BALITA DAN ANAK
19 Juli 2019

Moms Patut Tahu, Ini Kelebihan dan Kekurangan Homeschooling

Apa saja pertimbangan sebelum memilih homeschooling?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Ada banyak alasan mengapa orangtua memilih homeschooling untuk putra-putrinya.

Mulai dari ketidakpuasan dengan pilihan pendidikan yang tersedia, tidak cocok dengan kurikulum pendidikan, hingga kebutuhan khusus Si Kecil yang tidak terakomodir oleh sekolah konvensional.

Dilansir dari parents.com, National Home Education Research Institute menyebut bahwa ada lebih dari dua juta anak di Amerika Serikat yang belajar di rumah.

Persentase anak yang belajar homeschooling juga meningkat pesat dari 7 persen menjadi 15 persen setiap tahun.

Di Indonesia sendiri, homeschooling mulai marak di tahun 2005 dan dipelopori oleh Kak Seto, tokoh pendidikan anak Indonesia.

Moms tertarik dengan homeschooling ini? Simak dulu kelebihan dan kekurangan homeschooling untuk Si Kecil berikut ini, seperti dilansir dari momjunction.com.

Baca Juga : Homeschooling untuk Balita, Bermanfaat atau Tidak?

KELEBIHAN HOMESCHOOLING

1. Pengajaran satu-satu

Homeschooling, Apa Kelebihan dan Kekurangannya 1.jpg

Foto: thoughtco.com

Jika di sekolah umum satu orang guru akan menangani belasan hingga puluhan murid dalam satu kelas, homeschooling memungkinkan satu pengajar hanya berfokus pada satu anak.

Hal ini akan memberi kesempatan pada anak untuk memperdalam satu topik tertentu yang masih kurang dikuasainya.

2. Jadwal fleksibel

Homeschooling, Apa Kelebihan dan Kekurangannya 2.jpeg

Foto: pexels.com

Bangun pagi dan bayangan jalanan macet menuju ke sekolah adalah hal yang membuat stres anak dan orangtua. Akibatnya, mood anak bisa berantakan sesampainya di sekolah.

Tapi dengan homeschooling, Moms dan Si Kecil tidak harus melalui rutinitas pagi yang bikin stres itu. Waktu belajar bisa dibuat lebih fleksibel sesuai keinginan atau kenyamanan.

3. Fokus pada bakat dan minat anak

Homeschooling, Apa Kelebihan dan Kekurangannya 3.jpeg

Foto: pexels.com

Pendidikan sekolah konvensional mengacu pada kurikulum tertentu, yang sama rata untuk semua anak tanpa memandang kelebihan dan kekurangan mereka.

Tapi di homeschooling, anak dapat fokus pada satu subjek atau topik tertentu yang mereka minati.

Dan hal ini didukung oleh Ken Robinson, dalam bukunya yang laris, The Element, menyebut bahwa kunci transformasi pendidikan bukan untuk menstandarkan pendidikan.

Namun kunci transformasi pendidikan adalah untuk mempersonalisasikannya, untuk membangun prestasi dalam menemukan bakat individu dari setiap anak.

Serta untuk menempatkan siswa dalam lingkungan di mana mereka ingin belajar dan di mana mereka secara alami dapat menemukan hasrat sejati mereka.

4. Lingkungan belajar yang aman

Homeschooling, Apa Kelebihan dan Kekurangannya 4.jpeg

Foto: pexels.com

Tak dipungkiri, dunia luar sangatlah tidak aman untuk Si Kecil, bahkan di sekolah sekali pun.

Tempat yang Moms anggap aman untuk Si Kecil. Penindasan, kekerasan seksual, pengaruh negatif, dan pelecehan mental atau fisik adalah beberapa hal yang bisa terjadi di sekolah.

Homeschooling, karena dilakukan di rumah, membantu Moms untuk melindungi Si Kecil dari unsur-unsur sosial yang berbahaya.

Baca Juga : Sulit Bagi Waktu Pekerjaan dan Pendidikan, 9 Artis Ini Pilih Homeschooling

KEKURANGAN HOMESCHOOLING

1. Mata pelajaran yang diberikan terbatas

Homeschooling, Apa Kelebihan dan Kekurangannya 5.jpg

Foto: scarymommy.com

Homeschooling umumnya mengandalkan Moms atau salah satu orangtua sebagai tenaga pendidik di rumah. Atau, bisa juga Moms membayar satu guru privat untuk datang ke rumah dan mengajar Si Kecil.

Masalahnya, tidak mungkin satu pengajar menguasai semua mata pelajaran untuk diajarkan kepada Si Kecil. Dan ini membuat topik yang diajarkan pun menjadi terbatas.

2. Tidak ada sosialisasi

Homeschooling, Apa Kelebihan dan Kekurangannya 6.jpg

Foto: homeschoolon.com

Ketika Si Kecil belajar di rumah, ia memiliki sedikit interaksi dengan anak-anak lain seusianya.

Meski ia punya teman tetangga, tetap saja ia tidak mengalami hal yang sama seperti anak-anak yang pergi sekolah, misalnya keseruan makan siang bersama, mengerjakan proyek sekolah bersama, kerja kelompok, dan masih banyak lagi.

Bukan berarti anak-anak yang homeschooling tidak pandai bersosialisasi, tetapi mereka kehilangan hal-hal kecil yang menyenangkan yang dinikmati anak-anak lain yang bersekolah.

Itulah kelebihan dan kekurangan homeschooling. Semoga bisa menjadi pertimbangan untuk Moms, ya.

(VAN/CAR)

Artikel Terkait