KESEHATAN
14 Agustus 2019

Moms Sering Sendawa? Waspada Penyakit Kronis Jika Disertai 4 Gejala Ini!

Sendawa berlebih yang disertai penurunan berat badan bisa jadi gejala kanker
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Bersendawa itu sendiri merupakan hal yang wajar dialami seseorang. Sendawa merupakan proses oleh tubuh yang terjadi ketika adanya pelepasan udara dari perut menuju keluar lewat mulut.

"Sendawa hanya merupakan kejadian terlemparnya udara dari perut atau kerongkongan ke atas dan keluar melalui mulut," kata Lea Ann Chen, M.D., ahli gastroenterologi dan asisten profesor kedokteran di NYU Langone Health mengutip MemorialCare.org.

Ia menambahkan, “Udara ini biasanya tertelan ketika kita bernapas atau makan, yang disebut aerophagia. Ketika tiba-tiba ada pelepasan udara ke kerongkongan, ada refleks yang memungkinkan kerongkongan bagian atas untuk rileks dan membuat kita bersendawa dengan melepaskan udara."

Dokter Umum RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, dr. Vita Alfia Shafadilla, mengatakan bahwa bersendawa adalah cara tubuh untuk mengeluarkan gas berlebih dalam saluran pencernaan.

"Bersendawa merupakan cara tubuh untuk membuang gas berlebih yang ada dalam saluran cerna. Hal ini dapat terjadi akibat mengonsumsi beberapa makanan atau minuman tertentu. Contohnya mengunyah permen karet, minum minuman bersoda, atau mengemut permen," jelasnya.

Namun, bagaimana jika seseorang sering bersendawa? Apakah ini menjadi suatu tanda atau gejala penyakit tertentu?

Baca Juga: GERD, Gangguan Pencernaan yang Mirip Serangan Jantung

Penyebab Sering Sendawa

sendawa berlebihan-1.jpg

Tetapi jika bersendawa terjadi terus-menerus hingga menghalangi rutinitas sehari-hari, Moms mungkin perlu memerhatikan bila ada suatu penyakit atau risiko yang memengaruhi kondisi kesehatan tertentu.

"Ketika bersendawa terus dalam jangka waktu yang lama atau semakin buruk, itu bisa berarti ada hal lain yang terjadi dan mungkin perlu diskusi lebih lanjut dengan dokter Anda," kata Bhavesh Shah, MD, direktur medis gastroenterologi intervensi di Long Beach Medical Center di Long Beach, California, melansir MemorialCare.org.

Menurut dokter Vita, ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat membuat seseorang sering bersendawa. Ini juga bisa menjadi tanda penyakit GERD.

"Kebiasaan seperti merokok, makan dan minum terlalu cepat juga dapat menyebabkan hal tersebut. Selain itu, keadaan gas berlebih dalam tubuh juga dapat disebabkan oleh gastroesophageal reflux disease atau GERD," ungkap dokter Vita.

GERD terjadi apabila katup yang berada di lambung bagian atas tidak menutup dengan baik sehingga menyebabkan asam lambung yang naik ke esofagus. Selain sering bersendawa, GERD juga menimbulkan keluhan seperti nyeri dada atau dada terasa panas (heart burn).

Baca Juga: Ternyata Ini 8 Penyebab Bersendawa, Tak Hanya Karena Kebanyakan Makan Lho

Sering Bersendawa Disertai Gejala Lain Bisa Jadi Ada Penyakit Serius

sendawa berlebihan-2.jpg

Bersendawa sendiri bukan merupakan tanda dari seseorang yang memiliki penyakit. Tetapi, bila terjadi gejala lain selain sendawa, ini bisa jadi ada kondisi tertentu yang menyerang.

"Hanya terjadi sendawa bukan merupakan tanda dari kondisi kesehatan yang lebih serius. Namun, jika disertai dengan gejala lain, itu bisa jadi ada kondisi lainnya," kata Ketan Shah, MD, ahli gastroenterologi di Saddleback Medical Center di Laguna Hills, California, mengutip MemorialCare.org.

Misalnya, jika bersendawa disertai dengan sensasi terbakar di dada, bisa jadi mengalami GERD. Bila makanan atau minum terasa sulit mengalir di kerongkongan, dapat menandakan adanya penyumbatan.

Ada beberapa gejala lain yang bila disertai bersama sendawa, merupakan tanda penyakit serius dan perlu diperiksakan ke dokter:

1. Disertai Muntah

sendawa berbahaya

Secara umum, muntah adalah gejala yang mengkhawatirkan bahkan ketika itu terjadi tanpa sendawa. Tetapi ketika seseorang sering bersendawa dibarengi muntah, itu bisa menandakan penyakit tertentu.

"Kondisi ini bisa merupakan refluks asam atau hernia hiatal. Di sisi lain, muntah dengan sering sendawa juga bisa menjadi tanda penyumbatan di perut atau usus kecil, dan penyumbatan ini disebabkan dari kondisi seperti maag," kata Bhavesh.

Baca Juga: 8 Penyebab Bayi Muntah

2. Disertai Penurunan Berat Badan dan Kehilangan Nafsu Makan

sendawa berbahaya-2

Jika Moms bersendawa lebih dari biasanya dan memengaruhi nafsu makan atau penurunan berat badan, hal ini juga harus menjadi perhatian.

"Ketika dikaitkan dengan penurunan berat badan dan nafsu makan, bisa menjadi tanda peradangan, infeksi, borok, atau kanker," jelas Bhavesh.

"Meskipun kondisi ini harus dikesampingkan, penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan juga bisa menjadi tanda depresi berat," tambahnya.

3. Disertai Sembelit atau Diare

sendawa berbahaya-3

Ketika sendawa juga disertai dengan gejala lain yaitu sembelit, ini mungkin merupakan gejala dari penyakit kronis yang terjadi di dalam tubuh.

"Jika seseorang baru mengalami sembelit, atau jika berhubungan dengan perdarahan, kembung parah dan nyeri, muntah, sendawa atau penurunan berat badan, maka itu mungkin merupakan tanda dari obstruksi usus, seperti tumor, bekas luka jaringan atau usus bengkok," kata Bhavesh.

"Namun, pasien dengan kondisi konstipasi/sembelit sering mengalami IBS (irritate bowel syndrome), yang sering dikaitkan dengan peningkatan gas, dan dapat menyebabkan bersendawa," lanjutnya.

4. Disertai Perluasan Ukuran Perut (Abdominal Distension)

sendawa berbahaya-4

Distensi abdomen, atau perluasan perut melebihi ukuran biasanya merupakan hasil fermentasi makanan di usus, yang menghasilkan gas berlebih, dan menyebabkan lebih banyak sendawa.

"Namun, distensi yang persisten atau parah juga bisa menjadi tanda obstruksi, atau alergi makanan parah/intoleransi, seperti intoleransi laktosa, alergi gluten atau intoleransi fruktosa," kata Bhavesh.

Jika Moms merasa bersendawa dan perut terasa tidak enak dan tidak nyaman, konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu apakah ada makanan tertentu yang tidak cocok dikonsumsi dan dicerna tubuh.

Artikel Terkait