2-3 TAHUN
28 November 2019

Merayakan Ulang Tahun Balita, Perlukah?

Moms, yuk, cari tahu kelebihan dan kekurangan dari merayakan ulang tahun balita.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Apakah kita perlu merayakan ulang tahun balita?

Pertanyaan itu mungkin pernah atau bahkan sedang membayangi Moms. Untuk mendapatkan jawaban apakah merayakan ulang tahun balita itu perlu, yuk, lihat apa saja kelebihan dan kekurangan dari tiap pilihan tersebut.

Kelebihan Merayakan Ulang Tahun Balita

1. Anak Merasa Dihargai Oleh Orang Tuanya

Merayakan Ulang Tahun Balita, Perlukah 01.jpg

Psikolog Fenny Hartiani, M.Psi., dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia mengatakan merayakan ulang tahun balita bisa membuat anak merasa diperhatikan dan dihargai. Perasaan seperti itu dapat mendorong terbangunnya konsep diri anak yang positif.

Tetapi, Moms perlu ingat bahwa bentuk penghargaan tersebut tidak ditentukan oleh besarnya pesta merayakan ulang tahun balita ataupun nilai hadiah yang ia dapatkan, melainkan pada interaksi antara ia dan orang tua, serta anggota keluarga yang lain.

Perayaan ulang tahun yang sederhana pun bisa mencetuskan konsep diri positif pada si Kecil.

Baca Juga: 7 Permainan Anak untuk Pesta Ulang Tahun Si Kecil

2. Mengajarkan Kedermawanan pada Anak

Merayakan Ulang Tahun Balita, Perlukah 02.png

Perayaan pesta ulang tahun dapat mengajarkan kedermawanan pada anak lho, Moms. Menurut Lara Aknin, dosen bidang psikologi di Simon Fraser University yang melakukan banyak studi tentang kedermawanan pada anak, momen anak memilih dan memberikan hadiah kepada orang lain dapat membuatnya bahagia.

Orang tua perlu memberikan kesempatan pada anak balita untuk bersikap dermawan karena saat anak menyadari ia senang bersikap baik, ia akan terdorong untuk mengulanginya kembali.

3. Mengajarkan Anak Cara Bersosialisasi

Merayakan Ulang Tahun Balita, Perlukah 03.jpg

Dalam studi berjudul The Children's Birthday Party: a Study of Mothers As Socialization Agents, para peneliti mengamati para ibu yang memanfaatkan pesta ulang tahun anak untuk mengajari mereka bersosialisasi.

Temuan dari studi yang diterbitkan di Journal of the Association for Consumer Research itu adalah para ibu membimbing anak-anak mereka untuk berpartisipasi secara aktif dalam berbagai aspek perayaan ulang tahun, seperti memilih tema pesta, menerima hadiah, mengikuti aktivitas atau permainan dalam pesta, dan sebagainya.

Baca Juga: Mengintip Pesta Ulang Tahun ke-2 Anak Acha Septriasa, Seru Banget!

Kekurangan Merayakan Ulang Tahun Balita

1. Membutuhkan Biaya Khusus

Merayakan Ulang Tahun Balita, Perlukah 04.jpg

Apa pun tema pesta yang kita gunakan dalam merayakan ulang tahun balita, tentu dibutuhkan anggaran khusus untuk membiayai sewa tempat, makanan, dekorasi, dan lain-lain. Sebagian orang tua merasa berat mengalokasikan pengeluaran khusus untuk pesta ulang tahun balita yang hanya akan berlangsung selama beberapa jam.

2. Persaingan Antarorang Tua

Merayakan Ulang Tahun Balita, Perlukah 05.jpg

Saking lazimnya pesta merayakan ulang tahun balita, banyak orang tua merasa harus menggelar pesta ulang tahun yang meriah juga bagi anaknya agar tak dianggap ketinggalan zaman.

Pesta itu harus mempunyai tema khusus dan dirayakan di tempat yang bagus supaya bisa terlihat keren saat diunggah ke media sosial. Ini adalah motivasi yang kurang tepat dalam merayakan ulang tahun balita.

Moms perlu ingat makna utama dari ulang tahun si Kecil, yaitu merayakan perkembangan dan pertumbuhannya.

Pada akhirnya, keputusan untuk merayakan ulang tahun balita atau tidak berada di tangan Moms dan Dads karena setiap orang tua punya pertimbangan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Berulang Tahun ke-27, Intip 7 Potret Gemas Tasya Kamila

(AN/DIN)

Artikel Terkait