BAYI
11 Agustus 2019

Moms, Ini 2 Hal yang Memengaruhi Hormon Oksitosin

Moms sebaiknya mengetahui hal yang dapat meningkatkan dan menghambat hormon oksitosin terhadap proses menyusui
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Seorang ibu yang mengandung hingga melahirkan akan mengalami pelonjakan hormon di dalam tubuhnya. Hormon-hormon tersebut sebenarnya berperan penting mulai dari pembentukan janin dalam kandungan, melindungi tubuh Moms selama kehamilan, hingga dapat membantu proses persalinan.

Salah satu hormon yang dialami oleh Moms adalah hormon oksitosin. Hormon oksitosin berada di dalam hipotolamus pada otak. Hormon ini membantu merangsang rahim berkontraksi saat trimester akhir kehamilan, yang juga menjadi tanda bahwa Si Kecil akan segera lahir.

Selain itu, hormon oksitosin juga membantu merangsang produksi air susu ibu (ASI) setelah proses persalinan.

Proses menyusui dipengaruhi oleh dua hormon utama, yaitu hormon prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin diproduksi oleh kelenjar pituitari, yang berada di dalam otak yang berpengaruh terhadap berbagai fungsi fisiologis tubuh. Semakin sering bayi menyusu, maka frekuensi hormon ini juga semakin banyak.

Sedangkan hormon oksitosin diperlukan untuk memperlancar ASI yang sudah diproduksi. Ternyata, hormon oksitosin dipengaruhi oleh berbagai banyak hal, namun sebagian besar adalah kondisi psikologis Moms. Yuk cari tahu lebih dalam mengenak hormon oksitosin ini Moms.

Baca Juga: Stres Menyusui dan ASI Seret? Lakukan Pijat Oksitosin Selama 3 Menit dengan Cara Ini

Hal yang Menghambat Hormon Oksitosin

Ibu, Ketahui 2 Hal Ini Memengaruhi Hormon Oksitosin-2.jpg

Foto: todaysparent

Perlu Moms pahami, pascapersalinan adalah perjuangan yang berat dengan penuh tantangan bagi seorang ibu baru. Terlebih lagi ketika Si Kecil adalah anak pertama. Tidak menutup kemungkinan Moms menjadi lebih mudah sedih, marah, dan perasaannya tidak menentu setiap hari.

Ketakutan menjadi seorang ibu baru memang tidak bisa dihindari, namun kondisi ini bisa berpengaruh pada hormon oksitosin Moms sendiri.

“Hal yang menghambat hormon oksitosin pada Moms adalah stres. Stres ini bisa datang dari tubuh yang terlalu lelah, bertengkar dengan pasangan, bayi yang terus rewel, dan terlalu banyak pikiran,” ungkap konselor laktasi, dr. Aini, saat berbincang-bincang pada Kulwap Orami Community, Senin (22/4) lalu.

Hormon oksitosin yang terhambat dapat memengaruhi produksi ASI juga terganggu. Padahal, seperti Moms ketahui, ASI sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Ketika bayi berusia 0-6 bulan, ia harus mendapatkan asupan ASI eksklusif setiap harinya. Selain itu, keberhasilan ASI rata-rata hingga anak berusia 2 tahun.

Setelah melahirkan, memang banyak masalah yang dapat terjadi. Namun, di sinilah waktu yang tepat agar Moms mampu membuka diri dan bercerita kepada pasangan, atau anggota keluarga yang benar-benar dipercaya, seperti ibu dari Moms sendiri.

Jangan menyimpan masalah sendiri karena hanya ujung-ujungnya hanya membuat stres.

Baca Juga: 6 Hal yang Bisa Suami Lakukan Untuk Mendukung Kesuksesan Pemberian ASI Eksklusif

Hal yang Meningkatkan Hormon Oksitosin

Ibu, Ketahui 2 Hal Ini Memengaruhi Hormon Oksitosin-3.jpg

Foto: verywellhealth

Sebaliknya, hormon oksitosin dapat meningkat tentunya ketika kondisi psikis Moms dalam keadaan baik. Ketika Moms merasa bahagia, tenang, aman, dan nyaman, maka hal ini juga berpengaruh pada produksi ASI yang semakin lancar.

Melakukan skin to skin contact dengan bayi juga meningkatkan hormon oksitosin. Selain itu, hubungan yang harmonis dengan pasangan juga membuat hormon tersebut meningkat.

"Moms dapat meminta pula bantuan suami untuk melakukan pijat untuk merangsang oksitosin,” ujar dr Aini, yang saat ini praktik di RSIA Permata Bekasi dan RSIA Kemang Medical Care.

Selain itu, hindari juga diet berlebihan saat proses menyusui karena secara tidak langsung, hal tersebut berpengaruh pada kesehatan Moms. Perlu Moms ketahui, saat menyusui, kebutuhan kalori dan cairan tubuh harus tetap terpenuhi.

Baca Juga: Selain ASI Booster, Tingkatkan Pasokan ASI dengan Cara yang Disarankan Konselor Laktasi

Untuk itu, selalu konsumsi makanan tepat pada waktunya dan dengan asupan gizi yang tepat. Penuhi juga cairan tubuh Moms agar terhindar dari dehidrasi. Produksi ASI lancar, bayi bahagia dan ibu juga dapat tenang, ya!

(DG)

Artikel Terkait