 - makanan untuk penderita anemia.jpg

Foto: cookinglight.timeinc.net

Dua makanan ini juga termasuk ke dalam makanan untuk anemia. Bahkan, kacang dan biji-bijian termasuk ke dalam makanan padat nutrisi yang baik untuk camilan kita.

Menurut Lisa Moskovitz, biji labu dan pistachio adalah pilihan bagus dan kaya zat besi untuk menjadi camilan sehari-hari.

Kacang almond juga merupakan sumber zat besi yang baik.

Kacang almond bagus ketika dimasukkan sebagai bagian dari rencana makan yang sehat, tetapi karena tinggi kalsium, ini mungkin tidak meningkatkan tingkat zat besi Anda sebanyak yang dibutuhkan.

4. Makanan Laut

4 - makanan untuk penderita anemia.jpg

Foto: rd.com

Sama halnya dengan daging merah, makanan laut menyediakan zat besi heme. Tiram, kerang, dan udang adalah sumber zat besi yang baik sebagai makanan untuk anemia.

Tak hanya itu, seperti yang dilansir dari Healthline, beberapa ikan juga tinggi zat besi. Ikan dengan kandungan zat besi yang tinggi adalah sarden, tuna, salmon, dan halibut.

Baca Juga: Bayi Cukup Zat Besi atau Belum ya? Yuk Pastikan dengan Cara Ini!

Makanan untuk Anemia pada Anak

Selain orang dewasa, anak-anak juga bisa berisiko mengalami anemia. Karena itu, ajak Si Kecil untuk mengonsumsi makanan untuk anemia pada anak.

Mengutip BetterHealth, gejala anemia defisiensi besi pada anak-anak dapat meliputi masalah perilaku, infeksi berulang, kehilangan selera makan, lesu, sesak napas, peningkatan keringat, serta kegagalan untuk tumbuh pada tingkat yang diharapkan.

Sebagai informasi, National Institutes of Health mengungkapkan bahwa porsi asupan zat besi harian yang harus didapatkan oleh anak-anak yaitu:

  • Bayi 7-12 bulan, 11 mg
  • Balita berusia 1-3 tahun, 7 mg
  • Anak-anak berusia 4-8 tahun, 10 mg

Salah satu nutrisi yang tidak kalah penting dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak adalah zat besi. Karena itu, Moms perlu memastikan Si Kecil mengonsumsi makanan sumber zat besi yang cukup setiap hari.

Anak yang kekurangan asupan sumber zat besi dapat mengalami anemia. Karena itu, yuk mulai ajak Si Kecil mengonsumsi makanan untuk anemia pada anak berikut ini, Moms!

5. Daging Tanpa Lemak

makanan untuk anemia pada anak-1

Foto: Orami Photo Stock

Daging dan unggas adalah makanan untuk anemia pada anak yang baik, karena mengandung banyak zat besi heme. Daging sapi dan hati khususnya, memiliki banyak zat besi.

Moms bisa membuat sup, atau spaghetti dengan saus daging tanpa lemak yang dimasak dengan baik.

Pastikan untuk menghilangkan bagian berlemak dari daging karena hanya ada sedikit zat besi di bagian berlemak.

6. Bayam

makanan untuk anemia pada anak-2

Foto: Orami Photo Stock

Sayuran berdaun hijau gelap seperti kangkung, brokoli, dan bayam adalah beberapa pilihan sayuran terbaik sebagai makanan untuk anak. Moms bisa menyajikan bayam rebus untuk Si Kecil.

Jika anak tidak terlalu suka, Moms dapat mencampur bayam dan sayuran hijau lainnya ke dalam makanan, seperti telur orak-arik misalnya. Telur juga dapat menjadi sumber zat besi yang baik.

Baca Juga: Merasa Lemas Karena Kurang Zat Besi, Ini 4 Makanan untuk Penderita Anemia

7. Ikan

makanan untuk anemia pada anak-3

Foto: Orami Photo Stock

Selain daging, ikan dapat menjadi sumber makanan untuk anemia pada anak. Dalam International Journal of General Medicine, disebutkan bahwa ikan termasuk golongan zat besi heme.

Selain zat besi, konsumsi ikan pada anak juga merupakan sumber protein yang baik. Ikan lain seperti salmon, punya kandungan asam lemak omega-3 yang bisa menyehatkan otak.

8. Selai Kacang

makanan untuk anemia pada anak-4

Foto: pixabay.com

Selai kacang dapat menjadi makanan untuk anemia pada anak dengan kandungan zat besi yang enak, dan cocok sebagai camilan Si Kecil.

Ketimbang makan makanan manis, buat roti gandum yang diolesi selai kacang untuk kudapan bergizi.

Menurut situs U.S Department of Agriculture, jumlah zat besi dalam selai kacang bervariasi tergantung dari mereknya, tetapi biasanya mengandung sekitar 0,56 mg zat besi per sendok makan.

Selain menggunakan roti gandum, Moms juga dapat membuat camilan sehat lainnya yaitu dengan pisang yang diolesi selai kacanga favorit Si Kecil.

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Sarapan yang Bisa Bikin Kita Gemuk, Moms Perlu Tahu!

9. Cokelat Hitam

makanan untuk anemia pada anak-5

Foto: Orami Photo Stock

Cokelat hitam tidak hanya menjadi makanan kaya antioksidan, tetapi dapat membantu meningkatkan asupan sumber zat besi anak. National Institute of Health mencatat bahwa konsumsi cokelat hitam memberikan 7 mg zat besi per 85 gram.

Selain cokelat hitam, studi dalam British Journal of Nutrition, menyebutkan bahwa serbuk kakao mungkin merupakan sumber zat besi yang signifikan untuk manusia.

Cokelat hitam atau dark chocolate dapat menjadi makanan untuk anemia pada anak yang enak dan menyenangkan.

Tetapi, jika Si Kecil tidak begitu suka makan cokelat hitam karena rasanya lebih pahit, Moms bisa melelehkannya dan mencampur cokelat hitam dengan selai kacang, lalu oleskan ke roti untuk suguhan yang kaya akan zat besi.

10. Buah-buahan

makanan untuk anemia pada anak-6

Foto: Orami Photo Stock

Buah-buahan tertentu merupakan makanan untuk anemia pada anak. Beberapa buah-buahan ini bisa menjadi rekomendasi untuk dikonsumsi. Ketahui angka jumlah zat besi dalam porsi 1 cangkir:

  • Kismis: 4 mg
  • Aprikot kering: 3,46 mg
  • Ceri merah: 0,71 mg
  • Semangka dipotong dadu: 0,36 mg
  • Buah prem: 0,36 mg

Jika ada buah-buahan yang kurang disukai Si Kecil, Moms dapat menjadikan buah-buah ini dalam bentuk smoothie buah, dicampur sedikit yogurt atau madu sehingga rasanya lebih lezat.

Itu dia Moms, rekomendasi makanan untuk anemia yang bisa dikonsumsi.

Artikel Terkait