RUPA-RUPA
13 Maret 2019

MRT Jakarta Sudah Beroperasi, Yuk Intip MRT di 7 Negara Ini!

MRT Jakarta tidak kalah keren lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky
Disunting oleh Ikhda Rizky

Foto: Jakartamrt.co.id

Setelah dua dekade menunggu, akhirnya Jakarta memiliki MRT atau Mass Rapid Transit. Uji coba pertama untuk publik dimulai pada Selasa (12/3). Masyarakat umum yang sebelumnya sudah memesan tiket uji coba bisa merasakan mencoba menaiki MRT Jakarta secara cuma-cuma.

Tercatat sudah 184.738 orang sudah mendaftar untuk uji coba MRT Jakarta dalam periode 12 – 24 Maret 2019 ini. Di akhir pekan, kuota untuk masyarakat yang ingin mengikuti uji coba sudah habis. Itu membuktikan animo masyarakat yang tinggi untuk mencoba MRT Jakarta.

Sejumlah respons positif terlontar dari mereka yang sudah merasakan MRT Jakarta di hari uji coba pertama. Ada yang mengatakan kalau MRT Jakarta sangat nyaman dan bisa memangkas waktu banyak daripada menggunakan Transjakarta sekalipun.

Beberapa dari mereka juga ada yang mengatakan kalau MRT Jakarta ini lebih nyaman dari MRT Singapura, baik dari segi fasilitas, kecepatan, sampai tarifnya. Apa iya?

Konon memang begitu Moms. Tapi, jangan percaya begitu saja. Ada baiknya kita melihat dulu seperti apa sih MRT di negara-negara lain. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Singapura

19 40415069.2 (41542711) 16 02 2017 pixtrain

Di negara Singapura, MRT sudah beroperasi sejak tahun 1987. Wah, sudah lama juga ya Moms? Bahkan, sampai sekarang MRT menjadi tulang punggung transportasi di negara Singapura.

Karena sudah cukup lama beroperasi, MRT Singapura ini juga sudah sangat luas jangkauannya. Ke pelosok mana pun di Singapura, rasanya bisa dijangkau dengan transportasi umum ini.

Membentang hampir seluruh penjuru negara, MRT Singapura mempunyai 119 stasiun dengan panjang total lintasan MRT sepanjang 198,6 km. Tidak heran ya jika MRT menjadi tulang punggung transportasi masyarakat Singapura. Apalagi di dalam satu tahun, MRT Singapura melayani sekitar 600 juta penumpang.

2. Prancis

1200px seoul metro line 2 train arriving at guro digital complex (2 09)

Di kota Paris, MRT sering disebut dengan Paris Metro. Sejak dibuka pada tahun 1900-an, Paris Metro mempunyai 303 stasiun yang tersebar di jalur sepanjang 214 km.

Paris Metro sudah mengangkut lebih dari 1,5 miliar penumpang dan bahkan menjadi yang tersibuk kelima di dunia.

Baca Juga: Akan Segera Diresmikan, Begini 5 Kelebihan MRT Jakarta

3. New York

dims

MRT di New York sering disebut dengan NYC Subway. Awal beroperasi di tahun 1904 dan menjadi kereta bawah tanah terluas dan tertua di dunia.

Mempunyai total 472 stasiun yang membentang di jalur sepanjang 373 km (menjadi terpanjang ke-4 di dunia). Hebatnya, NYC Subway ini beroperasi selama 24 jam penuh, karena sesuai dengan julukan kotanya yaitu “The City that Never Sleep”.

4. London

paris metro france racist chelsea fan february 2015

Seringkali disebut dengan julukan The London Tube, MRT London pertama kali dibuka di tahun 1863. Total lintasannya sepanjang 402 km dan melayani pemberhentian di 270 titik stasiun. MRT London adalah yang tertua di dunia.

5. Seoul

this tool shows just how unusual your daily london underground commute is 1

MRT Seoul dioperasikan oleh tiga perusahaan yang berbeda, di mana dua di antaranya dibiayai oleh negara. Setiap harinya, MRT Seoul membawa 7 juta penumpang di sembilan jalur.

Hebatnya, MRT Seoul menjadi satu-satunya MRT di dunia yang menyediakan akses Wi-Fi, telepon seluler, TV, dan pengatur suhu udara di bawah tanah. Wow!

Baca Juga: Segera Beroperasi, Begini 5 Tips Mengajak Anak Naik MRT

6. Jepang

rsz tokyo metro 13104 nishiarai 20170930

MRT Jepang disebut-sebut menjadi yang tercanggih dan tercepat di dunia. Mempunyai 102 jalur dan sudah mengangkut lebih dari 14 miliar penumpangnya setiap tahun.

7. Malaysia

mrt 01 a

Foto: Imoney.my

Meskipun sudah punya LRT atau Light Rapid Transit, monorel, dan kereta api commuter, Malaysia ternyata juga membutuhkan MRT. MRT Malaysia terbilang baru beroperasi, yakni pada 17 Juli 2017. MRT ini melintasi 31 stasiun dari Sungai Buloh hingga Kajang. Sebanyak 58 kereta melayani jalur tersebut. 

Rangkaian kereta MRT yang disebut The Guiding Light dirancang oleh anak perusahaan BMW Group yaitu DesignworksUSA dan dirakit oleh Siemens. Proses perakitan dilakukan di dalam negeri, tepatnya di kawasan Rasa, Hulu Selangor. Sebanyak 58 rangkaian kereta dibeli untuk jalur MRT Sungai Buloh-Kajang, dengan 42 rangkaian di antaranya dipakai untuk operasional sehari-hari.

Stasiun MRT Tun Razak Exchange (TRX) menjadi stasiun terdalam dari 31 stasiun yang ada. Kedalaman stasiun ini mencapai 40 meter di bawah permukaan tanah atau setara dengan tinggi 13 lantai sebuah gedung! Wah, dalam sekali ya Moms?

Itulah beberapa MRT yang ada di negara lain. Sepertinya, MRT Jakarta tidak kalah keren ya Moms? 

Kita nantikan saja, perkembangan MRT Jakarta yang digadang-gadang akan berlanjut hingga tahun 2024 dengan target rute sepanjang 110 km.

(IRN)

Artikel Terkait