PROGRAM HAMIL
17 September 2020

Mimisan pada Ibu Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Cegah dengan banyak minum air putih
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Mimisan pada ibu hamil memang cukup sering terjadi karena perubahan hormonal. Penyakit ini memang menakutkan, tetapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama Moms tidak kehilangan banyak darah, dan sering kali dapat dirawat di rumah saja.

Selama mimisan, darah akan mengalir dari salah satu atau kedua lubang hidung. Ini bisa berat atau ringan dan berlangsung dari beberapa detik hingga lebih dari 10 menit.

Mimisan bisa terjadi saat Moms sedang tidur. Kita mungkin merasakan cairan di bagian belakang tenggorokan sebelum darah keluar dari hidung jika berbaring.

Selama kehamilan, kita mungkin juga menemukan bahwa hidung Moms akan lebih tersumbat dari biasanya.

Baca Juga: Siasati 5 Masalah Kehamilan dengan Tips Ini!

Penyebab Mimisan pada Ibu Hamil

cara mengobati hidung bagian dalam luka hero

Foto: Orami Photo Stock

Kehamilan dapat membuat pembuluh darah di hidung kita membesar, dan peningkatan suplai darah Moms akan memberi lebih banyak tekanan pada pembuluh darah halus tersebut, sehingga menyebabkan pembuluh darah lebih mudah pecah.

Itulah mengapa mimisan pada ibu hamil sering terjadi dan sekitar 20 persen ibu hamil mengalaminya, dibandingkan dengan 6 persen wanita yang tidak hamil.

Untungnya, mimisan ringan sesekali biasanya tidak berbahaya bagi ibu dan janin. Beberapa dokter mengatakan bahkan mimisan selama kehamilan tidak perlu dikhawatirkan.

Moms kemungkinan besar akan mimisan ketika sedang mengalami flu, infeksi sinus, atau sebagai reaksi alergi, atau ketika selaput di dalam hidung kita mengering, seperti yang terjadi saat cuaca sedang dingin, di dalam ruangan ber-AC, kabin pesawat, dan lingkungan lain udara yang kering.

Cedera dan kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah tinggi atau gangguan pembekuan, juga dapat menyebabkan mimisan pada ibu hamil.

Pertolongan Pertama Mimisan pada Ibu Hamil

Mimisan pada Ibu Hamil

Foto: pregnancyhealth.net

Lalu apakah yang harus dilakukan saat terjadi mimisan pada ibu hamil? Simak penanganannya berikut:

  1. Duduk dan condongkan tubuh sedikit ke depan, tetapi jaga agar kepala kita lebih tinggi dari dada kita.
  2. Dengan menggunakan ibu jari, remas kedua lubang hidung Moms ke arah tengah hidung. Lakukan ini selama beberapa menit, lalu lepaskan. Ulangi langkah ini jika perdarahan belum mereda.
  3. Bernapaslah melalui mulut dan tutup lubang hidung Moms selama 10 hingga 15 menit. Jangan berhenti atau periksa apakah pendarahan sudah berhenti sebelumnya karena bisa mengganggu pembekuan. Moms bisa menyetel stop watch juga untuk mengetahuinya lho.
  4. Kompres es untuk menyempitkan pembuluh darah dan memperlambat pendarahan. Pegang kompres dingin atau sekantong kacang polong beku di atas batang hidung kita dengan tangan yang tidak menutup lubang hidung.

Jangan berbaring atau memiringkan kepala ke belakang karena posisi ini akan menyebabkan Moms menelan darah, yang dapat menyebabkan mual dan muntah atau bahkan membuat Moms tidak sengaja menghirup darah.

Hal-hal lain yang juga mengharuskannya Moms berkonsultasi dengan dokter adalah ketika Moms memiliki tekanan darah tinggi, mimisan yang terus berlanjut setelah melakukan berbagai penanganan dan aliran darah yang cukup banyak.

Baca Juga: Ini Waktu Mimisan Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Cara Menghentikan Mimisan pada Ibu Hamil

mengatasi mimisan pada ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Cara dasar dan biasa untuk menghentikan pendarahan hidung mendadak ini bisa berguna. Inilah yang harus Moms lakukan segera dengan bahan-bahan yang sederhana untuk mengatasi mimisan pada ibu hamil.

1. Jepit Hidung

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil yang pertama adalah jepit hidung. Cara termudah adalah dengan mencubit hidung kita karena akan mengirimkan tekanan ke titik perdarahan di septum hidung yang membantu darah berhenti mengalir dengan segera.

Yang perlu Moms lakukan adalah duduk tegak dengan kepala sedikit dimiringkan ke depan. Dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, cubit bagian lembut hidung.

