KESEHATAN
18 Desember 2019

5 Mitos dan Fakta Cegukan, Jangan Sampai Salah!

Apakah benar menahan napas bisa mengatasi cegukan?
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Intan Aprilia

Siapa sih yang tidak pernah mengalami cegukan? Pasti hampir semua orang di dunia ini pernah merasakannya.

Cegukan sebenarnya normal dan bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Cegukan juga biasanya dapat berhenti dengan sendirinya dalam beberapa menit.

Terkait hal ini, ternyata banyak sekali mitos dan fakta cegukan yang beredar di masyarakat.

Membuat kita sendiri mungkin saja jadi bingung mana yang benar dan mana yang tidak. Bahkan ketika kita ingin menghentikan cegukan, kita sendiri tidak tahu apa cara-cara yang biasa kita dengar di masyarakat adalah fakta.

Baca Juga: Bagaimana Menghentikan Bayi Cegukan?

Mitos dan Fakta Cegukan

Untuk mengetahuinya, kami akan mengulasnya di artikel ini. Moms akan mengetahui mitos dan fakta cegukan yang sebenarnya!

1. Cegukan Bisa Sebabkan Kematian

fakta cegukan

MITOS

Cegukan sebenarnya bukanlah kondisi berbahaya. Cegukan terjadi karena kontraksi spontan (kejang) otot diafragma yang tiba-tiba. Ketika otot kejang, pita suara menutup, menghasilkan suara cegukan.

Namun, cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam bisa jadi tanda kerusakan saraf atau iritasi, yang disebabkan oleh tumor atau kista di sekitar leher, refluks asam lambung, atau radang tenggorokan.

Jika cegukan yang Moms alami disebabkan hal itu, penyakit tersebutlah yang akan menyebabkan kematian, bukan cegukan itu sendiri.

2. Cegukan Tanda Bertambah Besar

fakta cegukan

MITOS

Apakah Moms pernah mendengar mitos cegukan ini? Di daerah Jawa, banyak orang yang mengatakan anak yang cegukan akan bertambah besar dan tinggi.

Menurut mereka, cegukan dapat menarik otot-otot tulang hingga menjadikan anak bertambah tinggi. Hal ini tentu saja mitos.

Cegukan biasanya terjadi karena makan terlalu cepat, makan atau minum terlalu banyak, minum minuman bersoda dan beberapa kondisi medis tertentu yang bisa menyebabkan cegukan. Jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan bertumbuh besar atau tinggi.

Baca Juga: Cegukan Pada Bayi, Apakah Berbahaya?

3. Tahan Napas untuk Menghentikan Cegukan

fakta cegukan

MITOS

Pasti Moms sering diminta untuk menahan napas untuk menghentikan cegukan bukan? Menurut Tyler Cymet, kepala pendidikan kedokteran di American Association of Colleges of Osteopathic Medicine, dia sudah melakukan studi selama 5 tahun yang melibatkan 54 pasien rumah sakit dengan cegukan, tapi tidak ada satupun teknik yang terbukti efektif menghilangkan cegukan. Termasuk menahan napas.

"Orang-orang memiliki banyak intervensi yang sangat menarik tentang cegukan, salah satunya adalah menahan nafas. Tapi saya sudah membuktikannya, dan tidak ada yang berhasil pada pasien saya” ungkap Cymet seperti dikutip dari The Guardian.

Namun, ada juga studi yang menyatakan jika metode menahan napas dapat membuat tubuh mempertahankan karbondioksida, yang diperkirakan dapat merilekskan dan menghentikan kejang diafragma penyebab cegukan.

Jadi, meski ada yang sudah meneliti dan mengatakan ini hanya mitos dalam mengatasi cegukan, Moms tetap dapat mencoba cara ini. Siapa tahu cara ini benar dapat menghentikannya.

4. Emosi Berlebihan Menyebabkan Cegukan

fakta cegukan

FAKTA

Hal yang satu ini terdengar seperti mitos cegukan ya, Moms? Tapi emosi yang terlalu berlebihan ternyata memang dapat menyebabkan cegukan lho!

Dokter senior Anthony L. Komaroff, M.D., dilansir dari Harvard Health Publishing, mengatakan bahwa stres, terlalu bersemangat, dan emosi berlebihan serta mendadak lainnya dapat menjadi penyebab cegukan.

Meski menurut para ilmuwan belum ada satupun pemicu yang jelas bagaimana cegukan bisa terjadi, tapi emosi berlebihan seringkali terbukti menjadi salah satu pemicunya. Untuk menghentikannya, diri kita sendiri harus rileks terlebih dahulu.

Clinical Correlation juga mengungkapkan bahwa anoreksia dan malingering (pura-pura sakit atau melebih-lebihkan kondisi sakit) juga bisa menyebabkan cegukan.

Cara-cara alami yang sering kita ketahui juga sebenarnya tidak pernah terbukti secara ilmiah, cara-cara tersebut hanya dipercaya dapat membuat diri kita rileks dan menghentikan cegukan tersebut.

5. Janin Juga Mengalami Cegukan

fakta cegukan

FAKTA

Ini adalah fakta cegukan lain yang benar terjadi. Ternyata yang bisa mengalami cegukan bukan hanya bayi hingga orang dewasa saja, tapi janin yang masih ada di dalam rahim juga bisa mengalaminya.

Menurut thebump.com, cegukan bayi di dalam rahim adalah gerakan-gerakan kecil yang dilakukan diafragma bayi ketika dia mulai berlatih bernapas.

Saat bayi menarik napas, cairan ketuban memasuki paru-parunya, menyebabkan dia mengembangkan diafragma untuk berkontraksi. Hasil? Kasus kecil cegukan dalam rahim.

Meski ini sangat normal terjadi dan tidak berbahaya, tapi jika cegukan terjadi pada janin terlalu sering seperti lebih dari 4 kali sehari selama beberapa minggu berturut-turut, Moms harus periksakan ke dokter karena bisa jadi tanda indikasi janin terlilit tali pusar.

Baca Juga: Ini Dia Penyebab Cegukan yang Belum Banyak Diketahui

Setelah mengetahui mitos dan fakta cegukan, Moms jadi tahu bukan belum ada cara pasti menyembuhkan cegukan. Yang disarankan memang sebenarnya Moms harus menenangkan diri supaya cegukan bisa berhenti dengan sendirinya.

Namun jika cara-cara seperti minum air cepat-cepat, menahan napas, dan berbagai cara lainnya dapat membantu menenangkan, coba saja di rumah ya!

Artikel Terkait