Metode KB Vasektomi, Seberapa Efektif dalam Mencegah Kehamilan?

Kontrasepsi ini tidak langsung segera efektif
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ada banyak bentuk metode KB yang mungkin sudah Moms ketahui, baik itu menggunakan kondom saat berhubungan seks, penggunaan KB spiral, atau minum pil KB.

Ada juga metode KB lain yang tidak kalah populer, yaitu vasektomi. Tetapi, apakah metode KB vasektomi ini termasuk aman dan efektif? Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Baca lebih lanjut artikel ini untuk mengetahui penjelasannya, Moms.

Baca Juga: Kenali Beragam Jenis Alat Kontrasepsi dan Kelebihannya

Efektivitas Metode KB dengan Vasektomi

metode KB vasektomi-1

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Planned Parenthood, vasektomi atau sterilisasi pria, adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang paling efektif, dengan kemungkinan hampir 100 persen bisa mencegah kehamilan.

Namun, kinerja vasektomi dalam mencegah kehamilan tidak langsung segera efektif. Diperlukan sekitar 3 bulan bagi air mani atau semen menjadi bebas sperma.

"Vasektomi adalah salah satu metode KB paling aman, sebab komplikasi setelah tindakan vasektomi hanya ditemukan 1-2 persen dari total tindakan," jelas dr. Doddy W. Hami Seno, Sp. U, Dokter Spesialis Bedah Urologi RS Pondok Indah - Pondok Indah.

Dalam jurnal Scientific Reports, vasektomi adalah metode kontrasepsi pria yang sederhana, efektif, dan permanen. Secara global, sekitar 5 persen pasangan yang menikah pada kelompok usia produktif menggunakan vasektomi sebagai kontrasepsi.

Baca Juga: 7 Mitos KB Spiral dan Faktanya, Wajib Tahu!

Bagaimana Cara Kerja Vasektomi untuk Cegah Kehamilan?

metode KB vasektomi-2

Foto: Orami Photo Stock

Lebih lanjut, dr. Doddy menjelaskan bahwa cara operasi metode KB vasektomi ini adalah dengan memotong saluran sperma (vas deferens) yang membawa sperma dari testis ke penis.

Berikut ini beberapa langkah yang dilakukan dokter spesialis bedah urologi untuk tindakan vasektomi:

  1. Insisi kulit di kantong kemaluan/skrotum untuk menemukan saluran sperma (teknik tanpa pisau)
  2. Pemotongan dan pengikatan saluran sperma
  3. Penutupan kulit skrotum

Baca Juga: Kehamilan Setelah Vasektomi, Mungkinkah Terjadi?

Melansir Family Doctor, operasi metode KB vasektomi ini memakan waktu sekitar 30 menit dan dilakukan pada keadaan sadar selama prosedur operasi dilakukan.

Dokter akan memberi bius lokal untuk mematikan rasa di bagian skrotum. Setelah mati rasa, dokter akan membuat tusukan (lubang) yang sangat kecil di satu sisi skrotum dan mengeluarkan sebagian vas deferens di sisi itu. Dads mungkin merasakan sedikit sensasi seperti ditarik.

Metode kontrasepsi vasektomi ini tidak langsung efektif, Dads harus berejakulasi sebanyak 15-20 kali, atau menunggu hingga 3 bulan sebelum sperma bersih dari kedua vas deferens.

Dokter akan meminta untuk membawa sampel ejakulasi pada jangka waktu dua atau tiga bulan setelah prosedur vasektomi dilakukan.

Nah, metode KB vasektomi ini memang terbilang sangat efektif. Namun memang harus dipikir matang-matang karena bersifat permanen.

Artikel Terkait