KESEHATAN
21 Juni 2019

Mudah Dilakukan, Ini 5 Kebiasaan yang Menyehatkan Otak

Bermain permainan video salah satunya!
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Dina Vionetta

Setiap hari Moms melakukan banyak aktivitas sehari-hari untuk menjaga tubuh tetap sehat. Seperti minum air agar tetap terhidrasi, makan makanan gizi seimbang, berolahraga, menyikat gigi, dan sebagainya.

Kebiasaan kecil ini memiliki dampak besar, yang dapat membuat hidup lebih sehat dan berumur panjang.

Tidak hanya tubuh, penting juga bagi Moms untuk menjaga kesehatan otak dari kebiasaan sehari-hari, dan dari cara Moms menggunakan otak.

"Cara kita menggunakan otak kita dalam sehari-hari itu penting, dan kebiasaan yang kita bentuk juga memengaruhi kesehatan otak kita," kata Jennifer Zientz, MS, kepala layanan klinis dengan Pusat Kesehatan Otak di Universitas Texas di Dallas, dikutip dari Reader's Digest.

Gaya hidup sehari-hari dapat membantu menghambat penurunan kognitif, meningkatkan kreativitas, dan menjaga kondisi seperti depresi, terlepas dari usia, baik itu muda atau tua.

Berikut ini daftar kebiasaan yang dapat menyehatkan otak.

Baca Juga: Puzzle, Mainan Edukatif untuk Mengasah Otak Anak

1. Tidak Lakukan Multitasking

kegiatan multitasking

Sebagai seorang ibu, mungkin dirasa wajar jika melakukan ragam kegiatan dalam satu waktu. Seperti menyuapi anak sambil mencuci pakaian, atau bermain media sosial sambil memasak.

Berlawanan dengan kepercayaan umum, orang-orang yang melakukan sesuatu secara multitasking menjadi kurang efisien ketika mereka melakukan banyak tugas.

"Otak hanya dapat melakukan satu hal pada satu waktu. Ketika Anda melakukan banyak tugas, Anda memaksanya untuk bergerak maju dan mundur, yang menyebabkan banyak tekanan pada otak," jelas Zientz.

Dampaknya, kadar kortisol naik, dan terlalu banyak hormon itu bisa beracun bagi fungsi saraf.

2. Makan Dark Chocolate

makan cokelat.jpg

Mengonsumsi cokelat cukup bisa menyehatkan otak, salah satu jenis yang terbaik adalah dark chocolate.

Satu studi mengungkapkan bahwa flavanol yang ditemukan dalam kakao memberikan manfaat bagi kemampuan kognitif, terutama dalam tugas-tugas yang melibatkan memori, dan kecepatan pemrosesan khusus pada orang dewasa yang lebih tua.

Penelitian sebelumnya telah mengaitkan flavanoid pada kakao dengan peningkatan kognisi, perhatian, dan memori kerja.

Baca Juga: Ini Manfaat Tidur Siang untuk Balita

3. Bermain Permainan Video

bermain permainan

Jenis permainan tertentu dapat memberikan dorongan mental. Pemain yang memainkan permainan puzzle berbasis fisika seperti "Cut the Rope" meningkatkan konsentrasi, keterampilan mengambil alih tugas, dan beradaptasi dengan situasi baru, menurut studi dari Nanyang Technological University di Singapura.

Peneliti menyarankan permainan jenis brainteasers, yang melibatkan perencanaan dan menyesuaikan strategi, agar dapat membantu meningkatkan memori sehingga menyehatkan otak.

4. Menari

menari.jpg

Setiap orang nampaknya suka menari terutama saat mendengarkan musik, terlepas jago atau tidaknya seseorang ketika berdansa.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Geriatrics Society menemukan bahwa orang yang berpartisipasi dalam aktivitas fisik, seperti menari yang perlu perhatian penuh, membuat fungsi kognitif lebih kuat daripada mereka yang cenderung jarang bergerak.

Para peneliti bahkan menemukan bahwa menari setiap minggu meningkatkan kinerja otak seseorang yang sudah memiliki masalah memori.

Baca Juga: Yuk, Coba 5 Cemilan Sehat Untuk Perkembangan Otak Anak

5. Tidur Siang

tidur2.jpg

Tidur siang selama 45 hingga 60 menit dapat meningkatkan pembelajaran dan memori lima kali lipat menurut sebuah studi di Jerman.

Peneliti Jerman meminta orang untuk belajar pasangan kata dari daftar yang ditunjukkan, dan mengujinya kemampuan mengingat mereka.

Kemudian, separuh dari kelompok itu tidur siang sembari para peneliti mengukur aktivitas otak mereka, dan kelompok yang lain menonton DVD.

Ketika mereka menguji ulang seberapa baik orang mengingat pasangan kata tersebut, kelompok yang tidur siang justru melakukan sekitar lima kali lebih baik dibanding kelompok yang menonton DVD.

Nah, itu dia kebiasaan mudah yang ternyata bisa menyehatkan otak lebih baik.

Artikel Terkait