KEHAMILAN
26 Maret 2020

Minum Suplemen Saat Hamil, Ketahui Mana yang Aman dan Tidak!

Penting bagi ibu hamil memenuhi asupan kesehatan, lalu apakah suplemen aman saat hamil dan yang tidak aman dikonsumsi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Menurut Healthline, sebagian besar wanita mengetahui bahwa makanan laut yang mengandung merkuri tinggi, alkohol, dan rokok, dilarang selama kehamilan.

Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa beberapa vitamin, mineral dan suplemen herbal harus dihindari.

Suplemen Aman Saat Hamil

Mengonsumsi nutrisi yang tepat adalah hal yang penting, dan menjadi sangat penting saat sedang hamil, karena wanita hamil perlu memberi makan dirinya sendiri juga janin dalam kandungannya.

Penting juga bagi Moms mengetahui suplemen aman saat hamil dan tidak aman untuk dikonsumsi untuk menghindari berbagai risiko kehamilan.

1. Vitamin Prenatal

Minum Suplemen Saat Hamil, Ketahui Mana yang Aman dan Tidak.jpg

Foto: americanpregnancy.org

Vitamin prenatal merupakan multivitamin yang diformulasikan khusus untuk memenuhi peningkatan permintaan nutrisi mikro selama kehamilan.

Dalam studi observasi yang dilansir dari Healthline menunjukkan bahwa suplemen vitamin prenatal dapat mengurangi risiko kelahiran prematur dan preeklampsia.

Preeklampsia merupakan komplikasi yang berpotensi berbahaya dengan ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kemungkinan protein dalam urin.

Vitamin prenatal dapat membantu mencegah kesenjangan gizi dengan menyediakan nutrisi mikro tambahan yang cukup diminati selama kehamilan.

Vitamin prenatal mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan Moms, kemungkinan Moms tidak memerlukan suplemen mineral, kecuali disarankan oleh dokter.

2. Folat

Folat atau vitamin B memiliki peran integral dalam sintesis DNA, produksi sel darah merah, serta pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

Asam folat merupakan bentuk sintesis dari folat yang ditemukan dalam banyak suplemen.

Bagi wanita hamil, disarankan untuk mengonsumsi 600 mikrogram folat atau asam folat per hari untuk mengurangi risiko cacat tabung saraf dan kelainan bawaan seperti bibir sumbing atau cacat jantung.

Meskipun folat yang cukup dapat diperoleh melalui diet, namun banyak ibu hamil yang tidak mengonsumsi makanan yang kaya akan folat, maka dari itu memerlukan suplemen.

PIlihlah suplemen yang mengandung L-methylfolate untuk memastikan penyerapan maksimum.

Folat sebenarnya bisa mengatasi mual muntah saat hamil, pada saat Moms menjalani fase ini, bisa mengonsumsi makanan mengandung folat untuk mengatasi kondisi tersebut, misalnya jahe.

Jahe juga terbukti membantu mengatasi mual dan muntah selama kehamilan.

American College of Obstetricians dan Gynaecologists menyarankan penggunaan kapsul jahe untuk mengobati mual dan muntah selama kehamilan.

Baca Juga: Ini Dia 7 Vitamin untuk Ibu Hamil yang Paling Dibutuhkan

3. Iron

Minum Suplemen Saat Hamil, Ketahui Mana yang Aman dan Tidak 2.jpg

Foto: thecolourfulbaby.com

Selama hamil, kebutuhan akan zat besi meningkat secara signifikan, karena volume darah ibu meningkat hampir 50%.

Zat besi sangat dibutuhkan untuk transportasi oksigen dan pertumbuhan serta perkembangan janin dan plasenta yang sehat.

Zat besi membentuk sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh dan janin.

Jika kekurangan zat besi, risiko yang akan terjadi adalah rentan anemia, sehingga Moms akan mudah lelah, pusing, pucat, dan lemah.

Sedangkan, risiko yang akan terjadi pada bayi adalah lahir prematur atau memiliki berat badan yang rendah.

Moms bisa mendapatkan asupan zat besi dari daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau gelap, buah kering, dan kacang-kacangan.

Jika masih kurang, Moms dapat mengonsumsi suplemen yang diresepkan oleh dokter.

4. Vitamin D dan Kalium

Kekurangan vitamin D selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko operasi caesar, preeklampsia, kelahiran prematur, dan diabetes gestasional.

Vitamin yang larut dalam lemak ini penting untuk fungsi kekebalan tubuh, kesehatan tulang, dan pembelahan sel.

Asupan vitamin D yang direkomendasikan saat hamil adalah 600 IU perhari.

Namun, saat sedang hamil disarankan mengonsumsi vitamin D yang jauh lebih tinggi.

Tak hanya vitamin D, kalsium juga dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan tulang bayi.

Moms bisa mendapatkan sumber kalsium alami dari tahu, tempe, kacang-kacangan, keju, sayuran hijau, salmon, dan yogurt.

Suplemen yang Tidak Aman untuk Kehamilan

Walaupun suplementasi dengan beberapa zat gizi mikro dan herbal aman untuk wanita hamil, banyak yang harus dihindari.

1. Vitamin A

Minum Suplemen Saat Hamil, Ketahui Mana yang Aman dan Tidak 3.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Meskipun vitamin ini sangat penting untuk perkembangan penglihatan janin dan fungsi kekebalan tubuh, terlalu banyak vitamin A bisa berbahaya.

Karena vitamin A larut dalam lemak, tubuh menyimpan jumlah berlebih di hati, akumulasi ini dapat memiliki efek toksik pada tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan hati.

Bahkan dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

Antara vitamin prenatal dan diet, wanita hamil harus bisa mendapatkan cukup vitamin A, dan suplemen tambahan tidak disarankan.

Baca Juga: Perhatikan, Begini Cara Memenuhi Asupan Vitamin A untuk Ibu Hamil

2. Vitamin E

Vitamin yang larut dalam lemak ini memainkan banyak peran penting dalam tubuh dan terlibat dalam ekspresi gen dan fungsi kekebalan tubuh.

Walaupun vitamin E sangat penting untuk kesehatan, disarankan agar wanita hamil tidak menambahnya.

Suplementasi dengan vitamin E belum terbukti meningkatkan risiko sakit perut dan ketuban pecah dini.

3. Black Cohosh

Minum Suplemen Saat Hamil, Ketahui Mana yang Aman dan Tidak 4.jpg

Foto: organicfacts.net

Black cohosh adalah tanaman yang digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk mengatasi hot flashes dan kram menstruasi.

Tidak aman untuk mengkonsumsi ramuan ini selama kehamilan, karena dapat menyebabkan kontraksi rahim, yang dapat menyebabkan persalinan prematur.

Black cohosh juga telah ditemukan menyebabkan kerusakan hati pada beberapa orang.

4. Goldenseal

Goldenseal adalah tanaman yang digunakan sebagai suplemen makanan untuk mengobati infeksi pernapasan dan diare, meskipun ada sedikit penelitian tentang efek dan keamanannya.

Goldenseal mengandung zat yang disebut berberine, yang telah terbukti memperburuk penyakit kuning pada bayi.

Ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut kernicterus, jenis kerusakan otak yang jarang terjadi yang dapat berakibat fatal.

Jika tidak cukup melalui makanan, Moms dapat mengonsumsi beberapa suplemen vitamin yang disarankan oleh dokter ataupun suplemen yang terpercaya bagi ibu hamil.

Baca Juga: Simak Manfaat Folavit, Suplemen Asam Folat untuk Program Hamil, Yuk!

Artikel Terkait