NEWBORN
19 Februari 2019

Milk Blister: Jerawat Pada Puting yang Mengganggu Proses Menyusui

Apakah Moms pernah mengalami milk blister atau jerawat puting? Pasti sangat mengganggu, ya. Yuk, simak penjelasannya di sini.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina
milk blister jerawat pada puting yang mengganggu proses menyusui fb

Milk blister atau jerawat puting adalah masalah umum yang seringkali dihadapi oleh ibu menyusui. Umumnya jerawat muncul pada puting dan areola, berupa bintik berwarna putih atau kuning. Kadang milk blister terlihat menonjol berupa lepuhan besar.

Sebagian besar wanita merasakan sakit di ujung puting saat menyusui. Namun, beberapa ibu menyusui merasakan rasa sakit yang jauh lebih serius di bagian dalam payudara.

Jika bercak berubah warna menjadi merah atau coklat, lepuhan yang terjadi kemungkinan disertai dengan darah akibat gesekan yang terjadi saat menyusui dan bukan disebabkan saluran ASI yang tersumbat.

Baca Juga: Nyeri Payudara, Cari Tahu Penyebabnya!

 

Jenis-jenis Milk Blister

Terdapat dua jenis milk blister, yaitu:

  1. Lepuhan terjadi saat beberapa kulit tumbuh di atas pembukaan saluran ASI. Hal ini mencegah ASI keluar, menyebabkan penyumbatan dan melepuh.
  2. Bintik putih terjadi saat ASI (susu kering) tersumbat di dalam saluran ASI yang dapat menghentikan aliran ASI.

Apa Penyebab Milk Blister?

milk blister jerawat pada puting yang mengganggu proses menyusui

Foto: owletcare.ca

  • Kelebihan pasokan ASI.
  • Tekanan pada payudara, misalnya karena mengenakan bra terlalu ketat.
  • Masalah pelekatan.
  • Sariawan; cenderung menyebabkan lebih dari satu titik pada satu waktu.

Bisakah Tetap Menyusui Saat Mengalami Milk Blister?

Milk blister mungkin sama sekali tidak terasa mengganggu, tetapi bisa saja menyebabkan rasa sakit yang ekstrem selama menyusui. Jika tidak menyakitkan, Moms bisa tetap menyusui seperti biasanya.

Jika terasa sakit, Moms mungkin tidak ingin menyusui. Namun, sering menyusui sangatlah penting untuk menjaga suplai ASI.

Menyusui juga membantu mengeluarkan sumbatan dan mencegahasluran ASI tersumbat, pembengkakan payudara dan mastitis.

Jika rasa sakit masih bisa ditahan, teruslah menyusui seperti biasa. Jika terlalu menyakitkan, Moms bisa memompa ASI untuk diberikan pada si kecil. Pompa ASI yang berkualitas juga bisa membantu mengatasi sumbatan.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Payudara yang Bengkak Akibat Menyusui

Bagaimana Pengobatan untuk Milk Blister?

Jika Moms mengalami milk blisterPam Davey, seorang certified doula dan konsultan laktasi EdmontonMoms, menyarankan agar Moms dapat mencoba tetap relaks sambil menunggu masalah terselesaikan. Berikut beberapa tindakan yang bisa Moms lakukan untuk meringankan rasa sakit dan menyembuhkan milk blister lebih cepat:

  1. Menyusui secara rutin dan pastikan si kecil melekat dengan benar.
  2. Rendam, pijat dan oleskan air hangat ke payudara untuk mencoba membuka saluran ASI dan melonggarkan sumbatan.
  3. Jaga puting Moms tetap lembab dengan minyak zaitun.
  4. Hindari menggunakan sabun untuk membersihkan puting. Puting sudah menghasilkan minyak alami sebagai pembersih.
  5. Gunakan kompresan es atau daun kubis dingin untuk mengurangi rasa sakit pada payudara Moms. Moms juga bisa meminta dokter untuk meresepkan obat pereda nyeri seperti Motrin (ibuprofen) atau Tylenol (acetaminophen).
  6. Jika kain bra atau pakaian yang Moms pakai bergesekan dengan lepuhan dan menyebabkan ketidaknyamanan, Moms bisa menggunakan breast shell.

Baca Juga: Ibu yang Mengidap Kanker Payudara Ini Tetap Menyusui Anaknya, Ini Kisahnya!

Jika semua langkah di atas sudah Moms praktikan tetapi lepuhan tetap terasa sakit dan tidak kunjung menghilang dalam beberapa minggu, bahkan dengan pelekatan yang baik dan menyusui secara rutin, maka inilah waktunya untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Demikianlah Moms pembahasan singkat mengenai milk blister. Jika Moms ingin berbagi tips dan pengalaman menghadapi milk blister saat menyusui, silahkan tinggalkan komentar Moms dalam kolom komentar yang sudah kami sediakan di bawah artikel ini.

(RGW)

Artikel Terkait