BALITA DAN ANAK
5 Desember 2019

Muncul Benjolan Seperti Jerawat Pada Kulit Anak? Cek 4 Kondisi Ini!

Bisa jadi tanda masalah kulit serius
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sudah diobati tapi tidak kunjung hilang, bisa jadi benjolan di kulit anak sebenarnya bukanlah jerawat lho, Moms. Menurut American Academy of Dermatology, memang ada beberapa kondisi kulit lain yang memicu munculnya gejala benjolan seperti jerawat.

Penyebab jerawat pada kulit anak umumnya adalah perubahan hormon dan penyumbatan pori kulit karena keringat dan kotoran. Di sisi lain, benjolan seperti jerawat bisa jadi disebabkan oleh masalah yang lebih serius dan butuh penanganan khusus.

Supaya tidak salah, lihat dulu beberapa kondisi kulit yang bisa menimbulkan benjolan seperti jerawat pada kulit anak berikut ya, Moms.

Folikulitis

jerawat pada kulit anak

Foto: mirror.co.uk

Dengan gejala sekelompok benjolan kecil berwarna merah, folikulitis atau peradangan folikel rambut memang sekilas terlihat seperti jerawat pada kulit anak.

Folikulitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus, tersumbatnya folikel rambut, atau iritasi akibat bergesekan dengan permukaan kasar.

Benjolan folikulitis terkadang terasa gatal dan mengeluarkan cairan, tapi biasanya bisa hilang dengan sendirinya asalkan kebersihan kulit terus dijaga.

Baca Juga: Yuk, Kenali Jerawat Pada Bayi

Infeksi MRSA

jerawat pada kulit anak

Foto: mvppediatric.com

Seperti dijelaskan dalam ensiklopedia kesehatan University of Rochester Medical Center, Methicilin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah jenis bakteri yang tidak dapat dimatikan oleh antibiotik biasa.

Gejala awal infeksi MRSA diantaranya adalah:

  • Benjolan seperti jerawat pada kulit anak yang berwarna merah, membengkak, dan terkadang mengeluarkan cairan.
  • Benjolan di bawah kulit yang terlihat membengkak atau terasa padat.
  • Kulit di sekitar benjolan terasa hangat atau bahkan panas.
  • Benjolan membesar dalam waktu cepat atau tak kunjung hilang.
  • Benjolan terasa sakit dan badan anak demam.

Infeksi MRSA perlu segera ditangani oleh dokter karena bisa mengancam nyawa bila sampai menyebar ke organ tubuh vital anak.

Baca Juga: Cara Membersihkan Muka Untuk Kulit Berjerawat

Keratosis Pilaris

jerawat pada kulit anak

Foto: bundoo.com

Kumpulan benjolan kecil seperti jerawat juga bisa menjadi tanda keratosis pilaris, kondisi kulit tidak menular dan tidak berbahaya yang disebabkan oleh produksi keratin berlebih pada folikel rambut.

Keratosis pilaris paling sering ada di area paha, lengan atas, dan bokong, tapi terkadang juga muncul di area pipi sehingga bisa disangka jerawat pada kulit anak.

Kondisi kulit anak yang sering disebut penyakit kulit ayam ini memang tak bisa disembuhkan, Moms. Namun, gejalanya bisa diredakan dengan terus menjaga kelembapan kulit anak.

Baca Juga: 6 Cara Mencegah Jerawat pada Anak

Rosacea

jerawat pada kulit anak

Foto: verywelhealth.com

Kasus rosacea pada anak memang termasuk langka, tapi menurut National Health Services, rosacea memiliki gejala yang hampir sama dengan jerawat pada kulit anak, yaitu:

  • Papula: Penonjolan padat pada permukaan kulit yang berukuran kurang dari 1 cm.
  • Pustula: Benjolan kecil yang dikelilingi oleh kulit kemerahan, biasanya berisi cairan.

Rosacea biasanya disertai dengan gejala lain seperti mata merah, kelopak mata yang merah dan membengkak, banyaknya pembuluh darah halus di pipi yang terlihat jelas, dan rona merah pada bagian tengah wajah yang tidak kunjung hilang.

Rosacea harus segera ditangani oleh dokter, karena bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Baca Juga: Apa Penyebab Jerawat pada Bayi dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jadi kalau benjolan seperti jerawat pada kulit anak sudah lama diobati tapi tidak kunjung sembuh, lebih baik Moms segera bawa Si Kecil ke dokter anak untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat.

Apa Moms pernah punya pengalaman dalam menangani jerawat pada kulit anak?

WA

Artikel Terkait