RUPA-RUPA
23 September 2020

4 Trik Merawat Tanaman Indoor Saat Memiliki Bayi

Selain memilih yang ramah anak, apalagi cara lain merawat tanaman indoor saat memiliki bayi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Dina Vionetta

Selain cukup popular belakangan ini, tanaman indoor adalah cara yang bagus untuk memberikan nuansa alam di dalam ruangan. Saat ada tanaman di area indoor, NASA menjelaskan bahwa itu akan memurnikan udara di dalamnya yang bagus untuk kesehatan Si Kecil dan seluruh keluarga.

Selain itu, tanaman juga menambah estetis dan membuat ruang terasa lebih nyaman. Saat merawat tanaman indoor, ini juga akan stres menurut National Center of Biotechnology Information (NCBI)

Namun saat memilki bayi, ada tantangan tersendiri saat ingin merawat tanaman indoor: bagaimana caranya menikmati tanaman yang indah di rumah sambil memastikan Si Kecil tidak merusaknya dan tidak membuatnya terluka?

Saat merawat tanaman di area indoor, ada kemungkinan bayi akan memainkan, mengunyah atau memakan daun, menelan akar atau biji tanaman, kulitnya bersentuhan dengan getah tanaman yang berisiko alergi, dan juga memakan tanah.

Meskipun sebagian besar tanaman tidak menyebabkan bahaya apa pun kecuali dimakan dalam jumlah besar, Moms perlu memastikan bayi tidak terlalu bereksperimen dengan tanaman, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Trik Merawat Tanaman Indoor agar Aman untuk Bayi

Berikut adalah beberapa trik merawat tanaman indoor namun keamanan bayi tetap terjaga.

Baca Juga: 9 Jenis Tanaman Hias yang Mudah Dirawat oleh Pemula

1. Pilih yang Tidak Beracun

4 Trik Merawat Tanaman Indoor Saat Memiliki Bayi -1

Foto: Orami Photo Stock

Sayangnya, banyak tanaman hias yang populer tidak hanya beracun bagi hewan peliharaan tetapi juga manusia, terutama bayi.

"Karena toksisitas diukur berdasarkan kuantitas berdasarkan skala berat, bayi tidak perlu menelan sebanyak orang dewasa untuk menjadi sakit," kata Amy Enfield, Ph.D., seorang ahli hortikultura untuk ScottsMiracle-Gro.

Menurut Amy, karena Moms tidak bisa 24 jam mengawasi Si Kecil, cari tanaman ramah anak yang juga dapat mentolerir jika sesekali terabaikan. “Misalnya kaktus Natal, ekor burro, atau echeveria yang mentolerir penyiraman yang terlewat karena mereka sukulen," kata dia.

Baca Juga: 9 Tanaman Buah yang Cocok Ditanam Menggunakan Pot

2. Hindari Kaktus

4 Trik Merawat Tanaman Indoor Saat Memiliki Bayi -2

Foto: Orami Photo Stock

Anak-anak bersifat spontan dan memiliki rasa penasaran yang tinggi sehingga ingin menyentuh benda-benda, jadi hindari memilih tanaman yang memiliki duri, paku atau rambut berduri yang dapat melukai atau mengiritasi kulit jika disentuh.

Contohnya adalah kaktus. “Atau, jika Anda merasa baik-baik saja saat bayi menyentuh tanaman hias, violet Afrika menjadi tanaman yang ramah anak-anak,” kata Amy.

Tidak hanya mereka memiliki bunga yang indah, tetapi daunnya juga tidak rapuh. Haworthia adalah alternatif tanaman inddor yang bagus, karena menyerupai lidah buaya tetapi tidak beracun.

Baca Juga: 5 Tanaman yang Cocok Diletakkan di Dapur

3. Tempatkan dengan Aman di Luar Jangkauan

4 Trik Merawat Tanaman Indoor Saat Memiliki Bayi -3

Foto: Orami Photo Stock

Temukan tempat yang cukup terang untuk menempatkan tanaman dan juga jauh dari jangkauan tangan Si Kecil.

“Bagian atas rak buku, rak, atau bagian atas lemari es adalah pilihan yang baik untuk tanaman jika menerima cukup cahaya,” kata Amy.

Untuk menjaga keamanan, pilih pot berbahan plastik ringan daripada memilih yang terbuat dari keramik atau semen yang dapat pecah ketika jatuh atau menyebabkan cedera jika tertimpa pada anak.

"Untuk tanaman hias yang lebih kecil (6 inci atau kurang), gunakan pot plastik ringan, bukan pot keramik atau semen dekoratif," kata Enfield.

Untuk tanaman lantai yang berat, Amy menyarankan untuk menggunakan pot besar seperti semen dekoratif, sehingga Si Kecil tidak dapat menjatuhkannya.

Baca Juga: Yuk Hadirkan 5 Tanaman Ini di Kamar Tidur Agar Bermanfaat Untuk Kesehatan

4. Libatkan Bayi

4 Trik Merawat Tanaman Indoor Saat Memiliki Bayi -4.jpg

Foto: Howwemontessori.com

Mungkin hal terbaik untuk dilakukan adalah melibatkan anak-anak untuk merawat tanaman indoor.

"Seringkali, tanaman hias adalah paparan pertama anak terhadap tanaman yang tumbuh. Jadi, ajari mereka tentang apa yang mereka butuhkan untuk tumbuh (cahaya, air, dan tanaman pangan) dan apa yang membuat mereka berbeda atau unik adalah pengalaman belajar yang luar biasa," kata Amy.

Ketika Si Kecil bertambah umur, buatkan tanaman hias untuk mereka sendiri agar dirawat sendiri sehingga anak dapat mempraktekkan apa yang sebelumnya telah dipelajari saat membantu Moms.

Selain hobi, merawat tanaman indoor juga mengajarkan Si Kecil mencintai alam.

Baca Juga: Yuk Coba Berkebun di Rumah, Ini 9 Tanaman yang Perawatannya Paling Mudah

Artikel Terkait