KESEHATAN
22 Juli 2019

Moms, Waspadai Tanda Anak Kekurangan Kalsium

Kalsium merupakan salah satu mineral penting
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms pasti sudah sangat mengenal kalsium sebagai mineral penting yang bertugas membangun tulang yang kuat pada tubuh si kecil. Tapi selain untuk mendukung pertumbuhan tulang, kalsium juga berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja organ jantung, serta membuat saraf dan otot di seluruh tubuh bekerja.

Begitu pentingnya fungsi kalsium bagi tubuh, wajar jika kalsium merupakan mineral penting yang kebutuhannya harus tercukupi, bahkan sejak si kecil masih di dalam kandungan.

Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan kalsium untuk anak usia 1-3 tahun adalah 650 mg/hari, dan meningkat menjadi 1000 mg/hari pada anak usia 4-9 tahun.

Untuk mendapatkan fungsi kalsium seperti di atas bagi tumbuh kembang anak, maka Moms harus pastikan kebutuhan kalsium harian Si Kecil tercukupi. Jika tidak, seperti dikutip dari kidshealth.org, Si Kecil akan kehilangan kesempatan sekali seumur hidup untuk membangun tulang yang kuat.

Baca Juga: Seberapa Penting Peran Kalsium Untuk Tumbuh Kembang Balita?

Dikatakan oleh Richard W. Kruse, DO, ahli bedah tulang anak dari Dupont Hospital For Children, selain berdampak pada pertumbuhan yang tidak maksimal, kekurangan kalsium juga dapat menyebabkan anak mengalami kelainan tulang yang disebut rakhitis.

Rakhitis sendiri ditandai dengan kondisi tulang yang lunak dan rapuh, di mana akan menyebabkan pertumbuhan Si Kecil terhambat, dan dapat menyebabkan nyeri dan kelemahan otot.

Lalu, apa tanda anak kekurangan kalsium yang harus Moms waspadai? Cek gejalanya di bawah ini, seperti dikutip dari medicalnewstoday.com.

1. Masalah Otot

kurang kalsium

Foto: 1stplacechiropractic.com

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan kelelahan yang ekstrem. Jika Si Kecil kerap mengalami nyeri otot, kram, dan kejang, maka ini adalah tanda-tanda awal kekurangan kalsium.

Si Kecil mungkin cenderung akan merasakan sakit pada paha dan lengan, terutama ketiak, saat berjalan dan bergerak. Gejala-gejala ini mungkin tidak menetap, melainkan dapat datang dan pergi.

Baca Juga: 10 Makanan yang Mengandung Kalsium, Baik Dikonsumsi Ibu dan Anak

2. Kelelahan

kurang kalsium

Foto: parenting.firstcry.com

Kadar kalsium yang rendah dapat menyebabkan Si Kecil mengalami insomnia ataupun sering mengantuk. Selain itu, kekurangan kalsium juga membuat Si Kecil mengalami kekurangan energi dan tampak lebih lamban dibanding teman seusianya.

3. Gejala pada Kuku dan Kulit

kurang kalsium

Foto: babycenter.com

Kekurangan kalsium kronis dapat memengaruhi kondisi kuku dan kulit Si Kecil. Kulit Si Kecil mungkin akan menjadi kering dan gatal, sedangkan kukunya akan menjadi kering, patah, dan rapuh.

Baca Juga: Pentingnya Peran Kalsium dalam Masa Kehamilan

4. Masalah Gigi

kurang kalsium

Foto: foxnews.com

Ketika tubuh kekurangan kalsium, tubuh akan menarik kalsium dari sumber-sumber lain seperti gigi. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada gigi, termasuk akar gigi lemah, iritasi pada gizi, gigi rapuh, dan kerusakan pada gigi. Pada bayi, kekurangan kalsium dapat menunda pembentukan gigi.

Agar Si Kecil terhindar dari kekurangan kalsium, pastikan Moms mencukupi kebutuhan kalsium hariannya. Moms bisa memberinya makanan tinggi kalsium, seperti susu dan produk turunannya, kedelai, brokoli dan sayuran hijau lainnya, serta ikan teri.

Artikel Terkait