Lakukan ini selama sekitar lima hingga 10 menit. Pastikan Moms bernapas dari mulut. Lepaskan tekanan dengan lembut dan duduk dengan tenang selama sekitar lima menit. Ulangi sampai darah berhenti mengalir.

2. Berikan Kompres Dingin

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah berikan kompres dingin. Salah satu pengobatan paling efektif untuk pendarahan hidung adalah dengan melakukan kompres dingin. Menahan kompres dingin di hidung selama beberapa menit dapat membantu menyempitkan pembuluh darah kecil di hidung yang mengeluarkan darah.

Rasa dingin akan mendorong pembuluh darah bagian dalam hidung menyempit, sehingga darah tidak keluar lagi.

3. Gunakan Cuka Sari Apel

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah gunakan cuka sari apel. Salah satu pengobatan rumahan terbaik adalah cuka sari apel karena asam dalam cuka membantu menyempitkan pembuluh darah, sehingga menghentikan pendarahan.

Yang harus Moms lakukan adalah mencelupkan bola kapas ke dalam cuka dan meletakkannya di lubang hidung yang sedang mimisan selama sekitar lima hingga 10 menit. Obat ini akan bekerja pada percobaan pertama.

4. Gunakan Cabai Rawit

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah gunakan cabai rawit. Cabai rawit bekerja sebagai stimulan sel dan mengatur tekanan aliran darah, yang berarti membantu menghilangkan tekanan berat dari area perdarahan.

Ambil satu sendok teh bubuk cabai dan campurkan dengan air hangat dan minum segera setelah mimisan atau perdarahan di hidung dimulai. Campuran ini dikatakan ampuh dalam membantu menghentikan darah dengan segera.

5. Gunakan Daun Jelatang

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah gunakan daun jelatang. Daun jelatang adalah obat herbal yang bekerja dengan baik karena merupakan zat alami dan agen hemostatik. Larutan jelatang dapat membantu mencegah mimisan terkait alergi. Seduh teh daun jelatang segar.

Setelah dingin, celupkan kapas ke dalam larutan tersebut dan letakkan di hidung; simpan selama lima sampai 10 menit hingga pendarahan berhenti.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan yang Jadi Penyebab Hidung Tersumbat saat Hamil

Mencegah Mimisan pada Ibu Hamil

hero sakit flu bisa memicu serangan jantung

Foto: Orami Photo Stock

Meski mimisan sudah menjadi ancaman bagi para ibu hamil, rupanya hal ini masih dapat dicegah dengan minum banyak cairan untuk menjaga selaput lendir Moms terhidrasi dengan baik. Selain itu ada beberapa cara juga yang bisa Moms lakukan untuk mencegah mimisan pada ibu hamil.

1. Minta pada Dokter Obat Tanpa Resep

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang pertama adalah minta obat tanpa resep. Obat-obatan seperti antihistamin dan sebagian besar semprotan hidung dekongestan mungkin aman untuk penggunaan jangka pendek, jadi tanyakan kepada dokter kandungan apakah dia dapat merekomendasikan obat yang efektif dan boleh dikonsumsi saat Moms hamil.

Semprotan garam dan strip hidung juga dianggap aman untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungan.

2. Lembapkan Udara

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah lembapkan udara. Coba letakkan humidifier kabut hangat di kamar Moms untuk menambah kelembapan udara yang menenangkan hidung. Jangan berada pada ruangan atau udara yang terlalu panas, jauhkan pula dari asap dan iritasi.

Bila perlu, gunakan pelumas untuk mencegah kekeringan di hidung.

3. Atasi Kekeringan pada Hidung

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah atasi kekeringan pada hidung. Beberapa ahli merekomendasikan petroleum jelly, lalu oleskan dengan menggunakan kapas. Lainnya menyarankan pelumas berbasis air khusus yang tersedia di apotek. Semprotan atau semprotan hidung juga bisa membantu.

4. Konsumsi Lebih Banyak Vitamin C

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah konsumsi lebih banyak vitamin C. Bicaralah dengan dokter kandungan Moms untuk mengonsumsi 250 miligram ekstra vitamin C selama kehamilan di samping asupan harian kita yang biasa.

Hal ini dapat membuat kapiler Moms menjadi lebih kuat, yang mengurangi kemungkinan mimisan selama kehamilan. Atau cukup minum lebih banyak jus jeruk dan makan lebih banyak buah dan sayuran yang diperkaya dengan vitamin C seperti kiwi, paprika, dan tomat.

5. Konsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin K

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah konsumsi makanan yang mengandung vitamin K. Makanan yang kaya akan vitamin K seperti kangkung, bayam, sawi, brokoli, kubis, dan lain-lain terlibat dalam pembentukan kolagen yang membantu menciptakan lapisan lembap di dalam hidung kita. Vitamin ini membantu menjaga pembuluh darah dalam kondisi baik sehingga tidak mudah pecah.

Baca Juga: 4 Langkah Pertolongan Pertama Mengatasi Mimisan Pada Anak

Untuk penyembuhan jangka panjang, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin K pasti sangat membantu mencegah mimisan pada ibu hamil. Sayuran berdaun hijau juga akan memperlancar penggumpalan darah.

6. Coba Teteskan Air Garam

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah teteskan air garam. Kekeringan di selaput hidung, terutama selama musim dingin adalah salah satu penyebab paling umum dari mimisan. Untuk mengatasi masalah ini, menenangkan dan melembapkan selaput hidung dengan air garam.

Ambil mangkuk, lalu tambahkan air ke dalamnya dan aduk rata. Taruh beberapa tetes larutan ini di hidung kita untuk melembapkan lapisan dalam saluran hidung.

7. Konsumsi Banyak Air Setiap Hari

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah konsumsi banyak air. Kurangnya asupan cairan sepanjang hari dapat menyebabkan kekeringan pada selaput lendir yang menyebabkan mimisan. Pastikan Moms mengisi tubuh cukup air sepanjang hari.

Menurut buku 'Dokter Rumah, Penyembuhan Alami dengan Herbal, Bumbu dan Rempah-rempah' oleh Dr. P.S. Phadke, Untuk mimisan, orang harus mencoba makan daun ketumbar, bunga mangga dan jus dari biji mangga yang matang.

Kabar baiknya mimisan tidak berdampak besar pada kehamilan kita atau cara kita melahirkan Si Kecil nantinya. Namun, Moms mungkin disarankan untuk memilih persalinan C-section daripada normal.

Hal ini dilakukan terutama jika Moms cukup sering mengalami mimisan, terutama pasca trimester kedua hingga hari persalinan.

Jika Moms mengalami mimisan selama kehamilan, ada kemungkinan 10 persen peningkatan yang sama setelah kelahiran bayi nantinya.

Mimisan ini sebagian besar terbatas sampai Moms hamil dan akan berhenti setelah melahirkan. Mereka berhenti secara otomatis setelah Anda melahirkan bayi tanpa obat tambahan.

Kapan Harus Khawatir Tentang Mimisan pada Ibu Hamil?

Mimisan pada Ibu Hamil

Foto: Orami Photo Stock

Walaupun mimisan pada ibu hamil sering terjadi, Moms harus khawatir jika itu mengarah pada masalah kesehatan tertentu. Selalu merupakan hal yang bijaksana untuk segera mencari pertolongan medis dalam kondisi seperti itu.

Dalam kondisi hamil, Moms berisiko lebih tinggi terkena diabetes, stroke, dan hipertensi. Maka harus khawatir jika mimisan disertai dengan salah satu gejala yang disebutkan di bawah ini:

  • Jika mimisan disertai dengan sesak napas atau nyeri dada terus-menerus, perlu dikhawatirkan. Sedikit ketidaknyamanan mungkin baik-baik saja, tetapi jika rasa sakitnya cukup parah atau berkepanjangan, harus diperiksa.
  • Wajah yang terkulai, kesemutan atau mati rasa apa pun bisa menjadi indikator stroke dan harus segera diatasi karena waktunya bisa singkat.
  • Moms harus mencari pertolongan dokter jika mimisan dan kehilangan kesadaran.
  • Perasaan bingung pasca mimisan harus segera mendapat perhatian medis seperti halnya pusing.
  • Segala jenis trauma yang menyebabkan mimisan harus segera diselidiki.

Baca Juga: 5 Jenis Senam Hamil untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Ibu

Saat kita sedang hamil, merupakan hal yang baik untuk benar-benar menyesuaikan diri dengan kebutuhan tubuh kita saat hamil. Dengan begitu banyak wanita hamil dan ibu baru di sekitar kita, pasti tidak akan kekurangan nasihat yang bisa membantu kita melewati masa kehamilan dengan baik.

Namun, Moms sebaiknya tidak menjadi terlalu cemas tentang setiap pengalaman yang berubah. Ini akan menyebabkan kecemasan dan stres yang tidak diinginkan.

Tentu saja, ibu hamil juga harus memperhatikan mimisan pada ibu hamil tapi ingat itu biasa terjadi. Jika itu membuat Moms khawatir secara terus-menerus, Moms akan membiarkannya menutupi keindahan kehamilan dan persalinan nantinya.

Artikel Terkait