3-12 BULAN
28 Mei 2020

Minyak Tambahan untuk MPASI, Seberapa Penting?

Selalu tambahkan minyak dan lemak pada menu MPASI anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Idealnya, MPASI yang disarankan oleh WHO harus mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, serat dari sayuran dan buah, minyak serta lemak. Selain itu perlu juga melanjutkan menyusui selama minimal 2 tahun.

Namun akhir-akhir ini banyak bermunculan pendapat bahwa pemberian MPASI untuk anak makanan tidak boleh digoreng karena banyak mengandung lemak. Lantas, perlukah menambahkan minyak pada MPASI Si Kecil? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Perlukah Menambah Garam Pada MPASI Bayi?

Pentingnya Minyak Tambahan untuk MPASI

5 Perawatan Alami untuk Samarkan Kerutan Pada Wajah - minyak zaitun.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Faktanya, pada penelitian yang diterbitkan National Library of Medicine, komposisi ASI terdiri dari 50-60 persen lemak lho. Lemak ini berfungsi untuk perkembangan otak bayi dan 85 persen otak bayi adalah lemak.

Perlu diketahui bahwa kebutuhan nutrisi orang dewasa dan anak-anak jauh berbeda. Kalau orang dewasa dianjurkan tidak makan makanan yang berlemak karena bisa berakibat pada kolesterol, sedangkan lemak pada anak sangat dibutuhkan untuk perkembangan otaknya.

Dalam buku panduan WHO pun ditekankan untuk selalu memberikan minyak serta lemak tambahan. Minyak dan lemak tambahan seperti apa? Haruskah minum minyak zaitun setiap hari agar kebutuhan lemak dan minyak terpenuhi?

Tidak. WHO menyarankan pemberian minyak dan lemak tambahan dari bahan-bahan yang mudah dijumpai secara lokal. Contohnya minyak kelapa, minyak canola, minyak zaitun, dan lain sebagainya.

Lemak tambahan yang dibutuhkan oleh anak seperti ghee, butter, margarin, dan aneka lemak yang berasal dari hewan.

Baca Juga: 5 Pengganti Gula Untuk MPASI Bayi yang Aman dan Tetap Enak

Dapatkan Asupan Lemak dari Santan

Menu-MPASI-Untuk-Kenalkan-Santan-Pada-Bayi-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Di Indonesia sendiri minyak tambahan yang mudah di dapat serta dibuat sendiri adalah minyak kelapa, sedangkan lemak tambahan yang mudah didapat adalah santan. Tidak perlu ragu membuat MPASI anak dengan cara digoreng dengan minyak kelapa atau minyak sayur biasa, asalkan minyak yang dipakai bukan minyak yang sudah dipakai berulang kali.

Serta sangat dibolehkan memasak menu MPASI anak berbahan santan, misalnya membuat nasi uduk, opor ayam, atau soto santan. Tinggal disesuaikan saja takaran gula garamnya jangan terlalu banyak, ya.

Minyak tambahan juga bisa ditambahkan di bubur anak atau diminumkan langsung sebanyak 1 sendok teh per sekali makan. MPASI yang baik tidak mesti berbahan yang mahal dan berbahan langka.

Justru ajarkanlah anak untuk makan dari sumber pangan lokal. Selain segar, mudah di dapat dan murah, membeli makanan dari sumber pangan lokal juga turut ekonomi lokal.

Baca Juga: Bolehkah Bayi Makan MPASI Bersantan?

Nah Moms, ternyata Si Kecil memang membutuhkan asupan lemak yang bisa didapatkan dari minyak. Sudah tidak ragu lagi kan?

Artikel Terkait